27 Istilah Pewarisan Sifat Genetika beserta Penjelasannya dalam Biologi

Ingin tahu istilah apa saja yang ada di dalam pewarisan sifat genetika yang sudah dilengkapi dengan penjelasannya? Yuk, cari tahu informasinya dengan membaca artikel berikut!

13 Agustus 2024 Zuly Kristanto

27 Istilah Pewarisan Sifat Genetika beserta Penjelasannya dalam Biologi – Di dalam ilmu biologi, terdapat beberapa cabang ilmu yang mempelajari lebih fokus terhadap suatu objek. Salah satu ilmu yang termasuk dari cabang dari biologi adalah ilmu genetika yang mengkhususkan diri dalam penurunan sifat.

Untuk bisa memahami ilmu genetika dengan baik, salah satu cara yang bisa kamu lakukan dengan menguasai istilah-istilah khusus yang ada di dalam ilmu biologi.

Nah, di dalam artikel ini Mamikos akan memberi informasi tentang istilah pewarisan sifat genetika lengkap dengan penjelasannya. Silakan pahami istilah-istilah ini dengan baik, ya!

Istilah Pewarisan Sifat Genetika dalam Biologi

27 Istilah Pewarisan Sifat Genetika Beserta Penjelasannya Dalam Biologi
pixabay.com/GrumpyBeere

Di bawah ini adalah istilah tentang pewarisan genetika di dalam ilmu biologi yang harus kamu ketahui.

A. Apa yang dimaksud dengan Pewarisan Sifat Genetika?

Secara sederhana, pewarisan genetika atau yang sering disebut dengan hereditas merupakan suatu proses pewarisan sifat-sifat yang dimiliki makhluk hidup kepada keturunannya.

Mengenai sifat yang diturunkan dapat berupa sifat fisik, biokimia, maupun sifat yang berupa perilaku. Di saat proses penurunan sifat ini berlangsung unsur yang mengendalikannya adalah DNA (deoxyribonucleic acid) yang terdapat pada gen.

Sedangkan, gen sendiri merupakan suatu unsur yang bisa ditemukan di dalam kromosom. Perlu diingat bahwa gen adalah dasar hereditas dalam ilmu genetika.

B. Proses Pewarisan Sifat Makhluk Hidup

Terjadinya proses pewarisan sel makhluk hidup kepada generasi selanjutnya ini dimulai saat terjad peleburan sel telur (sel betina) dengan sel sperma (sel janta) pada saat melakukan proses berkembang biak.

Baik sel telur maupun sel jantan yang bertemu dalam proses berkembang biak ini membawa kromosom dan gen mereka sendiri.

Pertemuan antara sel telur dan sel jantan ini disebut dengan proses pembuahan. Jika proses pembuahan ini sukses, maka akan terbut zigot.

Terbentuknya zigot ini adalah hasil gabungan materi genetik yang dimiliki orang tuanya. Gabungan materi genetik inilah yang menurunkan sifat-sifat yang dimiliki orang tua kepada keturunannya.

Nantinya, sifat-sifat yang diturunkan ini akan ada yang terlihat dominan, tetapi kadang sifat yang menurun kepada keturunannya adalah sifat yang ada di antara sifat yang dimiliki oleh kedua orang tuanya.

Close