3 Faktor Penting dalam Penilaian SNBP 2024/2025
SNBP adalah jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa perlu tes. Jika jalur masuk lain memerlukan tes dengan Ujian Tes Berbasis Komputer (UBK), cara SNBP ialah dengan bertaruh nilai dan prestasi sekolah.
Dengan akreditasi, orang tua juga dapat mengetahui dan merasa yakin serta merasa nyaman dengan status legalitas sebuah lembaga yang telah diakreditasi.
Akreditasi dini dilaksanakan langsung oleh BAN-PT, lho. Berdasarkan Permendikbud Nomor 59 Tahun 2012 (pasal 1 ayat 2) Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah adalah badan evaluasi mandiri yang menetapkan kelayakan program dan satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal dengan mengacu pada standar nasional pendidikan.
Bagaimana kita tahu akreditasi sebuah sekolah? Biasanya sekolah negeri maupun swasta kebanyakan menuliskan status akreditasinya di papan nama sekolah.
Info akreditasi ini juga biasa dituliskan di website sekolah, media sosial, selebaran resmi, dan lainnya.
Biasanya sekolah yang bagus akan terakreditasi atau terdapat tulisan Terakreditasi oleh BAN-PT di laman resminya.
b. Banyaknya Jumlah Alumni yang pernah diterima di PTN terkait via jalur SNBP/Rapor
Jumlah alumni ternyata menjadi faktor penentu seseorang diterima SNBP.
Jika jumlah alumni di sebuah PTN banyak, artinya sekolah tersebut sudah bisa dipercaya memiliki kualitas yang bagus sehingga siswanya selalu diterima di PTN tersebut.
c. IPK dan Prestasi Alumni di PTN Terkait
Ternyata prestasi alumni di sebuah PTN sangat berpengaruh pada keputusan penerimaan dengan jalur SNBP.
Jika alumni menunjukkambuat nama sekolah prestasi yang buruk, maka akan membuat nama sekolah buruk. Cara melihat kualitas alumni di sebuah kampus ialah merujuk pada IPK.
Yang dimaksud sebagai IPK adalah singkatan dari Indeks Prestasi Kumulatif. IPK adalah sebuah nilai yang didapatkan oleh mahasiswa yang berkuliah dan didapatkan di akhir perkuliahannya.
IPK menjadi mekanisme penilaian keseluruhan prestasi seorang mahasiswa selama mengikuti sistem perkuliahan selama masa kuliah.
Pada umumnya di Indonesia diterapkan IP skala 0-4. Nilai 4.00 sempurna, nilai 3,51 ke atas disebut cum laude, dan IPK 3.00 dianggap bagus. Jika IPK dibawah 3.00 biasanya sudah sangat mendekati garis kecukupan.
Biasanya nilai minimal adalah 2.75 untuk standar melamar kerja. Tapi banyak juga perusahaan mensyaratkan IPK yang bagus minimal 3, atau paling rendah 2,75.
3. Faktor Lain
Faktor yang mendasari kesempatan diterima via jalur SNBP adalah prioritas pemilihan jurusan, kebijakan khusus PTN dan Faktor pemerataan daerah. Berikut informasinya.
Halaman:


