Doa Ziarah Kubur Orang Tua saat Lebaran Idul Fitri 2024 Singkat dan Lengkap Sesuai Sunnah

Doa Ziarah Kubur Orang Tua saat Lebaran Idul Fitri 2024 Singkat dan Lengkap Sesuai Sunnah – Biasanya sebelum idul fitri umat muslim akan berziarah bersama.

Ziarah ini merupakan tradisi yang penting dan penuh dengan kemanfaatan, lho.

Yuk, simak beberapa penjelasan hingga contoh doa ziarah kubur orang tua saat lebaran dari Mamikos!

Makna Ziarah Kubur

CNN Indonesia

Sebelum masuk ke pembahasan doa ziarah kubur orang tua saat lebaran, yuk simak makna ziarah kubur terlebih dahulu.

Ziarah berasal dari bahasa Indonesia yang merujuk pada kunjungan ke tempat-tempat yang dianggap keramat, seperti makam atau tempat suci lainnya. 

Sedangkan berziarah merupakan tindakan berkunjung ke tempat yang dianggap keramat untuk berkirim doa.

Dari bahasa Arab, istilah ziarah diambil dari kata “ziyadah” yang artinya menziarahi atau mengunjungi. 

Secara harfiah, kata tersebut berarti kunjungan baik kepada orang yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. 

Secara teknis, ziarah lebih spesifik mengacu pada kunjungan ke makam-makam tertentu, seperti makam Nabi, sahabat, wali, pahlawan, atau kerabat.

Menurut Ali al-Hawari dalam Pedoman Tempat-tempat Ziarah Kubur, ziarah kubur bukan sekadar menengok kubur atau mengetahui di mana seseorang dikubur. 

Namun, ziarah kubur dalam syariat Islam adalah untuk mendoakan orang yang telah meninggal dan mengirim pahala untuknya dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an serta doa-doa lainnya, seperti tahlil, tahmid, tasbih, dan shalawat.

Nyekar atau ziarah adalah kegiatan mengunjungi makam orang tua, saudara, atau kerabat yang telah meninggal. 

Kegiatan ini dapat dilakukan kapan saja, tetapi seringkali dilakukan menjelang Ramadhan atau Hari Raya Idul Fitri. 

Ziarah kubur dianggap dapat mengingatkan umat manusia akan kehidupan akhirat dan merupakan hal yang disyariatkan dalam agama Islam berdasarkan hadits-hadits Rasulullah dan ijma’ para ulama fiqh.

Ziarah kubur sering menjadi kebiasaan saat mendekati Hari Raya Idul Fitri. Menurut para ulama, hukum ziarah kubur saat Lebaran adalah sunnah. 

Ziarah kubur dianjurkan bagi umat Islam karena terdapat banyak manfaat yang dapat diperoleh.

Ini sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Setelah memahami hukum ziarah kubur saat Lebaran, penting untuk dicatat bahwa waktu yang tepat untuk melakukan ziarah kubur tidak terbatas pada hari atau waktu tertentu, termasuk saat Hari Raya Idul Fitri. 

Namun, ada beberapa hari yang dianjurkan untuk berziarah, seperti hari Kamis setelah Ashar dan Jumat.

Hukum Ziarah Kubur

Sebelum masuk pada pembahasan doa ziarah kubur orang tua saat lebaran, yuk simak beberapa hukum ziarah kubur.

Menurut buku “Mari Ziarah Kubur” karya Abdurrahman Misno BP, ziarah kubur bisa dilakukan kapan saja tanpa adanya waktu khusus yang ditentukan. 

Awalnya, ziarah kubur dianggap makruh atau bahkan diharamkan jika dilakukan dengan melibatkan praktik-praktik yang bertentangan dengan ajaran Islam. 

Secara hukum, ziarah kubur adalah sunnah asalkan sesuai dengan syariat Islam dan tidak melibatkan unsur syirik atau perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama.

Rasulullah SAW sendiri pernah melakukan ziarah kubur setelah malaikat Jibril menemui beliau dan memberitahunya untuk mengunjungi para penghuni kuburan Baqi’ agar memohonkan ampunan bagi mereka. 

Tujuan dari pelaksanaan ziarah kubur adalah untuk mengingatkan manusia akan kematian dan kehidupan di akhirat. 

Terkait dengan hukum ziarah kubur menjelang Ramadan, tidak ada dalil spesifik yang menjelaskannya. Meskipun demikian, tradisi ini cukup umum dilakukan di kalangan warga Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Kholil Abou Fateh dalam bukunya “Masa-il Diniyyah,” hadits yang menganjurkan ziarah kubur merupakan hadits umum tanpa adanya batasan waktu tertentu yang diperbolehkan atau dilarang. 

Dengan demikian, melakukan ziarah kubur menjelang Ramadan diperbolehkan sesuai dengan ajaran agama.

Manfaat Ziarah Kubur

Sebelum masuk pada poin doa ziarah kubur orang tua saat lebaran, yuk simak beberapa manfaat ziarah kubur berikut ini.

1. Mengingat Kematian

Dalam budaya klasik Yunani dan Romawi kuno, tradisi ziarah kubur dikenal dengan istilah “memento mori”, yang secara harfiah berarti “ingatlah akan kematian”. 

Konsep ini sejalan dengan berbagai praktik dalam budaya lain di mana pengunjungan pemakaman dan penghormatan terhadap leluhur dilakukan untuk mengingatkan bahwa hidup ini akan berakhir pada suatu saat.

Kematian adalah topik yang sering dibicarakan karena merupakan bagian dari kehidupan manusia yang tidak bisa dihindari. 

Namun, terkadang kita lupa bahwa kematian bisa datang kapan saja tanpa kita duga. 

Ketika kita mengingat akan kematian, itu dapat menjadi dorongan bagi kita untuk menjalani hidup dengan penuh kesadaran.

Menghadapi realitas kematian dapat mendorong kita untuk menjaga hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar kita, melakukan aktivitas dengan semangat penuh, dan menghargai setiap momen berharga bersama orang-orang yang kita cintai.

2. Lebih Mengenal Silsilah Keluarga

Mengunjungi makam tidak hanya membantu kita untuk memahami nilai kematian dalam diri kita sendiri, tetapi juga membuka kesempatan untuk mengenali akar dan asal usul kita serta menyadari bahwa kita tidak berdiri sendiri. 

Saat kita mengunjungi makam leluhur bersama keluarga besar, ini memperkuat ikatan sosial dan menguatkan hubungan famili dengan sesama anggota keluarga yang terhubung melalui garis keturunan yang sama.

Rasa dekat dengan anggota keluarga cenderung mendorong kolaborasi dan dapat meningkatkan keberlanjutan genetik keluarga, karena kemungkinan besar adanya pembagian gen yang sama di antara anggota keluarga. 

Di masa kini, minat akan penelusuran silsilah keluarga dan identitas nenek moyang sedang meningkat. 

Dengan demikian, kita dapat menemukan bahwa kita memiliki hubungan keturunan dengan individu yang berpengaruh di masa lalu.

Tidak hanya itu, kita juga bisa mengetahui bahwa ada banyak kerabat jauh yang mungkin sebelumnya tidak kita sadari. 

Oleh karena itu, tradisi ziarah kubur masih memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan manusia modern. 

Melalui ziarah kubur, kita dapat merasakan keterikatan dengan keluarga dan menyadari bahwa di depan makam mereka, kita menghormati leluhur yang pernah menjalani hidup seperti kita. 

Dalam momen tersebut, kita mungkin menyadari bahwa kita adalah bagian dari garis keturunan yang panjang, yang akan kita wariskan pada generasi mendatang.

3. Lebih Dekat dengan Allah SWT

Berziarah kubur seharusnya menjadi pengingat dan pelajaran bagi diri kita bahwa segala hal yang kita kejar di dunia ini tidak akan mengikuti kita setelah kita meninggal. 

Semua harta, kekuasaan, dan keindahan fisik yang kita kejar tidak akan memiliki nilai di kehidupan setelah mati. 

Yang benar-benar bermanfaat di akhirat nanti adalah amal kebaikan yang telah kita lakukan selama hidup.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak terlalu terpaku pada dunia materi dan mengutamakan amal kebaikan yang akan menjadi bekal di kehidupan setelah kematian. 

Ini merupakan pesan yang penting untuk diingat dan dipahami dalam melangkah dalam kehidupan sehari-hari.

Doa Ziarah Kubur Orang Tua saat Lebaran

Inilah beberapa doa ziarah kubur orang tua saat lebaran yang bisa kamu hafalkan.

1. Doa Ziarah Kubur Orang Tua Pertama

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ للاحِقُونَ أَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ الْعَافِيَةَ.

Artinya: “Semoga keselamatan tercurah bagi penghuni (kubur) dari kalangan mukmin dan muslim dan kami insya Allah akan menyusul kalian semua. Aku memohon keselamatan kepada Allah untuk kami dan kalian.” (HR Muslim)

2. Doa Ziarah Kubur Orang Tua Kedua

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا حَضْرَةَ الْمَرْحُوْمِ … وَيَا أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ وَأَنتُمْ لَنَا فَرَطٌ وَنَحْنُ لَكُمْ تَبَعُ نَسْأَلُ اللَّهَ الْعَافِيَةَ لَنَا وَلَكُمْ اللَّهُمَّ رَبَّ الْأَرْوَاحِ الْفَانِيَةِ وَالْأَجْسَامِ الْبَالِيَةِ وَالْعِظَامِ النَّخِرَةِ الَّتِي خَرَجَتْ مِنَ الدُّنْيَا وَهِيَ بِكَ مُؤْمِنَةٌ أَدْخِلْ عَلَيْهَا رُوْحًا مِنْكَ وَسَلَامًا مِنَّا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيُّ لَا يَمُوْتُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.

3. Doa Ketiga

للَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ

الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

“Allahummaghfìrlahu warhamhu wa ‘aafìhìì wa’fu anhu, wa akrìm nuzulahu wawassì’ madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khotoya kama yunaqqas saubul abyadu mìnad danasì.”

Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.”

Penutup

Itulah beberapa doa ziarah kubur orang tua saat lebaran yang bisa kamu hafalkan, pastikan untuk tidak lupa ya.

FAQ

Apa yang dibaca saat ziarah kubur orang tua?

Berikut ini adalah lafal yang dapat dibaca seseorang untuk mendoakan kedua orang tuanya yang sudah tiada. Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā. Artinya: Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku.

Apa itu ziarah kubur dan apa tujuannya?

Tujuan utama dari ziarah kubur adalah untuk mendoakan para leluhur yang telah meninggal agar mereka diampuni dosa-dosanya, dirahmati, serta selalu diberkahi Allah SWT.

Kalau nyekar baca doa apa?

Arab Latin: “Allahummaghfìrlahu war hamhu wa ‘aafìhìì wa’fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì’ madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.

Apa hukum ziarah kubur bagi wanita?

Hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari menerangkan, ziarah kubur tidak dilarang untuk kaum perempuan.

Bolehkah ziarah kubur baca ayat kursi?

Hadits Rasulullah menegaskan bahwa ziarah ke kuburan memberikan kegembiraan kepada orang yang sudah meninggal. Seseorang dapat menyampaikan hajatnya di kuburan setelah berdoa kepada mereka. Dalam konteks membaca ayat kursi pada saat ziarah kubur termasuk dalam rangkaian ziarah yang dianjurkan


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah