5 Jurusan Ekonomi untuk SNBP 2026, Cocok Jika Nilai Rapor Terbaik di Mapel Ekonomi
Bagi kamu yang berharap masuk jurusan ekonomi, berikut prasyarat yang harus kamu penuhi. Baca sampau tuntas, ya.
- Deskripsi SNBP 2026: seleksi berbasis nilai rapor dengan dua komponen—rata-rata seluruh mata pelajaran minimal 50% dan komponen pendukung (maksimal 50%) seperti dua mata pelajaran relevan, portofolio, dan prestasi; jalur ini kini juga menerima program Diploma III sebagai penyempurnaan SNMPTN.
- Saran pemilihan prodi: pilih jurusan sesuai nilai rapor terbaik—jika nilai Ekonomi paling tinggi, prodi yang direkomendasikan antara lain Ilmu Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Bisnis; pastikan mata pelajaran pendukung sesuai prodi yang dituju.
- Prospek & strategi: lulusan ekonomi memiliki peluang kerja luas (analis, perencana, peneliti, pendidik, dll.); hitung rata‑rata rapor, siapkan portofolio/prestasi, dan susun strategi untuk meningkatkan peluang lolos SNBP.
Penerimaan calon mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026 sudah depan mata guys. Saatnya kalian untuk menyusun strategi supaya bisa lolos SNBP 2026.
Yups, jalur ini merupakan jalur seleksi berdasarkan nilai rapor siswa selama di Sekolah Menengah Atas. Jadi, kriteria peserta layak atau tidaknya akan dipilih berdasarkan nilai rapor.
Makanya penting sebelum memilih jurusan kamu juga harus mempertimbangkan nilai rapor terbaik kamu.💲✨
Daftar Isi
Jurusan Ekonomi untuk SNBP 2026

Saat ingin masuk ke perguruan tinggi negeri ada berbagai jalur yang bisa kamu pilih, salah satunya yaitu jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Jalur ini merupakan jalur undangan yang dulunya dikenal sebagai SNBP.
Secara umum seleksi nasional berdasarkan prestasi hampir sama dengan SNBP, yakni seleksi yang dilakukan berdasarkan nilai rapor siswa.
Seleksi ini memilih siswa yang layak untuk mendaftarkan dirinya ke jenjang diploma dan sarjana.
Mekanisme penilaian SNBP akan lebih komprehensif dengan dua komponen utama.
Komponen pertama mempertimbangkan nilai akademik siswa secara keseluruhan, tidak lagi pada mata pelajaran tertentu dengan proporsi penilaian 50 persen.
Lalu, komponen kedua berupa nilai-nilai pendukung dengan proporsi maksimal 50 persen. Nilai-nilai pendukung ini berupa nilai rapor dari dua mata pelajaran, prodi kuliah yang dituju, portofolio, hingga prestasi.
Selain komponen penilaian pada SNBP 2026, terdapat kebaruan dalam seleksi, yakni jalur ini menerima seleksi untuk program diploma III.
Hal ini terbilang baru karena sebelumnya jalur seleksi SNMPTN hanya mengakomodir dan menerima untuk program D4 dan S1. Dengan kata lain sistem seleksi SNBP merupakan penyempurnaan dari seleksi SNMPTN.
Pemilihan Prodi Berdasarkan Komponen Seleksi SNBP
Aturan penilaian dalam SNBP memiliki sedikit perbedaan dengan SNMPTN sebelumnya.
Ada dua komponen seleksi yang digunakan SNBP di tahun ini yaitu rata-rata nilai rapor pada seluruh mata pelajaran dengan bobot minimal 50% dan komponen penggali minat dan bakat dengan bobot maksimal 50%.
Pada komponen kedua, penggali minat dan bakat terdiri dari maksimal dua mata pelajar pendukung, prestasi, dan portofolio. Mata pelajaran pendukung akan disesuaikan dengan prodi pilihan di SNBP.
Peserta yang mendaftarkan diri melalui jalur SNBP dapat mempertimbangkan kecocokan antara minat diri saat memilih jurusan.
Misalnya ketika memilih memilih jurusan namun komponen penilaian tidak sesuai maka akan berpengaruh pada penilaian.
Halaman:



