7 Keutamaan & Keistimewaan Bulan Puasa Ramadhan, Dalil +Artinya

7 Keutamaan & Keistimewaan Bulan Puasa Ramadhan, Dalil +Artinya – Setelah kurang lebih satu tahun menunggu kedatangannya, akhirnya bulan Ramadhan sebentar lagi akan datang.

Para umat muslim nantinya akan melaksanakan puasa selama satu bulan penuh untuk menahan rasa lapar dan haus serta nafsu yang dimiliki. Tidak hanya banyak tradisi, tetapi banyak keutamaan bulan Ramadhan yang membuat semua hal berkaitan dengan bulan ini menjadi lebih indah.

Berikut ini Mamikos memberikan rangkuman atas apa saja keutamaan dan keistimewaan dari bulan ini.

Makna Datangnya Bulan Ramadhan

https://www.freepik.com/author/freepik

Setiap tahunnya, bulan Ramadhan selalu disambut dengan antusiasme yang cukup tinggi dari seluruh umat muslim di dunia.

Bagaimana tidak, makna yang terkandung di balik bulan yang penuh keberkahan ini cukup dalam bagi yang melaksanakannya.

Puasa yang dilakukan selama satu bulan penuh tidak hanya membuat umat muslim belajar untuk menahan rasa lapar dan haus, tetapi juga mengendalikan nafsu yang ada di dalam dirinya.

Termasuk juga belajar agar lebih sabar dalam menghadapi berbagai tantangan di dalam hidup.

Tidak hanya penuh dengan keutamaan bulan Ramadhan saja, tetapi juga umat muslim banyak yang menjadi lebih sadar akan nikmat yang selama ini mereka miliki.

Banyak pula umat muslim yang masih berusia sangat muda dan baru belajar untuk berpuasa serta melakukan ibadah dengan baik.

Tidak sedikit pula yang berusaha untuk memperbaiki ibadahnya sehingga menjadi lebih taat dan mengikuti ajaran yang benar.

Bulan Ramadhan juga seringkali menjadi ajang untuk kembali mengeratkan tali silaturahmi yang sempat terputus.

Cara ini dapat dilakukan dengan kembali bertemu bersama tetangga lain saat shalat tarawih atau membagikan takjil kepada tetangga di sekitar. Banyak hal baik yang ada seiring dengan datangnya bulan suci ini.

Maka dari itu, banyak yang selalu menunggu kedatangannya dan dapat bertemu dengan bulan Ramadhan lagi merupakan satu kenikmatan yang luar biasa.

Kewajiban Berpuasa Bagi Umat Muslim

Sebelum membahas terkait dengan apa saja keutamaan bulan Ramadhan, Mamikos  akan membahas dahulu terkait dengan dari mana datangnya kewajiban umat muslim untuk berpuasa ini.

Kewajiban untuk menjalankan puasa Ramadhan bagi umat muslim tidak datang dari tafsiran manusia, namun datang langsung perintahnya dari Allah SWT. Seperti yang tertera pada surat Al-Baqarah ayat 183 dengan bunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba ‘alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alallażīna ming qoblikum la’allakum tattaqụn

Artinya:” Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”

Puasa yang dilakukan saat bulan Ramadhan tidak dapat dilakukan pada bulan lainnya, namun dapat digantikan jika kondisi tidak memungkinkan untuk melakukan puasa.

Namun, bagi umat muslim yang mampu melakukannya, sifat puasa ini menjadi wajib.

Apabila dengan kondisi tertentu menyebabkan tidak dapat berpuasa, maka akan mendapatkan keringanan. Hal ini merupakan salah satu keutamaan bulan Ramadhan yang nanti akan dibahas secara lebih lanjut.

Salah satu syarat diwajibkannya puasa adalah untuk umat muslim yang berada dalam kondisi sehat wal afiat.

Bagi orang yang sakit dan puasa akan memperparah kondisinya, ia dapat tidak melakukan puasa dan menggantinya pada hari selain di bulan itu.

Untuk orang yang sedang bepergian jauh dan berpuasa dapat menyulitkan kondisi diri, maka ia juga dapat menggantinya di kemudian hari.

Sementara itu untuk orang dengan usia lanjut, dapat menggantinya dengan memberikan fidyah kepada fakir miskin.

Dalil Keutamaan dan Keistimewaan yang Dimiliki Bulan Ramadhan

Terdapat begitu banyak keutamaan bulan Ramadhan yang jika dihitung tidak akan pernah selesai.

Berikut beberapa keistimewaan serta keutamaan yang seringkali dirasakan oleh umat muslim saat mereka menjalani puasa Ramadhan.

1. Bersamaan dengan Turunnya Al-Qur’an

Salah satu keutamaan bulan Ramadhan yang besar adalah bersamaan saat diturunkannya firman Allah SWT melalui kitab suci Al-Qur’an.

Kitab ini menjadi pedoman bagi seluruh umat muslim dalam menjalankan hidupnya agar lebih bertaqwa dan berada di jalan yang benar. Hal ini sesuai dengan isi dari surat Al-Baqarah ayat 185 yang berbunyi:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

2. Pintu Surga Dibuka Secara Lebar dan Pintu Neraka Ditutup

Berbagai keutamaan bulan Ramadhan yang ada salah satunya yaitu dibukanya dengan sangat lebar pintu surga dan ditutupnya pintu menuju neraka.

Siapa yang tidak menginginkan untuk masuk ke surga saat hari pembalasan nanti? Oleh karenanya, bulan ini menjadi sangat istimewa bagi umat muslim. Seperti sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ ، وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ ، وَيُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ ، وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ ، وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍb

Artinya: “Dari Abu Hurairah, dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Pada malam pertama bulan Ramadhan setan-setan dan jin-jin yang jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satupun pintu yang terbuka dan pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satupun pintu yang tertutup, serta penyeru menyeru. Wahai yang mengharapkan kebaikan bersegeralah (kepada ketaatan), wahai yang mengharapkan keburukan/maksiat berhentilah, Allah memiliki hamba-hamba yang selamat dari api neraka pada setiap malam di bulan Ramadhan’.”” (HR. At-Tirmidzi)

3. Bulan yang Penuh dengan Pengampunan Dosa

Bulan Ramadhan menjadi momen yang tepat bagi para muslim yang ingin bertaubat dan meminta ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat. Hal ini merupakan salah satu keutamaan bulan Ramadhan.

Maka dari itu, berpuasa dan melakukan segala macam amalan baik dapat membantu untuk menghapus dosa yang ada. Seperti pada hadits:

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Muttafaq ‘Alaih).

4. Menjalankan Rukun Islam Keempat

Keutamaan bulan Ramadhan lainnya yaitu sebagai umat muslim dapat menjalankan rukun Islam yang keempat.

Hal ini dapat menjadi petunjuk bagi seorang muslim untuk dapat membedakan hal yang baik dan buruk dari dalam hidupnya. Dalil terkait rukun Islam ini telah disampaikan dengan bunyi:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Artinya: “Dari Ibnu Umar beliau berkata, ‘Rasulullah bersabda, “Islam dibangun atas 5 (rukun): Persaksian (syahadat) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, dan menegakkan sholat, menunaikan zakat, haji, dan puasa Ramadhan”.” (H.R Al-Bukhari dan Muslim)

5. Pahala Ibadah Berlipat Ganda

Puasa yang dilakukan pada bulan Ramadhan juga memiliki banyak keistimewaan.

Bahkan, kebaikan dari berpuasa saat bulan Ramadhan ini sama baiknya dengan berpuasa yang dilakukan selama satu tahun penuh. Seperti pada hadits:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipat gandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman, “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)

6. Banyak Doa yang Didengar

Bulan Ramadhan menjadi bulan istimewa karena banyaknya doa yang akan didengarkan.

Apalagi jika mengerjakan ibadah dengan baik, maka akan semakin dekat dengan Allah SWT dan semakin didengarkan doa yang selama ini dipanjatkan. Seperti yang ada pada hadits:

Rasulullah SAW bersabda, “Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzolimi.” (HR. At-Tirmidzi).

7. Turunnya Malam Lailatul Qadar

Keutamaan bulan Ramadhan yang cukup istimewa yaitu bersamaan dengan turunnya malam Lailatul Qadar pada 10 malam terakhir di bulan puasa.

Malam ini bersamaan dengan turunnya Al-Qur’an dan kemuliaannya lebih baik daripada 1000 bulan. Seperti pada surat Al-Qadr ayat 1 sampai 5 yang berbunyi:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

innā anzalnāhu fī lailatil-qadr

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

wa mā adrāka mā lailatul-qadr

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

lailatul-qadri khairum min alfi syahr

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

salāmun hiya ḥattā maṭla’il-fajr

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.”

Banyak umat muslim yang berlomba-lomba untuk menjadi versi terbaik dari dirinya saat bulan Ramadhan datang. Ditambah lagi dengan keistimewaan dan keutamaan bulan Ramadhan yang dimiliki.

Apakah kamu sudah siap untuk menyambut kedatangan bulan suci ini? Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Semoga amal baik diterima oleh Allah SWT.


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah