Daya Tampung SBMPTN IPB 2020 (Institut Pertanian Bogor)

 Bella Carla | Kam, 13 Feb 2020

SBMPTN IPB 2020 – Menjadi perguruan tinggi berbasis riset kelas dunia, Institut Pertanian Bogor memiliki kompetensi utama pertanian tropika dan biosains serta berkarakter kewirausahaan. Kerap disingkat dengan IPB, Institut Pertanian Bogor kini menjadi kampus terbaik keempat di Indonesia. Kampus pertanian pertama di tanah air ini juga sudah terbukti menciptakan banyak inovasi untuk pertanian di Indonesia. Buat kamu yang memiliki ketertarikan menjadi calon mahasiswa baru IPB, mungkin kamu bisa mendaftarkan diri melalui Jalur SBMPTN. Jika tertarik, berikut Mamikos bagikan sedikit info terkait SBMPTN IPB 2020 hingga daya tampung IPB yang mungkin bisa menjadi referensi.

Info Terbaru Daya Tampung SBMPTN IPB 2020

SBMPTN IPB

SBMPTN adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Jika SNMPTN ditentukan berdasarkan nilai saat sekolah, maka berbeda dengan SBMPTN. Tes ini ditentukan berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain (yang ditetapkan bersama oleh PTN). Pelaksanaan tes ini menggunakan komputer dan biaya ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah. Untuk bisa mengikuti SBMPTN, tentu saja kamu terlebih dahulu harus mengikuti UTBK dan memiliki akun LTMPT. Karena bagaimanapun juga UTBK akan selalu berkaitan erat dengan SBMTPN.

Pembuatan Akun LTMPT

Berikut adalah langkah-langkah untuk mendaftar atau membuat akun LTMPT untuk UTBK 2020.

  1. Registrasi akun Siswa LTMPT menggunakan NISN, NPSN, dan Tanggal Lahir pada tanggal 07 Februari – 05 April 2020 di laman https://portal.ltmpt.ac.id.
  2. Melakukan login menggunakan username/email dan password ke laman https://portal.ltmpt.ac.id Memilih menu Verifikasi dan Validasi Data Siswa untuk mengisi biodata, mengunggah pas foto berwarna terbaru, dan verifikasi biodata.
  3. Memilih menu Pendaftaran UTBK.
  4. Memilih jenis dan sesi ujian, serta lokasi Pusat UTBK PTN untuk mendapatkan slip pembayaran UTBK Membayar di Bank Mandiri, BNI, atau BTN menggunakan slip pembayaran kecuali bagi pendaftar beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
  5. Pembayaran harus dilakukan paling lambat 1 x 24 jam.
  6. Melakukan login kembali ke laman https://portal.ltmpt.ac.id, memilih menu Pendaftaran UTBK untuk mencetak kartu peserta UTBK.
  7. Mengikuti UTBK sesuai dengan hari, tanggal, sesi, dan lokasi Pusat UTBK PTN yang dipilih

Persyaratan UTBK 2020

Persyaratan UTBK adalah sebagai berikut:

  1. Siswa SMA/MA/SMK Kelas XII pada tahun 2020 atau peserta didik Paket C tahun 2020.
  2. Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2018 dan 2019 atau lulusan Paket C tahun 2018 dan 2019.
  3. Peserta mengikuti satu kali tes dengan ketentuan sebagai berikut:
    • UTBK kelompok Saintek mengikuti tes TPS dan TKA Saintek
    • UTBK kelompok Soshum mengikuti tes TPS dan TKA Soshum
    • UTBK kelompok Campuran (Saintek dan Soshum) mengikuti tes TPS, TKA Saintek, dan TKA Soshum
  4. Membayar biaya UTBK.

Jadwal UTBK

Sementara itu, jadwal pelaksanaan UTBK 2020 sebagai berikut:

  • Pendaftaran Akun LTMPT pada 7 Februari-5 April 2020
  • Pendaftaran UTBK pada 30 Maret-11 April 2020
  • Pelaksanaan UTBK pada 20-26 April 2020
  • Pengumuman hasil UTBK pada 12 Mei 2020 pukul 17.00 WIB

Jenis Tes UTBK

UTBK terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sesuai dengan kelompok ujian setiap peserta ujian. Di mana TPS akan berfungsi untuk mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Sedangkan, TKA akan befokus untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Kelompok Ujian UTBK

Kelompok ujian pada UTBK dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok sebagai berikut:

  • Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek (Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi);
  • Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS dan TKA Soshum (Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi);
  • Kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) dengan materi ujian TPS, TKA Saintek, dan TKA Soshum.

Persyaratan Peserta SBMPTN IPB

Pendaftaran SBMPTN sendiri akan dibuka pada tanggal 2 Juni hingga 13 Juni 2020. Adapun persyaratan pendaftaran SBMPTN 2020 yang wajib untuk kamu penuhi adalah sebagai berikut.

  1. Siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2018, 2019 harus sudah memiliki ijazah.
  2. Bagi siswa SMA/MA/SMK/Sederajat lulusan tahun 2020 memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan pasfoto berwarna terbaru yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah.
  3. Memiliki Nilai UTBK.
  4. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
  5. Memiliki NISN.
  6. Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah PORTOFOLIO.
  7. Biaya UTBK ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah.
  8. Tidak lulus Jalur SNMPTN 2020.

Tahapan Mengikuti SBMPTN IPB

Tahapan pendaftaran SBMPTN 2020 dilakukan melalui laman http://pendaftaran-sbmptn.ltmpt.ac.id dengan cara sebagai berikut.

  1. Pendaftaran SBMPTN 2020 dilakukan melalui laman https://portal.ltmpt.ac.id.
  2. Mengisi Biodata (kecuali bagi yang sudah terdaftar di SNMPTN 2020).
  3. Memilih PTN dan program studi dengan ketentuan bahwa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN.
  4. Mengunggah portofolio bagi pendaftar yang memilih program studi bidang seni dan olahraga. Tata cara pengisian borang portofolio dapat diunduh dari laman https://download.ltmpt.ac.id.
  5. Mengunggah dokumen lain sesuai dengan persyaratan pendaftaran SBMPTN 2020.
  6. Pendaftaran SBMPTN 2020 sendiri dimulai pada 2-13 Juni 2020 dan pengumuman hasil dilakukan pada 30 Juni 2020.

Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan SBMPTN IPB

Kelompok program studi dan jumlah pilihan pada SBMPTN 2020 adalah sebagai berikut.

  1. Program studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.
  2. Peserta dapat memilih program studi paling banyak dua program studi dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
    • Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
    • Jika program studi yang dipilih dari kelompok Saintek dan kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek dan juga kelompok ujian Soshum
  3. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Peserta SBMPTN 2020 dapat memilih program studi di PTN mana pun.
  5. Program studi, daya tampung per PTN tahun 2020, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2019 dapat dilihat di laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id

Portofolio untuk SBMPTN IPB

Khusus untuk pendaftar Program Studi bidang Seni dan Olahraga, peserta wajib mengunggah portofolio sebagai materi tambahan untuk proses seleksi dalam SBMPTN 2020. Jenis Portofolio SBMPTN 2020 adalah sebagai berikut (apabila ada tambahan jenis portofolio akan diinformasikan melalui website resmi LTMPT).

  • Portofolio Olahraga
  • Portofolio Seni Rupa, Desain, dan Kriya
  • Portofolio Tari (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Tari)
  • Portofolio Teater (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Teater/Drama)
  • Portofolio Musik (termasuk Sendratasik/Seni Pertunjukan opsi Musik)
  • Portofolio Seni Karawitan
  • Portofolio Etnomusikologi
  • Portofolio Fotografi
  • Portofolio Film dan Televisi
  • Portofolio Seni Pedalangan

Biaya SBMPTN IPB

  • Biaya yang ditanggung oleh peserta adalah sebesar Rp200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum, dan Rp300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian Campuran.
  • Biaya UTBK dapat dibayarkan melalui Bank Mandiri, BNI, atau BTN.
  • Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.
  • Calon peserta KIP Kuliah (KIP-K) yang dinyatakan lolos persyaratan tidak dipungut biaya.

Jadwal Pelaksanaan SBMPTN IPB

  • 02 Desember 2019 – 07 Januari 2020
    Registrasi Akun LTMPT
    Registrasi akun SSO LTMPT dilakukan di halaman https://portal.ltmpt.ac.id sebelum melakukan pendaftaran SNMPTN. (jika ingin mendaftar SNMPTN terlebih dahulu)
  • 17 Februari – 05 April 2020
    Registrasi Akun LTMPT
    Registrasi akun SSO LTMPT dilakukan di halaman https://portal.ltmpt.ac.id sebelum melakukan pendaftaran UTBK. Akun ini digunakan untuk mengikuti UTBK dan SBMPTN (Update waktu pendaftaran yang sebelumnya adalah 07 Februari 2020 menjadi 17 Februari 2020).
  • 20 – 26 April 2020
    Pelaksanaan UTBK
    Melakukan UTBK untuk mendapatkan nilai yang akan digunakan mendaftar SBMPTN. (Setiap hari terdapat 2 sesi, yaitu pagi dan siang sehingga terdapat 14 sesi).
  • 12 Mei 2020 (pukul 17.00 WIB)
    Pengumuman Hasil UTBK
    Pengumuman UTBK dilaksanakan serentak di satu hari.
  • 02 – 13 Juni 2020
    Pendaftaran SBMPTN
    Pendaftaran SBMPTN untuk memilih Perguruan Tinggi Negeri IPB dan memilih Program Studi yang ada di dalamnya. Gunakan akun SSO yang telah didaftarkan sebelumnya.
  • 30 Juni 2020 (pukul 15.00 WIB)
    Pendaftaran SBMPTN
    Pengumuman SBMTPN dilaksanakan serentak di satu hari, pada tanggal 30 Juni 2020 pada pukul 15.00 WIB

Peserta Pelamar Program Bidikmisi

  1. Siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.
  2. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi yang ada di laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/
  3. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu mendaftar ke laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id
  4. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti mendaftar UTBK di laman https://pendaftaran-utbk.ltmpt.ac.id dan tidak dikenakan biaya ujian.
  5. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak lulus SNMPTN 2020, menggunakan NISN dan NPSN untuk mendaftar UTBK dan tidak dikenakan biaya ujian.
  6. Calon peserta penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus SNMPTN 2020, tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2020.

Daya Tampung SBMPTN IPB

Institut yang fokus pada bidang ilmu pertanian dan keluarganya ini memang namanya sudah tidak asing lagi untuk didengar. Institut Pertanian Bogor (IPB) kini telah menjadi salah satu kampus tersohor di tanah air. Tak heran jika banyak sekali remaja yang tertarik untuk mendaftarkan diri di perguruan tinggi negeri yang satu ini. Buat kamu yang berencana ingin mengikuti SBMPTN dan memilih IPB sebagai kampus tujuan, tentu saja kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa lolos dalam jalur penerimaan mahasiswa baru yang satu ini. Seperti yang kamu ketahui, IPB hanya menyediakan daya tampung 40% saja dari daya tampung program studi yang tersedia. Berikut Mamikos berikan info terkait daya tampung SBMPTN IPB 2020 yang mungkin saja bisa bermanfaat untuk kamu yang ingin mengikuti Jalur SBMPTN 2020 untuk bisa menjadi calon mahasiswa baru di IPB.

Fakultas Pertanian (Faperta)

  • Program studi Manajemen Sumberdaya Lahan (daya tampung: 30)
  • Program studi Agronomi dan Hortikultura (daya tampung: 68)
  • Program studi Proteksi Tanaman (daya tampung: 33)
  • Program studi Arsitektur Lanskap (daya tampung: 32)

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)

  • Program studi Kedokteran Hewan (daya tampung: 58)

Fakultas Perikanan (FPIK)

  • Program studi Teknologi & Manajemen Perikanan Budidaya (daya tampung: 42)
  • Program studi Manajemen Sumberdaya Perairan (daya tampung: 33)
  • Program studi Teknologi Hasil Perairan (daya tampung: 33)
  • Program studi Teknologi & Manajemen Perariran Tangkap (daya tampung: 33)
  • Program studi Ilmu & Teknologi Kelautan (daya tampung: 35)

Fakultas Peternakan (Fapet)

  • Program studi Teknologi Produksi Ternak (daya tampung: 35)
  • Program studi Nutrisi dan Teknologi Pakan (daya tampung: 53)
  • Program studi Teknologi Hasil Ternak (daya tampung: 28)

Fakultas Kehutanan (Fahutan)

  • Program studi Manajemen Hutan (daya tampung: 42)
  • Program studi Teknologi Hasil Hutan (daya tampung: 30)
  • Program studi Konservasi Sumberdaya Hutan & Ekowisata (daya tampung: 44)
  • Program studi Silvikultur (daya tampung: 35)

Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta)

  • Program studi Teknik Pertanian dan Biosistem (daya tampung: 42)
  • Program studi Teknologi Pangan (daya tampung: 47)
  • Program studi Teknologi Industri Pertanian (daya tampung: 44)
  • Program studi Teknik Sipil dan Lingkungan (daya tampung: 35)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

  • Program studi Statistika dan Sains Data (daya tampung: 32)
  • Program studi Meteorologi Terapan (daya tampung: 35)
  • Program studi Biologi (daya tampung: 35)
  • Program studi Kimia (daya tampung: 35)
  • Program studi Matematika (daya tampung: 28)
  • Program studi Ilmu Komputer (daya tampung: 28)
  • Program studi Fisika (daya tampung: 35)
  • Program studi Biokimia (daya tampung: 35)
  • Program studi Aktuaria (daya tampung: 25)

Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM)

  • Program studi Ekonomi Pembangunan (daya tampung: 32)
  • Program studi Manajemen (daya tampung: 46)
  • Program studi Agribisnis (daya tampung: 47)
  • Program studi Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (daya tampung: 33)
  • Program studi Ekonomi Syariah (daya tampung: 30)

Fakultas Ekologi Manusia (Fema)

  • Program studi Ilmu Gizi (daya tampung: 33)
  • Program studi Ilmu Keluarga dan Konsumen (daya tampung: 32)
  • Program studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (daya tampung: 46)

Nah, di atas Mamikos sudah memberikan kamu info terkait SBMPTN IPB 2020 hingga info daya tampung SBMPTN IPB 2020 sebagai gambaran untuk kamu yang ingin mengikuti SBMPTN nanti. Buat kamu berencana ingin merantau ke Bogor untuk melanjutkan pendidikan di Institut Pertanian Bogor jangan lupa juga untuk install aplikasi Mamikos di ponsel kamu ya! Di aplikasi Mamikos kamu akan dengan mudah menemukan informasi seputar kost-kostan, sewa apartemen, hingga sewa rumah kontrakan dengan mudah tentunya. Nantinya kamu pun bisa menjadikan kost-kostan, sewa apartemen, hingga sewa rumah kontrakan ini sebagai tempat tinggal kamu selama merantau di Bogor. Untuk itu, tunggu apalagi segera download dan install aplikasi Mamikos sekarang juga di ponsel Android ataupun iOS kamu ya!

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu: