8 Kegalauan Yang Akan Dirasakan Saat Menjadi Mahasiswa Baru

 Bella Carla | Sen, 27 Jul 2020

8 Kegalauan Yang Akan Dirasakan Saat Menjadi Mahasiswa Baru – Perpindahan dari status siswa menjadi seorang mahasiswa tentu adalah suatu hal yang mendebarkan dan sebuah kebanggaan tersendiri. Dunia mahasiswa yang jauh berbeda dengan masa sekolah menengah membawa suasana baru yang lebih menarik dan menantang. Banyak mahasiswa baru yang kerap merasa khawatir dan cemas saat menghadapi masa-masa perubahan di dunia kampus. Yuk cek deretan kegalauan yang nantinya akan kamu rasakan ketika kamu sudah menjadi mahasiswa baru di bawah ini.

Deretan Kegalauan Saat Menjadi Mahasiswa Baru

unsplash.com

Dunia mahasiswa memang sangat berbeda jika dibandingkan ketika kamu masih duduk di bangku sekolah. Menjadi mahasiswa adalah sebuah pilihan, sehingga ketika kita telah memilihnya banyak hal yang harus kita pahami. Menjadi seorang mahasiswa adalah fase dimana kamu mempersiapkan diri dan melihat gambaran tentang seperti apa dunia nyata yang akan kamu hadapi kedepannya. Di bawah ini ada beberapa kegalauan yang mungkin akan kerap kamu rasakan ketika kamu sudah menyandang status sebagai mahasiswa baru.

1. Rutinitas yang jauh berbeda dengan masa SMA

unsplash.com

Rutinitas di masa kuliah mungkin terlihat hampir sama saat kamu duduk di bangku sekolah menengah, namun nyatanya sungguh jauh berbeda. Jam kuliah yang tidak pasti, atau jadwal praktikum yang berubah-ubah terpaksa mengharuskan kamu memiliki menejemen waktu yang baik. Tugas yang diberikan juga cenderung lebih berat seperti membuat makalah, laporan, atau proyek-proyek yang tidak bisa dilakukan dengan sistem kebut semalam. Belum lagi jika kamu mengikuti kegiatan organisasi, atau kerja paruh waktu, kamu harus extra dalam mengatur waktu dan mungkin saja kamu harus begadang untuk menyelesaikan semua tugas-tugasmu.

2. Homesick karena jauh dari rumah

unsplash.com

Ketika kamu jauh dari rumah, tentu kamu akan memiliki rasa kurang nyaman terlebih ketika kamu harus melakukan segala sesuatu seorang diri tanpa bantuan keluarga di rumah. Kamu pun akan merasa mudah homesick karena hal-hal tersebut. Untuk mengatasi homesick yang berlebihan, kamu pun bisa meyakinkan dirimu bahwa perasaan kurang nyaman itu akan segera lenyap jika kamu bisa lebih legowo dalam menjalankan rutinitas sebagai maba di tanah rantau.

3. Culture shock dengan tempat rantau

unsplash.com

Selain homesick, sebagai anak rantau tentunya kamu juga akan merasakan culture shock. Hidup di lingkungan yang asing, dan tak pernah kamu ketahui sebelumnya dalam jangka waktu yang lama akan menimbulkan beberapa culture shock. Hal ini bisa disebabkan oleh kebiasaan orang-orangnya, lingkungan, bahasa, makanan, dan beberapa hal lain yang membuatmu ingin pulang ke rumah dan merasa tertekan dengan lingkungan yang asing ini.

4. Minder dengan teman-teman baru di kampus

unsplash.com

Persaingan untuk masuk ke universitas saat ini semakin ketat dengan adanya fenomena bonus demografi di Indonesia. Selain itu, gengsi untuk masuk universitas negeri juga semakin tinggi dengan paradigma yang telah lama terbentuk di Indonesia. Hal ini yang menyebabkan anak-anak Indonesia bersaing secara ketat untuk masuk ke universitas yang favorit.

Oleh kerena itu, terbentuklah pemikiran yang terkotak-kotak antara universitas favorit. Dan secara tidak langsung membuat universitas yang kurang diminati membuat persaingan sosial dikalangan mahasiswa. Hal ini akan menimbulkan rasa minder bagi kamu yang mungkin belum masuk ke universitas favoritmu.

5. Bertemu dengan orang baru dengan beragam karakter

unsplash.com

Jika kamu biasanya bertemu dengan orang-orang yang se-daerah ataupun orang seumuran denganmu. Di masa kuliah kamu akan dihadapkan dengan orang yang sangat beragam. Mulai dari asalnya, sifat, dan karakternya. Kadang hal ini membuatmu seketika apatis untuk mengenal orang lebih luas dikarenakan gesekan karena perbedaan-perbedaan tersebut.

Bertemu orang baru tidak akan menjadi masalah bagi sebagian orang. Namun bagi sebagian yang lain hal ini menjadi sumber kegalauan bahkan ketakutan tersendiri saat harus memasuki zona baru seperti masa perkuliahan. Bagi extrovert berkenalan dengan orang-orang baru akan menjadi hal yang menyenangkan, namun bagi introvert akan menjadikan perasaan yang kurang nyaman dan menimbulkan kepercayaan diri yang menurun. Terlepas dari tipe karakter yang dimiliki oleh setiap orang, bertemu dengan orang baru akan menjadi momen yang tidak akan terlewatkan sebagai satu langkah pasti memulai lingkar pertemanan.

Bagi kamu yang memiliki ketakutan saat mendapati keharusan bertemu dengan orang-orang baru di tanah rantau, kamu harus ingat pada manfaat yang akan kamu dapatkan saat menjalin pertemanan dengan orang lain. Di antara manfaatnya adalah kamu akan memiliki relasi lebih luas, belajar lebih banyak dari orang lain, meningkatkan toleransi dan belajar memahami karakter berbagai jenis orang. Selain itu bertemu dengan orang-orang baru juga mungkin akan meningkatkan wawasan social skill-mu.

6. Keluar dari zona nyaman

unsplash.com

Sumber kegalauan bagi mahasiswa baru di tanah rantau adalah karena mereka berani mengambil keputusan untuk keluar dari zona nyamannya. Sebuah bentuk prestasi tersendiri untuk mereka yang berani mengambil keputusan tersebut dengan segala bentuk konsekuensinya. Karena keluar dari zona nyaman tidaklah mudah, selalu ada hal yang dikorbankan seperti rasa nyaman dan aman.

Keluar dari zona nyaman berarti kamu siap menghadapi tantangan baru kedepannya, siap dengan tempat tinggal baru, lingkungan baru, teman-teman baru, rutinitas baru, dan mimpi baru yang harus terus dikejar. Berbahagialah untukmu yang berani menantang diri sendiri untuk keluar dari zona nyaman, yang artinya mimpimu semakin dekat menuju kenyataan. Semoga usahamu tidak sia-sia.

7. Merasa salah memilih jurusan

unsplash.com

Tak hanya mahasiswa tingkat akhir saja yang merasakan hal ini, kebanyakan mahasiswa baru juga merasakan hal yang sama. Hal-hal yang menyebabkan kegalauan ini antara lain seperti, kamu merasa ketertarikanmu bukan di jurusan tersebut, mata kuliah yang terlalu sulit atau aneh membuatmu kamu bukan ahli di bidang tersebut. Atau kamu mendengar dari beberapa kakak tingkat bahwa tidak ada prospek masa depan yang bagus dan isu-isu lain soal jurusan kuliahmu.

8. Tuntutan untuk mandiri dan dewasa

unsplash.com

Ketika masa SMA adalah comfort zone kamu, orang tua selalu dibelakangmu untuk mempersiapkan dan menghadapi apapun. Di masa kuliah ini kamu akan menghadapi tantangan dimana kamu harus lebih mandiri dalam mengatur segala kebutuhanmu, jadwal kuliah, dan kegiatan lainnya. Kamu juga dituntut untuk lebih dewasa dalam menghadapi cobaan-cobaan kuliah, seperti bermasalah dengan dosen, kakak tingkat, atau masalah-masalah dalam organisasi.

Itulah informasi yang bisa Mamikos bagikan kepada kamu terkait 8 kegalauan yang akan dirasakan saat menjadi mahasiswa baru. Memasuki dunia perkuliahan pastinya seperti memasuki dimensi baru bagi para lulusan SMA. Bagaimana tidak, dunia perkuliahan akan sangat berbeda dengan masa-masa sekolah di tingkatan sebelumnya. Jika kamu membutuhkan informasi menarik lainnya terkait dengan mahasiswa baru, kamu bisa kunjungi situs Mamikos dan temukan informasinya!

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu: