20 Hadits Shahih & Ayat Alqurán Tentang Puasa Ramadhan + Artinya

20 Hadits Shahih & Ayat Alqurán Tentang Puasa Ramadhan + Artinya — Antusiasme menjelang bulan puasa sudah terasa di mana-mana. Tentu kamu juga sudah bisa melihat dari berbagai iklan sirup, obat pereda nyeri lambung hingga cairan pengganti ion tubuh.

Tapi antusiasme itu belum afdol jika kamu tidak mengenal hadits shahih atau ayat Al-Qur’an terkait puasa Ramadhan. Nah, dalam artikel ini, Mamikos akan coba memberikan info terkait hadis shahih dan ayat Al-Quran tentang puasa di bulan Ramadhan.

Rangkaian Hadis Sahih dan Ayat Al-Qur’an Mengenai Puasa di Bulan Ramadhan

unsplash.com

Allah SWT tidak sembarangan dalam memberikan sebuah perintah pada umat-Nya. Ada ayat dalam Al-Qur’an serta hadis sahih yang menjadi landasan jelas mengapa Allah memberikan perintah tersebut pada umatnya.

Di bawah ini sudah Mamikos rangkum beberapa ayat Al-Qur’an dan hadis sahih yang menceritakan tentang puasa Ramadhan. Simak selengkapnya di bawah ini.

A. Beberapa Ayat Al-Qur’an Mengenai Ibadah Puasa Ramadhan

1. Ayat ke-183 Surat al-Baqoroh

Ayat ini menceritakan tentang kewajiban Berpuasa di bulan Ramadhan. Berikut ayat dan terjemahannya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (Q.S al-Baqoroh:183)

2. Ayat ke-184 Surat al-Baqoroh

Ayat al-Baqoroh selanjutnya menceritakan mengenai pelaksanaan puasa dan keringanan-keringanan yang dibelakukan. Simak penjelasan ayat dan terjemahannya sebagai berikut.

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“(pada) hari-hari yang tertentu. Barang siapa yang sakit atau safar, maka mengganti di hari lain. Bagi orang yang mampu, maka ia membayar fidyah memberi makan orang miskin.

Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan (membayar kelebihan), maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

3. Ayat ke-185 Surat al-Baqoroh

Dalam ayat ini menceritakan tentang turunnya Al-Qur’an pada bulan suci Ramadhan dan juga rukhsoh atau keringanan bagi yang tidak berpuasa. Simak ayat beserta terjemahannya di bawah ini.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelas-penjelas dari petunjuk dan pembeda. Barang siapa yang menyaksikan (datangnya) bulan itu maka berpuasalah.

Barang siapa yang sakit atau dalam safar (perjalanan jauh) maka (mengganti) di hari lain. Allah menginginkan bagimu kemudahan dan tidak menginginkan kesukaran untukmu.

Dan hendaknya kalian sempurnakan bilangannya dan bertakbirlah (mengangungkan kebesaran) Allah sesuai dengan yang Allah berikan petunjuk kepada kalian agar kalian bersyukur.” (Q.S al-Baqoroh: 185)

4. Ayat ke-186 Surat al-Baqoroh

Dalam surat al-Baqoroh ayah ke-186 ini menceirtakan tentang dekatnya Allah kepada hamba-Nya.

Selain itu juga terdapat perintah berdoa kepada Allah serta jaminan pengkabulan doa, perintah untuk beriman dan selalu mengikuti seruan Allah juga dituliskan.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan jika hamba-Ku bertanya kepadamu (wahai Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku menjawab seruan orang yang berdoa jika berdoa kepadaKu, maka hendaknya ia memenuhi seruanKu dan beriman kepadaKu agar mereka mendapat petunjuk.” (Q.S al-Baqoroh:186)

5. Ayat ke-187 Surat al-Baqoroh

Dalam ayat ini berisi hal-hal yang diperbolehkan pada bulan Ramadhan. Serta tahapan pensyariatan pelaksanaan puasa, juga larangan lain berkaitan dengan ibadah di bulan Ramadhan.

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالْآَنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آَيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Telah dihalalkan bagi kalian pada malam hari (bulan) puasa berhubungan (badan) dengan istri-istri kalian. Mereka adalah pakaian bagi kalian dan kalian adalah pakaian bagi mereka.

Allah mengetahui bahwa kalian tidak dapat menahan nafsu, karena itu Allah mengampuni dan memaafkan kalian. Maka sekarang silakan berhubungan badan dengan mereka dan carilah apa yang telah Allah tetapkan untuk kalian.

Dan makan dan minumlah hingga tampak jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu hingga (datangnya) malam. (Tetapi) janganlah kalian berhubungan (badan) dengan mereka pada saat kalian beri’tikaf di masjid.

Itulah larangan Allah, maka janganlah kalian mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia supaya mereka bertakwa.” (Q.S al-Baqoroh:187)

B. Beberapa Hadis Sahih Mengenai Puasa Ramadhan

6. Hadis Sahih Pertama

عن أبي هريرة رض ي الله عنه ، عني النبي صلى الله عليه وسلم قال : [من صام رمضان إيمانا واحتسابا ، غفر له ما تقدم من ذنبه]
▪ متفق عليه

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni baginya dosa dosa yang telah lalu.”

7. Hadis Sahih Kedua

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : [صوموا لرؤيته ، وأفطروا لرؤيته ، فإن غبي عليكم ، فأكملوا عدة شعبان ثلاثين [
▪ رواه البخاري

“Berpuasalah karena kalian meliat Hilal dan berbukalah ketika kalian melihatnya apabila terhalangi (mendung) atas kalian maka sempurnakan bilangan sya’ban 30 hari.”

8. Hadis Sahih Ketiga

عن سهل بن سعد رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : [إن في الجنة بابا يقال له الريان يدخل منه الصائمون يوم القيامة لا يدخل منه أحد غيرهم يقال : أين الصائمون ؟ فيقومون لا يدخل منه أحد غيرهم ، فإذا دخلوا أغلق فلم يدخل منه أحد]
▪متفق عليه

“Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang dinamakan dengan Ar Royyan akan masuk disana orang orang yang berpuasa nanti di hari kiamat dan tidak akan masuk selain mereka,

dikatakan: dimana orang yang berpuasa? Kemudian mereka masuk dan tidak masuk selain mereka, apabila mereka telah masuk maka ditutup dan tidak ada yang masuk selain mereka.”

9. Hadis Sahih Keempat

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : قال الله عز وجل : [كل عمل ابن آدم له إلا الصيام فإنه لي وأنا أجزي به]
▪متفق عليه

“Allah berfirman : Setiap amalan bani Adam itu miliknya kecuali puasa maka itu bagiku dan aku sendiri yang akan membalasnya.”

10. Hadis Sahih Kelima

عن حفصة رضي الله عنها قالت : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :[لا صيام لمن لم يفرضه من الليل[
▪رواه ابن ماجه وصححه الألباني

“Tidak ada puasa bagi orang yang tidak meniatkannya dari malam hari.”

11. Hadis Sahih Keenam

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال :[. . . . ومن كان من أهل الصيام دعي من باب الريان]
▪متفق عليه

“Barang siapa dari orang yang berpuasa maka akan dipanggil dari pintu Ar Royyan.”

12. Hadis Sahih Ketujuh

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : [والصيام جُنّة]
▪متفق عليه

“Dan puasa itu adalah perisai.”

13. Hadis Sahih Kedelapan

ن عائشة رضي الله عنها أن بلالا كان يؤذن بليل فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : [كلوا واشربوا حتى يؤذن ابن أم مكتوم ، فإنه لا يؤذن حتى يطلع الفجر]
▪ رواه البخاري

يؤذن ابن أم مكتوم ، فإنه لا يؤذن حتى يطلع الفجر]
▪ رواه البخاري

“Makanlah dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum adzan, karena dia tidak adzan kecuali setelah terbit fajar.”

14. Hadis Sahih Kesembilan

عن زيد بن ثابت رضي الله عنه قال :
تسحرنا مع النبي صلى الله عليه وسلم ثم قام إلى الصلاة ، قلت :[كم كان بين الأذان والسحور قال قدر خمسين آية]
▪ رواه البخاري

“Kami sahur bersama Nabi Shollallahu Alaihi Wa Salam, kemudian beliau bangkit untuk solat, aku berkata berapa jarak antara azan dan sahur? Sekadar bacaan 50 ayat.”

15. Hadis Sahih Kesepuluh

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : [تسحروا فإن في السحور بركة]
▪متفق عليه

“Bersahurlah kalian karena pada sahur itu barokah.”

16. Hadis Sahih Kesebelas

عن أبي أيوب رضي الله عنه ، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال :
من صام رمضان ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر
رواه مسلم

“Barang siapa puasa bulan Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal maka seperti dia puasa setahun.”

17. Hadis Sahih Keduabelas

عن ابن عباس رضي الله عنها أن النبي صلى الله عليه وسلم قال :
عمرة في رمضان تعدل حجة ، أو حجة معي
متفق عليه

“Umroh di bulan Ramadhan menyamai haji atau haji bersamaku”

18. Hadis Sahih Ketigabelas

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال :
من قام ليلة القدر إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه .
رواه البخاري

“Barang siapa menghidupkan malam lailatul karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni baginya apa yang telah lalu dari dosa dosanya”

19. Hadis Sahih Keempatbelas

عن ابن عباس رضي الله عنهما قال
. . وكان يلقاه جبريل في كل ليلة من رمضان فيدارسه القرآن
متفق عليه

“Dan Jibril mendatangi beliau Shollallahu Alaihi Wa Salam pada setiap malam dan mengajari beliau Al Qur’an.”

20. Hadis Sahih Kelimabelas

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
والذي نفسي بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله تعالى من ريح المسك
متفق عليه

“Demi yang jiwaku berada di tangannya sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah dari bau misik.”

Informasi tadi menutup artikel Mamikos yang membahas hadis sahih dan ayat Al-Quran tentang puasa Ramadhan pada kesempatan ini.

Mudah-mudahan informasi dari Mamikos tadi bermanfaat dan bisa menambah motivasi kamu berpuasa dengan khusyuk di bulan suci nanti.

Akses terus aplikasi pencari kos Mamikos untuk memperoleh informasi hunian kos yang berkualitas dan bisa kamu sesuaikan dengan keinginan.

Aplikasinya gratis dan bisa segera kamu unduh via Appstore dan Playstore sekarang. Nikmati kemudahan mendapatkan info hunian hanya dengan satu aplikasi.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah