Advertisement
Source : Canva/@garaktastudio

17 Kata-Kata Sungkem kepada Orang Tua Bahasa Indonesia saat Lebaran Idulfitri 2026

Apabila kamu sedang mencari contoh kata-kata untuk melakukan sungkem saat lebaran Idulfitri, temukan di artikel ini.

11 Maret 2026 Fajar Laksana

Biasanya, anak-anak mengunjungi orang tua mereka dan mengucapkan permintaan maaf serta memberikan sungkeman dengan membungkukkan badan sambil meraih tangan orang tua mereka. 

Orang tua atau yang lebih tua dalam keluarga kemudian memberikan doa dan restu kepada mereka yang mengunjungi.

Di samping itu, sungkem juga dilakukan antara sesama anggota keluarga, kerabat, teman, dan tetangga. 

Tradisi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan perdamaian di antara umat Muslim. 

Selain itu, sungkem di momen Idulfitri juga dianggap sebagai wujud syukur atas kesempatan menjalankan ibadah puasa selama Ramadan dan sebagai awal yang baru setelah menyelesaikan bulan suci tersebut.

Praktik sungkem ini juga sering disertai dengan memberikan hadiah atau uang (yang dikenal sebagai “uang lebaran” atau “THR”) kepada anak-anak sebagai bentuk penghargaan dan kebahagiaan dalam merayakan Idulfitri.

7 Contoh Susunan Acara Halalbihalal Desa, RT/RW, & Keluarga yang Menarik

Sungkem dalam momen Idulfitri di Indonesia bukan hanya sekadar ritual formal, tetapi juga simbol kebersamaan, penghormatan, dan permintaan maaf di antara individu-individu yang saling terkait dalam kerangka keagamaan dan budaya yang kaya. 

Tradisi ini memperkuat ikatan sosial serta nilai-nilai persaudaraan dan keharmonisan dalam masyarakat Indonesia.

Kenapa Sungkem pada Orang Tua saat Idulfitri?

Sungkem pada orang tua saat Idulfitri memiliki makna dan pentingnya yang dalam dalam konteks budaya dan agama di Indonesia, terutama di kalangan umat Muslim. 

Berikut adalah beberapa alasan mengapa sungkem pada orang tua di momen Idulfitri sangat dijunjung tinggi:

1. Menjaga Tradisi Keluarga

Sungkem pada orang tua saat Idulfitri adalah bagian dari tradisi dan adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun di masyarakat Indonesia. 

Sehingga sungkem bisa dikatakan sebagai cara untuk memelihara nilai-nilai keluarga dan menghormati leluhur, yang merupakan fondasi penting dalam budaya Indonesia.

2. Ekspresi Penghormatan

Sungkem merupakan ekspresi penghormatan dan rasa hormat kepada orang tua yang sangat dijunjung tinggi dalam ajaran agama Islam dan budaya Indonesia. 

Melalui sungkem, kita mengakui peran penting orang tua dalam kehidupan kita dan menyampaikan rasa terima kasih atas segala pengorbanan dan kasih sayang yang telah diberikan.

3. Simbol Permintaan Maaf dan Meminta Restu

Idulfitri adalah momen penuh ampunan dan maaf-maafan di antara sesama umat Muslim. 

Dengan melakukan sungkem pada orang tua, kita juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang mungkin dilakukan selama ini. 

Selain itu, sungkem juga merupakan kesempatan untuk meminta restu dari orang tua agar langkah-langkah kita di masa depan diberkahi.

4. Menguatkan Hubungan Keluarga

Sungkem pada orang tua adalah cara untuk mempererat hubungan keluarga. 

Hal ini mencerminkan nilai-nilai solidaritas, kebersamaan, dan cinta kasih di antara anggota keluarga. 

Momen Idulfitri menjadi saat yang tepat untuk berkumpul dan saling memberi dukungan serta menguatkan ikatan keluarga.

5. Memelihara Budaya dan Identitas Bangsa

Melakukan sungkem pada orang tua juga termasuk cara untuk memelihara budaya dan identitas bangsa Indonesia yang kaya akan nilai-nilai kekeluargaan. 

Sungkem juga membantu melestarikan tradisi-tradisi leluhur agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.

Pendek kata, sungkem pada orang tua saat Idulfitri lebih dari sekadar ritual formal, tetapi merupakan tindakan yang sarat makna dan simbolisme dalam memperkuat nilai-nilai keluarga, agama, dan budaya di Indonesia. 

Sungkem menjadi salah satu metode untuk menjaga harmoni dan keutuhan masyarakat serta mempererat jalinan kasih sayang di antara anggota keluarga.

Kata-Kata Sungkem kepada Orang Tua Bahasa Indonesia saat Lebaran Idulfitri 2026

Kata-Kata Sungkem kepada Orang Tua Bagian 1

  1. “Selamat Idulfitri, Maaf lahir dan batin, Ayah/Ibu. Mohon doa restu agar saya selalu diberkahi dan sukses dalam segala hal.”
  2. “Ayah/Ibu yang terhormat, di hari yang fitri ini, saya sungkem dengan penuh rasa hormat dan kasih sayang. Maafkan segala kesalahan dan kekhilafan saya.”
  3. “Ayah/Ibu, di hari yang berbahagia ini, izinkan saya untuk sungkem sebagai ungkapan rasa syukur atas kasih sayang dan pengorbanan Ayah/Ibu selama ini. Selamat Idulfitri, maafkan segala salah dan khilaf.”
  4. “Selamat Hari Raya, Ayah/Ibu. Mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan saya. Semoga keluarga kita selalu diberkahi dan dalam lindungan-Nya.”
  5. “Ayah/Ibu tercinta, di hari yang fitri ini, izinkan saya untuk sungkem sebagai wujud penghormatan dan rasa terima kasih atas segala bimbingan dan doa-doa Ayah/Ibu. Selamat Idulfitri, maafkan segala khilaf dan kesalahan saya.”
  6. “Ayah/Ibu, di hari yang suci ini saya memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah saya lakukan, baik yang disengaja maupun tidak. Terima kasih atas kasih sayang, nasihat, dan doa yang selalu Ayah/Ibu berikan. Semoga Allah selalu menjaga dan memberkahi Ayah/Ibu.”
  7. “Di momen Idulfitri yang penuh berkah ini, saya sungkem kepada Ayah/Ibu dengan penuh kerendahan hati. Mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf saya. Semoga Ayah/Ibu selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan umur yang penuh berkah.”

Halaman:

Advertisement