5 Jenis Ekosistem Laut Beserta Ciri-ciri, Gambar, dan Penjelasannya

5 Jenis Ekosistem Laut Beserta Ciri-ciri, Gambar, dan Penjelasannya — Jika kamu mendapat pertanyaan apa itu ekosistem, bisakah kamu menjawabnya?

Ekosistem merupakan sebuah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan dimana manusia jadi bagian terpadu dari komunitas tempat hidupnya.

Dalam artikel ini, Mamikos akan menginformasikan untuk kamu penjelasan berikut apa saja jenis-jenis ekosistem laut dan apa yang menjadi ciri-ciri lengkap dengan gambarnya. Yuk, simak!

Penjelasan Jenis-jenis Ekosistem Laut Berikut Ciri dan Gambar

freepik.com/LuqueStock

Seperti yang sudah Mamikos ungkap di atas, pada kesempatan ini kamu akan mengetahui penjelasan dari jenis ekosistem laut beserta ciri-ciri dan gambarnya.

Sebelum masuk pada penjelasan apa saja jenis-jenis dari ekosistem laut tersebut, mari simak uraian dari apa itu ekosistem pada bagian di bawah ini.

Memahami Makna Ekosistem

Jika ditelusuri maknanya dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), maka ekosistem memiliki makna sebagai keanekaragaman dari suatu komunitas dan lingkungannya yang berfungsi sebagai bagian dari satuan ekologi dalam alam.

Ekosistem juga bisa dipahami sebagai komunitas organik yang terdiri atas tumbuhan dan hewan berikut dengan habitatnya.

Selain itu, ekosistem juga adalah keadaan khusus yang merupakan tempat komunitas suatu organisme hidup serta komponen organisme tidak hidup dari suatu lingkungan yang saling berinteraksi satu sama lain.

Ekosistem ini juga bisa dipahami sebagai sebuah hubungan timbal balik yang terjadi antara manusia dan lingkungan, dimana manusia menjadi bagian integral dari ekosistem tempatnya hidup.

Dan, salah satu jenis ekosistem terbesar di alam adalah ekosistem laut.

Dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 mengenai Pengelolaan Lingkungan Hidup, ekosistem dipahami sebagai suatu tatanan unsur lingkungan hidup yang adalah kesatuan utuh menyeluruh, dan saling memengaruhi satu sama lain dalam bentuk keseimbangan, stabilitas, hingga produktivitas lingkungan hidup.

Ekosistem laut memiliki luas lebih dari dua pertiga permukaan bumi atau diperkirakan sekitar 71 persen.

Dengan keluasan dan potensi yang sangat besar tersebut, tak heran jika ekosistem laut menjadi perhatian banyak orang.

Sementara itu, di Indonesia sendiri adalah negara yang terkenal akan hasil kekayaan laut dan kepulauannya.

Sebagai negara yang diapit oleh dua samudra terbesar yakni samudra Hindia dan Pasifik, Indonesia mempunyai sebanyak 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies terumbu karang.

Penjelasan dari Jenis-Jenis Ekosistem Laut

Setelah penjelasan makna dari ekosistem di atas, maka info selanjutnya yang bisa kamu ketahui adalah apa saja jenis-jenis ekosistem laut tersebut.

Mari simak apa saja jenis-jenis dari ekosistem laut tersebut sebagaimana pada penjelasan yang sudah Mamikos himpun berikut ini:

1. Ekosistem Estuari

id.wikipedia.org

Jenis ekosistem yang pertama adalah ekosistem estuari yang berada di wilayah percampuran antara sungai dan air laut. Di ekosistem ini, sahaya matahari masih dapat masuk ke dalamnya.

Ciri yang bisa dapat dengan mudah dikenali dari ekosistem ini adalah di dalam ekosistem estuari, terdapat ekosistem hutan mangrove dan ekosistem padang lamun.

2. Ekosistem Laut Dalam

freepik.com/vecstock

Jenis ekosistem laut yang kedua adalah ekosistem laut dalam yang berada di palung laut atau bagian laut yang paling dalam. Untuk ekosistem ini, cahaya matahari sudah tidak dapat masuk karena jaraknya yang sangat dalam.

Ciri-ciri dari ekosistem ini adalah beberapa organisme yang hidup di dalam ekosistem laut dalam adalah ikan-ikan dimana mereka dapat memancarkan cahaya sendiri, organisme pengurai, dan predator.

3. Ekosistem Pantai Batu

pxhere.com/id/photo/412598/Alessandro Caproni

Jenis ekosistem berikutnya adalah ekosistem pantai batu yang di dalamnya memiliki banyak bongkahan batu, baik batu-batu kecil maupun besar.

Lokasi dari ekosistem ini berada di kedalaman sekitar 200 meter dan cahaya matahari masih dapat masuk ke dalamnya.

Ciri-ciri dari ekosistem pantai batu adalah di dalamnya dapat hidup berbagai organisme, seperti siput, kerang, kepiting, dan ganggang cokelat.

4. Ekosistem Pantai Pasir

pxhere.com/id/photo/23877

Ekosistem Pantai Pasir jadi jenis ekosistem berikutnya yang akan Mamikos bahas. Dalam ekosistem ini terdapat hamparan pasir yang luas dan berada di pesisir pantai.

Di siang hari, ekosistem pantai pasir akan selalu terpapar sinar matahari yang cukup kuat. Selain itu, ekosistem ini juga selalu terkena deburan ombak.

5. Ekosistem Terumbu Karang

mediaindonesia.com

Ekosistem Terumbu Karang berada di laut yang dangkal dan jernih sehingga cahaya matahari dapat masuk dengan leluasa ke dalamnya.

Adapun ciri-ciri dari ekosistem ini adalah organisme yang hidup di dalamnya antara lain bintang laut, ganggang, hewan-hewan spons, berbagai jenis ikan, mollusca, dan terumbu karang.

Pahami Pembagian Zona Ekosistem Air Laut di Sini

Selain jenis ekosistem laut beserita ciri-cirinya di atas, Mamikos juga akan menginformasikan pembagian zona ekosistem air laut yang menarik untuk disimak.

Berikut ini adalah penjelasan dari pembagian zona ekosistem air laut tersebut.

1. Zona Litoral

Zona Litoral adalah zona pasang surut dan terletak di bagian paling atas atau paling dangkal dari lautan. Zona litoral ini kerap terlihat karena letaknya yang berbatasan langsung dengan daratan.

Zona Litoral ini terendam saat air laut mengalami pasang dan akan kembali terlihat seperti daratan ketika ada air laut surut.

Dalam zona litoral, hidup hewan-hewan laut seperti udang, bulu babi, bintang laut, cacing laut, dan lain-lain.

2. Zona Neritik

Zona neritik menjadi salah satu bagian ekosistem air laut yang akan Mamikos jabarkan selanjutnya. Zona neritik merupakan ekosistem pantai pasir dangkal yang memiliki kedalaman sekitar 200 meter.

Sinar matahari masih dapat masuk ke bagian dasar hingga 200 meter dari permukaan pada zona ini. Sehingga ada banyak hewan dan tumbuhan yang dapat hidup di zona ini.

Jenis tumbuhan yang dapat hidup di zona neritik antara lain ganggang dan rumput laut. Berbagai jenis ikan pun bisa hidup di zona neritik.

Dalam zona neritik, ada ekosistem seperti terumbu karang, pantai batu, dan pantai lumpur. Ketiga ekosistem tersebut disebut juga sebagai jenis-jenis dari ekosistem pantai pasir dangkal.

3. Zona Oseanik

Zona oseanik adalah zona terdalam di laut. Zona oseanik adalah wilayah laut lepas yang sangat dalam hingga sinar matahari pun tak mampu mencapai dasarnya.

Cahaya matahari yang sangat sedikit dengan suhu yang dingin, tentu membuat zona ini tidak ramah menjadi tempat hidup. Hanya ada beberapa jenis ikan saja yang mampu bertahan.

Di zona oseanik biasanya akan dihuni oleh ikan-ikan besar, hewan kecil yang jarang ditemui penyelam, atau ikan yang memiliki cahaya.

Zona oseanik terbagi lagi menjadi zona batial dan zona batial yang penjelasannya adalah sebagai berikut:

Zona Batial

Kedalaman zona batial mulai dari 200 hingga 2000 meter. Zona ini tidak mendapat cukup sinar matahari sehingga keadaan di zona ini tentu saja cukup remang.

Pada zona batial, tidak ditemukan produsen sebab didiami oleh nekton. Nekton merupakan organisme laut yang aktif berenang.

Zona Abisal

Agak berbeda dengan zona batial, kedalaman zona abisal lebih dari 200 meter. Zona ini sama sekali tak dapat ditembus oleh cahaya matahari sama sekali, sehingga kondisinya sangat-sangat gelap.

Di zona abisal banyak binatang predator, detritivor atau merupakan pemakan sisa organisme, dan juga pengurai atau dekomposer dapat hidup dengan baik.

Pada zona ini, suhunya juga berbeda jauh dengan permukaan air laut. Suhu di zona ini tentu saja lebih dingin karena tidak mendapat sinar matahari sama sekali.

Ulasan lengkap terkait jenis ekosistem laut beserta ciri-ciri, gambar dan penjelasannya di atas menjadi penutup dari keseluruhan artikel yang bisa disampaikan pada kesempatan ini.

Semoga saja apa yang sudah Mamikos jabarkan pada penjelasan dan jenis ekosistem laut beserta ciri-cirinya di atas dapat menambah pengetahuan dan memperkaya wawasan kamu kedepannya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta