Contoh Daur Biogeokimia beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap
Daur biogeokimia mempengaruhi ekosistem di Bumi. Yuk, pelajari apa saja contohnya lengkap dengan gambar!
Contoh Daur Biogeokimia beserta Fungsi dan Gambarnya Lengkap — Daur biogeokimia adalah salah satu aspek penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di Bumi.
Proses ini melibatkan pergerakan unsur-unsur kimia antara komponen biotik (organisme hidup) dan abiotik (faktor non-hidup) dalam ekosistem, yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan di planet ini.
Dalam artikel ini, kita akan melihat contoh-contoh dari beberapa daur biogeokimia yang paling penting, sambil memahami fungsi dan gambarnya.
Berikut Daur Biogeokimia

Daur biogeokimia adalah proses alami di mana unsur-unsur kimia bergerak melalui ekosistem Bumi dalam bentuk yang berbeda-beda, melibatkan interaksi antara komponen biotik dan abiotik.
Daur biogeokimia penting karena menjaga keseimbangan unsur kimia di Bumi, memungkinkan organisme hidup untuk mendapatkan unsur-unsur yang diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka.
Selain itu, pemahaman tentang siklus ini membantu dalam memahami efek perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan pengelolaan sumber daya alam.
Fungsi
Daur biogeokimia merupakan proses penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di Bumi. Berikut adalah fungsi utama dari daur biogeokimia:
1. Regulasi Siklus Nutrien
Daur biogeokimia mengatur pergerakan unsur-unsur nutrien seperti karbon, nitrogen, fosfor, dan lainnya antara organisme hidup dan lingkungan abiotik.

Advertisement
Hal ini memastikan ketersediaan nutrien yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan organisme.
2. Pertukaran Oksigen
Siklus oksigen menghasilkan oksigen yang diperlukan untuk pernapasan aerobik organisme. Ini adalah fungsi kunci dalam menjaga kehidupan di Bumi.
3. Pengaturan Kualitas Air
Siklus nitrogen dan fosfor berperan dalam mengatur kualitas air di perairan seperti sungai, danau, dan laut. Mereka dapat memengaruhi tingkat polusi air dan eutrofikasi.
4. Pemanasan Global
Siklus karbon memainkan peran penting dalam perubahan iklim global. Penyimpanan karbon di hutan dan lautan membantu mengurangi peningkatan konsentrasi karbon dioksida di atmosfer.
5. Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman
Nutrien seperti nitrogen dan fosfor yang diperoleh dari siklus biogeokimia mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanaman ini menjadi dasar rantai makanan bagi organisme lain.
6. Sumber Daya Alam
Siklus belerang dan fosfor memainkan peran dalam pembentukan sumber daya alam seperti deposit fosfat dan sulfur yang dapat dieksploitasi oleh manusia.