5 Jenis Ikan Cupang Hias dan Cara Perawatannya + Gambar

Posted in: Informasi Penting

5 Jenis Ikan Cupang Hias dan Cara Perawatannya + Gambar -Memelihara ikan cupang kini tidak hanya menjadi sebuah hobi semata, bahkan bagi beberapa kalangan sudah menjadi sebuah cara untuk mendapatkan banyak. Jenis ikan yang dapat dipelihara sebagai ikan hias ini juga sangat beragam. Apalagi, cara merawatnya juga tidak terlalu sulit asalkan tetap telaten dan tekun untuk dapat berkembang dengan baik.

Ikan air tawar yang satu ini memang sangat menarik untuk dipelihara maupun dibudidayakan. Penampilan yang cantik dan menarik membuatnya laku keras di pasaran. Nah, jika Anda ingin memelihara ikan hias tersebut untuk dijual, pastikan merawatnya dengan benar supaya sirip dan ekornya tetap indah dan tidak robek atau patah.

Jenis-jenis Ikan Cupang Penghias Akuarium

kompas.com

Jika berbicara mengenai jenis ikan ini, mungkin banyak di antara Anda yang belum mengenal secara detail. Padahal, ada banyak sekali jenis ikan cupang yang dapat ditemui di sekitar kita. Meskipun beberapa jenis dari ikan tersebut termasuk langka, namun jika beruntung Anda akan mendapatkannya. Berikut beberapa jenis dan tipe dari ikan hias yang familiar tersebut.

1. Cupang Halfmoon

kompas.com

Ikan hias yang satu ini termasuk cukup mudah ditemui di pasaran. Sesuai namanya, Anda akan mendapati ciri-ciri ikan yang sirip dan ekornya seolah menyatu membentuk setengah lingkaran. Warnanya pun beragam, baik warna-warna cerah maupun gelap.

Untuk kisaran harganya sendiri, Anda dapat memperoleh ikan cupang yang terkenal sejak tahun 2000-an tersebut dengan kisaran Rp40.000 untuk anakan hingga Rp500.000 untuk ikan kualitas kontes. Semuanya tentu saja berdasarkan pada usia, ukuran, hingga keindahan sirip ikan tersebut.

2. Cupang Dumbo alias Big Ear

kompas.com

Sesuai namanya, ikan yang satu ini memiliki sirip depan yang besar layaknya telinga seekor gajah. Ternyata, ikan yang satu ini merupakan jenis cupang persilangan yang sudah cukup banyak dikembangkan oleh masyarakat Indonesia.

Di sejumlah e-commerce, harga jual ikan cupang hias tersebut cukup mahal, ada yang dijual hingga Rp400.000 bahkan lebih. Tentunya kondisi harga ini berbeda-beda tergantung dari kondisi ikan, corak dan motif pada tubuhnya, hingga keunikan berbagai jenis warna yang dimiliki oleh ikan tersebut.

3. Cupang Giant

bukalapak.com

Jika Anda ingin memelihara ikan hias seperti cupang yang tidak terlampau aktif, Anda dapat memilih jenis cupang Giant yang memang berukuran cukup besar. Ukurannya dapat mencapai 2 sampai 3 kali lipat dari ukuran cupang kebanyakan sehingga tidak selincah cupang hias lainnya.

Meskipun ukurannya besar, ikan ini dapat disilangkan dengan jenis cupang lainnya sehingga menghasilkan peranakan yang unik dan berbeda sehingga bisa dibudidayakan. Ikan yang banyak ditemukan di sungai maupun danau-danau di Thailand ini dihargai dengan kisaran 200-400 ribu rupiah satu ekornya. Cukup mahal, bukan?

4. Cupang Plakat

kompas.com

Memelihara ikan cupang yang satu ini juga dapat menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan. Apalagi penampilan ikan tersebut juga cukup unik. Bagaimana tidak, sirip dan ekornya pendek namun mengembang dengan warna yang beragam.

Nama “Plakat” sendiri berasal dari bahasa Thailand yang artinya pertarungan. Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan, sebab cupang ini biasa dipelihara sebagai ikan aduan. Meskipun harganya dapat mencapai 1 juta rupiah per ekor, ternyata hal tersebut tidak menyurutkan semangat banyak orang untuk memelihara cupang aduan tersebut.

5. Cupang Crown Tail

bukalapak.com

Juga kerap disebut sebagai cupang serit, merupakan jenis ikan hias cupang yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Ikan ini merupakan hasil persilangan antar indukan Thailand yang memiliki ekor bergerigi dengan cupang lokal. 

Seperti pada gambar ikan cupang serit berikut, bentuk siripnya tergolong cukup unik yakni membentuk serit atau sisir rambut dalam bahasa Jawa. Disebut juga dengan crown tail karena bentuknya cantik layaknya mahkota ketika dibalik. Untuk harganya, ternyata sangat mahal karena tergolong cukup langka bahkan bisa mencapai ratusan ribu rupiah per ekornya.

Tips Merawat Ikan Hias Cupang

Jika Anda ingin memelihara ikan-ikan hias seperti cupang, tentunya wajib untuk senantiasa menjalankan langkah-langkah perawatan yang baik. Semakin baik perawatan yang dilakukan, maka ikan yang Anda pelihara juga akan semakin sehat. Apalagi, jika Anda juga berniat untuk menjadikannya sebagai komoditi usaha, maka perawatan sangat dibutuhkan.

Sebenarnya, merawat ikan cupang tidaklah sesulit yang dibayangkan. Hanya saja, Anda harus benar-benar telaten supaya tidak mengganggu kualitas ikan tersebut. Lantas, cara seperti apa sajakah yang dapat dilakukan untuk merawat ikan-ikan tersebut?

1.Wadah dan jenis air yang tepat

Untuk dapat memelihara cupang, ada baiknya jika Anda menyediakan wadah yang benar-benar sesuai. Anda dapat menggunakan akuarium kecil sehingga akan lebih mudah melakukan pembersihan rutin.

Sebagai tambahan, Anda bahkan juga bisa menambahkan sedikit sentuhan estetik pada akuarium dengan menambahkan beberapa tanaman air. Dengan begitu, cupang-cupang peliharaan Anda tidak akan mudah stres dan dapat beradaptasi dengan baik.

Selain itu, air yang digunakan juga harus diperhatikan dengan baik. Pasalnya, kondisi air yang kurang tepat bisa menyebabkan cupang mati. Oleh karenanya, sangat disarankan untuk menggunakan air yang tidak disertai dengan klorin atau mengendapkan air sumur terlebih dahulu sebelum digunakan.

2. Rutin pembersihan dan penggantian air

Adapun cara merawat ikan cupang yang lain supaya tetap berkualitas adalah dengan mengganti air secara rutin, setidaknya dua hari sekali. Terlebih, kebersihan air akuarium adalah hal yang sangat penting untuk dapat menjaga keindahan cupang yang Anda miliki.

Hanya saja, ketika akan melakukan pembersihan ada baiknya jika Anda berhati-hati. Sebisa mungkin Anda tidak langsung menyentuh ikan tersebut karena cupang memiliki fisik yang mudah rusak pada bagian ekor ataupun sirip. Oleh sebab itu, memindahkan cupang bersama dengan sedikit air sangatlah direkomendasikan.

3. Pakan dan vitamin

Memelihara ikan hias seperti cupang memang butuh perhatian yang lebih khusus. Dari segi jenis makanan ikan cupang saja, ada baiknya jika Anda tidak memberikan jenis pakan yang kering seperti pelet. Supaya lebih aktif, memberikan pakan seperti jentik nyamuk, cacing, bahkan kutu air jauh lebih dibutuhkan oleh para cupang.

Pemberian sejumlah bahan khusus untuk memulihkan cupang yang rusak atau luka juga cukup penting. Misalnya pemberian garam khusus ikan hias sebagai penyeimbang osmosis tubuh ikan supaya metabolisme terjaga dan luka cepat sembuh. Tentunya, garam ini berbeda dengan garam dapur sehingga 

Anda juga dapat menambahkan metil biru pada air akuarium jika ekor atau sirip cupang yang dipelihara tengah patah atau sakit. Untuk mendapatkannya, Anda dapat membelinya pada toko-toko ikan hias maupun pada sejumlah toko online di berbagai marketplace.

Itulah beberapa hal yang dapat Anda lakukan pada saat Anda memelihara sejumlah jenis cupang. Bagaimana, apakah masih menganggap merawat ikan cupang sangatlah susah? Nah, silakan dicoba dan siapa tahu Anda dapat menuai keuntungan dari budidaya ikan tersebut.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah