Ingin Resign Kerja Secara Mendadak? Perhatikan 6 Hal-hal Berikut Ini

Ingin Resign Kerja Secara Mendadak? Perhatikan 6 Hal-hal Berikut Ini – Setiap karyawan tentu saja selalu ingin untuk bisa bertahan lama pada pekerjaan yang sedang dijalani agar tidak perlu untuk mencari pekerjaan lainnya. Namun dalam beberapa kondisi, terkadang melakukan resign kerja secara mendadak perlu untuk dilakukan meskipun hal ini sangat tidak direkomendasikan untuk dijalankan. Ada banyak kerugian yang mungkin akan dialami jika hal ini tetap dilakukan oleh para karyawan, bahkan bisa juga terkena blacklist oleh perusahaan. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan manner dan cara resign yang baik untuk menghindari hal tersebut.

Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Resign Kerja Mendadak

pexels.com/@mikhail-nilov

Seringkali kamu tidak bisa memprediksikan terkait dengan hal apa yang akan terjadi dalam situasi tertentu, termasuk juga hal yang berkaitan dengan pekerjaan yang sedang dilakukan. Termasuk juga yaitu melakukan resign kerja secara mendadak yang perlu untuk segera diselesaikan dengan baik. Mengingat bahwa resign mendadak bisa menyebabkan hal yang kurang baik untuk keberlangsungan karir, maka ada beberapa hal yang bisa untuk kamu lakukan dalam usaha menghindarinya. Berikut ini terdapat beberapa hal yang perlu untuk kamu perhatikan sebelum melakukannya seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Berkomunikasi dengan Pihak HRD

Jika kamu perlu untuk resign kerja secara mendadak, hal pertama yang bisa dilakukan yaitu berkomunikasi terlebih dahulu dengan HRD. Membicarakan terkait dengan keputusan resign serta menjelaskan alasan yang dimiliki dapat menjadi langkah yang tepat untuk dilakukan. Utarakan dengan baik mengenai alasan resign tersebut dengan terus terang dan rinci. HRD dari perusahaan atau tempat kerja yang baik akan bersedia untuk mendengarkan alasan yang kamu miliki.

Jika dibutuhkan, maka diskusikan terkait dengan keputusan ini dengan baik dan seperti apa langkah yang perlu untuk dilakukan. Nantinya akan muncul solusi jalan tengah yang tetap bisa memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak. Pada beberapa kondisi, biasanya HRD akan membantu untuk memberikan notice terkait dengan hal ini secara lebih singkat. Kunci yang perlu untuk dipegang yaitu berkaitan dengan komunikasi yang terjalin dengan baik tadi.

2. Membuat Perencanaan Finansial dengan Menyeluruh

Sebelum kamu sudah mantap untuk memutuskan resign kerja secara mendadak, berbicara terkait dengan kondisi finansial merupakan hal utama yang perlu untuk dibahas. Perencanaan finansial ini penting untuk dilakukan agar kamu bisa tetap dalam keadaan aman untuk memenuhi kebutuhan. Pastikan bahwa kamu sudah mempersiapkan dana darurat untuk beberapa bulan jika setelah resign, kamu belum mendapatkan pekerjaan pengganti. Hal ini penting karena jika kamu memutuskan untuk resign, biasanya perusahaan atau tempat kerja tidak memberikan pesangon.

Akan lebih baik lagi jika perencanaan finansial ini sudah kamu persiapkan dari jauh-jauh hari dan dengan matang. Cara ini akan membuat kamu menjadi lebih siap untuk menghadapi segala bentuk kemungkinan yang akan datang. Jika kamu merasa bahwa kondisi finansial yang ada masih belum stabil, maka lebih baik untuk menghindari melakukan resign kerja secara mendadak. Setidaknya pastikan terlebih dahulu kamu sudah mendapatkan pekerjaan pengganti sehingga penghasilan tetap akan didapatkan.

3. Mencari Dukungan yang Suportif

Tidak dapat dipungkiri bahwa keputusan resign kerja secara mendadak bukanlah sebuah hal yang mudah untuk dilakukan. Ada begitu banyak pertimbangan yang perlu untuk dipikirkan sebelum seseorang bisa memutuskannya dengan mantap. Jika kamu merasakan stress atau tekanan yang lebih dari pekerjaan, maka kamu bisa untuk mencari dukungan yang tepat. Hal ini akan mempermudah kamu dalam melewati masa-masa yang berat seperti satu ini.

Dukungan yang kamu perlu dapatkan ini bisa berasal dari mana saja, misalnya seperti keluarga atau teman. Kamu juga bisa memilih untuk berkonsultasi kepada psikolog, psikiater, maupun konsultan kesehatan mental lain untuk membicarakan masalah yang kamu alami. Peran dari dukungan ini penting untuk dimiliki agar kamu bisa lebih kuat dalam melewati tantangan yang ada. Kamu tidak perlu merasa malu atau terlihat lemah untuk meminta bantuan karena hal ini merupakan sebuah hal yang wajar untuk dilakukan.

4. Selesaikan Tanggung Jawab Pekerjaan yang Dimiliki

Ketika kamu memutuskan untuk resign kerja secara mendadak, hal ini bukan berarti bahwa kamu bisa lepas dari tanggung jawab begitu saja. Kamu perlu untuk menyelesaikan tanggung jawab atas pekerjaan yang dimiliki sebelum ada penggantinya. Penting untuk kamu tetap memegang kendali secara penuh dalam pekerjaan sebelum benar-benar keluar. Selama kamu masih memiliki status  sebagai karyawan di perusahaan atau tempat kerja tersebut, maka kamu perlu untuk tetap memberikan performa yang terbaik.

Menjaga hubungan baik dengan perusahaan atau tempat kerja yang lama tetap perlu untuk dipertimbangkan sebagai prioritas utama. Menyelesaikan pekerjaan atau tanggung jawab yang sedang dipegang dapat menggambarkan profesionalisme kerja  yang kamu miliki. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa kamu memiliki kemampuan yang baik serta loyal dengan tempat kerja. Maka dari itu, pastikan terlebih dahulu pekerjaan yang menjadi tanggung jawab sudah selesai sebelum meninggalkan kantor.

5. Menyerahkan Surat Resign Kerja dengan Segera

Tidak luput dari proses ketika kamu mengajukan resign kerja secara mendadak yaitu berkaitan dengan surat resign yang diserahkan. Mengingat bahwa jika dilakukan secara mendadak berarti bahwa waktu notice menjadi cukup singkat, maka kamu perlu untuk segera menyerahkan surat pengunduran diri. Akan lebih baik lagi jika kamu sebelum menyerahkan ini sudah membicarakannya dengan pihak HRD terlebih dahulu terkait keputusan yang akan diambil. Hal ini merupakan salah satu bentuk manner yang baik dan agar proses resign sesuai dengan prosedur yang ada.

Memperhatikan cara untuk pengajuan resign yang baik dan benar merupakan sebuah hal yang penting untuk dilakukan bagi siapa saja. Kamu perlu untuk memastikan bahwa proses serah terima pekerjaan di kantor yang lama berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu, hal ini juga mempermudah atasan atau pihak HRD untuk mengetahui tanggung jawab pekerjaan yang dimiliki pada posisimu. Nantinya pihak kantor lama bisa untuk mencari karyawan baru untuk menggantikan posisi dan tanggung jawab tersebut.

6. Memberi Penghargaan Kepada Kantor Lama

Terkadang banyak yang tidak menyadari bahwa hal satu ini cukup penting untuk dilakukan jika sudah memantapkan diri untuk resign. Selain memperhatikan prosedur dan manners yang tepat, kamu juga bisa memberikan penghargaan dalam bentuk apapun kepada kantor lama. Meskipun kamu melakukan resign kerja secara mendadak, tetapi bagian satu ini tetap bisa untuk dilakukan dengan baik. Kamu dapat menyampaikan ucapan terima kasih atas pengalaman dan kesempatan pekerjaan yang selama ini telah diberikan.

Itu tadi merupakan beberapa tips terkait dengan hal yang perlu kamu perhatikan jika terpaksa melakukan resign kerja secara mendadak. Akan lebih baik lagi jika kamu memberikan pemberitahuan dari jauh-jauh hari sebelum resign agar menjaga manner dalam profesionalitas pekerjaan yang dimiliki. Usahakan pula untuk membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan perusahaan atau tempat kerja agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kamu bisa mendapatkan tips lainnya seputar pekerjaan melalui artikel yang ada di blog Mamikos.


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah