Advertisement

3 Contoh Teks Prosedur beserta Strukturnya Dilengkapi Ciri-Ciri dan Kaidah Kebahasaannya Lengkap

Untuk memudahkanmu memahami teks prosedur, berikut adalah contohnya yang bisa dipelajari.

30 Juni 2024 Mamikos

Kaidah Teks Prosedur

1. Kalimat

Di dalam sebuah teks prosedur, kamu perlu menyusun berbagai macam kalimat. Nah, ada 3 kategori kalimat yang bisa digunakan, diantaranya:

Kalimat Imperatif

Imperatif artinya adalah perintah, sehingga kalimat imperatif menunjukkan unsur perintah ditandai dengan langkah yang perlu kamu kerjakan.

Jenis kalimat satu ini harus dilengkapi dengan tanda seru (!) untuk menyatakan pernyataan di akhir kalimat yang kamu tulis.

Kalimat Deklaratif

Selanjutnya, ada kalimat deklaratif yang memberikan banyak informasi dan seringnya diistilahkan dengan kalimat pernyataan. Untuk kalimat deklaratif, maka kau harus mengakhirinya dengan tanda baca titik.

Kalimat Interogatif

Berbeda dengan kalimat deklaratif, maka interogatif ini perlu kamu gunakan untuk mencari sebuah informasi yang berkaitan dengan pertanyaan.

Jadi, pada akhir kalimat interogatif, kamu perlu membubuhkan tanda tanya (?).

2. Konjungsi

Dalam sebuah kalimat, konjungsi atau kata penghubung merupakan hal yang wajib ada. Di sebuah teks prosedur, terdapat 2 jenis konjungsi yakni:

Konjungsi Persyaratan

Sesuai dengan namanya, maka konjungsi persyaratan merupakan sebuah kata penghubung yang mengandung sebuah syarat. Misal, kata ‘andai’, ‘bila’ atau ‘asalkan’.

Konjungsi Temporal

Kedua, ada jenis kata penghubung yang menyampaikan sebuah urutan waktu. Misal, setelahnya, kemudian atau lalu.

Persamaan dan Perbedaan Teks Prosedur dan Teks Laporan Percobaan, Apa Saja?

3. Numeralia

Hal yang tidak perlu ketinggalan lagi dalam membuat teks prosedur adalah numeralia.

Konjungsi satu ini adalah kata bilangan untuk menggambarkan setiap langkah yang perlu kamu lakukan. Misalnya adalah ‘step pertama’, ‘cara kedua’ dan sebagainya.

4. Pronomina

Kaidah selanjutnya yang perlu ada adalah pronomina atau kata ganti. Pronomina sendiri digunakan untuk menjadi kata ganti orang atau bisa juga benda.

Sesuai dengan fungsinya, maka ada dua jenis pronominal, yakni:

Pronomina Penunjuk

Sebuah kata ganti yang sengaja ada untuk menggantikan nama-nama benda. Misal, ‘tersebut’. ‘ini’ dan ‘itu’.

Pronomina Persona

Selanjutnya, ada kata ganti yang sengaja digunakan untuk menggantikan nama orang.

Khusus untuk pronomina persona ini, maka kamu perlu memahami subjeknya baru memberikan kata ganti. Misalnya, untuk individu, maka gunakan kata ganti ‘saya’, ‘anda’ atau ‘kamu’.

Sementara untuk orang jamak, maka kamu bisa menggunakan kata ganti ‘mereka’, ‘kami’ atau bisa juga ‘kalian’.

Halaman:

Advertisement