Urutan Klasifikasi Makhluk Hidup, Tujuan, dan Contohnya

Posted in: Pelajar

Urutan Klasifikasi Makhluk Hidup, Tujuan, dan Contohnya Makhluk hidup merupakan organisme yang terseusun atas sel yang mampu mempertahankan dirinya dari berbagai bentuk perubahan lingkungan dan bisa berkembang biak agar bisa melestarikan jenisnya sendiri.

Secara umum, ciri-ciri dari makhluk hidup hampir sama yaitu bergerak, bisa bernafas, mampu berkembangbiak, mampu tumbuh, makan, peka terhadap dorongan dan lain sebagainya.

Urutan Klasifikasi Makhluk Hidup

kompas.com

Di dunia ini terdapat banyak sekali makhluk hidup, tentunya Anda tidak bisa menghitung jumlah makhluk hidup. Hal ini dikarenakan, mulai bumi ini ada hingga saat ini sudah ada banyak sekali makhluk hidup yang punah.

Mungkin saja sebagian makhluk hidup yang pernah ada di muka bumi ini tidak terdeteksi atau tidak diteliti oleh para ahli karena minimnya bukti dan data-data pendukung sehingga makhluk hidup tersebut punah berikut dengan namanya.

Selain itu, karena adanya makhluk hidup yang sangat banyak di muka bumi ini, maka saat ini sudah ada yang namanya klasifikasi makhluk hidup agar mampu mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri atau persamaannya.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai klasifikasi ini, maka di bawah ini akan dijelaskan hanya untuk Anda.

Apa Itu Klasifikasi Makhluk Hidup?

Secara umum, klasifikasi diartikan sebagai pengelompokan atau penggolongan. Maka dari itu, klasifikasi untuk makhluk hidup ini merupakan cara yang dilakukan agar bisa mengelompokkan beberapa makhluk hidup berdasarkan ciri tertentu yang dimiliki oleh makhluk tersebut.

Setiap hewan dan tumbuhan juga dilakukan pengelompokan yang sama dengan menggunakan sistem yang disebut dengan klasifikasi. Sebenarnya, klasifikasi ini dilakukan agar mampu mempermudah dalam pengenalan objek yang akan dipelajari.

Maka dari itu, bisa diambil kesimpulan bahwa klasifikasi makhluk hidup ini akan membantu para peneliti untuk mempermudah dalam melakukan penelitian. Sehingga mempercepat dalam melakukan proses penelitian yang berkaitan dengan makhluk hidup.

Urutan Klasifikasi Makhluk Hidup 

Perlu Anda ketahui bahwa dalam sebuah sistem klasifikasi biasanya makhluk hidup akan dikelompokkan dari sebuah kelompok besar yang memiliki ciri-ciri sama. Kemudian kelompok itu dibagi menjadi kelompok kecil dengan ciri-ciri yang sama. Lalu dikelompokkan lagi menjadi kelompok yang jauh lebih kecil dengan memiliki ciri-ciri yang sama.

Biasanya, pengelompokan makhluk hidup atau  klasifikasi makhluk hidup dari kelompok besar menjadi kecil dikenal dengan istilah takson. Untuk mempermudah dalam pengelompokan, maka disusun sebuah sistem pengelompokan.

Adapun sistem pengelompokan dari tingkatan tertinggi hingga tingkatan terendah adalah sebagai berikut:

1. Kingdom Atau Regnum (Kerajaan Atau Dunia)

Tingkatan ini merupakan tingkatan tertinggi dalam sistem klasifikasi. Semua hewan akan dimasukkan dalam kingdom animalia, sedangkan tumbuhan akan dimasukkan dalam kingdom plantae.

2. Filum atau Divisio (Keluarga Besar)

Pada pengelompokan makhluk hidup atau  klasifikasi makhluk hidup dalam kingdom, maka Anda bisa melihat persamaan ciri-cirinya akan dimasukkan ke dalam suatu keluarga besar. Keluarga besar tersebut nantinya akan dimasukkan dalam filum untuk jenis hewan dan divisio untuk bagian tumbuhan.

Secara umum,.penamaan filum pada hewan tidak memiliki akhiran yang khas. Hal ini berbeda dengan penamaan divisio pada tumbuhan yang memiliki akhiran khas, yaitu phyta dan mycota.

3. Kelas

Apabila dalam pengelompokan makhluk hidup pada divisio ataupun filum memiliki ciri-ciri yang sama maka makhluk hidup tersebut akan dimasukkan dalam satu kelas. 

4. Ordo Atau Bangsa 

Secara umum, tumbuhan yang berada pada tingkatan ordo ini biasanya memiliki nama dengan akhiran ales. Hal ini berbeda dengan hewan yang berada di kelompok makhluk hidup atau  klasifikasi makhluk hidup ordo ini, karena tidak memiliki akhiran pada namanya.

5. Famili (Suku atau Keluarga)

Pada pengelompokan family ini merupakan sebuah kelompok yang berkerabat sangat dekat dan memiliki banyak persamaan ciri-ciri. Nama famili pada tumbuhan biasanya diakhiri oleh aceae, sedangkan pada hewan diberi nama akhiran idae. 

6. Genus Atau Marga

Pengelompokan makhluk hidup atau klasifikasi makhluk hidup selanjutnya yaitu genus atau Marga. Biasanya, nama genus hanya terdiri atas 1 kata yang kemudian diambil dari kata apa saja. Bisa dari nama hewan atau bahkan tumbuhan, zat kandungan dan berbagai hal lainnya.

Huruf pertamanya biasanya merupakan huruf kapital yang ditulis dengan huruf miring atau ditulis tegak dengan disertai garis bawah.

7. Species Atau Jenis

Spesies merupakan tingkatan takson yang dianggap paling rendah dan menjadi unit atau satuan dasar dalam pengelompokan. Spesies ini merupakan kelompok makhluk hidup yang bisa melakukan perkawinan antar sesamanya dan bisa menghasilkan keturunan yangl subur.

Perlu Anda ketahui, bahwa dalam menuliskan kata spesies pada pengelompokan makhluk hidup atau klasifikasi makhluk hidup ini sama seperti saat Anda melakukan penulisan dalam genus, hanya saja pada spesies ini terdiri dari 2 kata yaitu kata yang berada di bagian depan atau disebut nama marga atau genus. Sedangkan kata yang kedua merupakan kata yang menunjukkan jenisnya. Biasanya, untuk kata yang kedua ini huruf awalnya tidak menggunakan huruf kapital.

 Jika Anda pernah menemukan dalam sebuah spesies terdapat beberapa makhluk hidup yang memiliki ciri-ciri tertentu atau ciri-ciri khusus, maka mereka disebut sebagai varietas atau ras yang memiliki variasi.

Dalam spesies, variasi tumbuhan disebut dengan varietas, sedangkan variasi dalam spesies hewan disebut dengan ras.

Ketentuan Penamaan

Secara umum, biasanya makhluk hidup akan memiliki nama lokal dari masing-masing daerahnya. Maka dari itu, agar tercipta komunikasi yang lebih mudah antara pihak satu dan yang lainnya, maka setiap makhluk hidup harus memiliki nama yang dikenal di seluruh dunia.

Hal ini dilakukan agar bisa tercipta suatu sistem tata nama yang sederhana, mudah dipahami serta bisa berlaku secara internasional. Karena hal inilah kemudian para ilmuwan memutuskan untuk membuat kesepakatan internasional dengan memanfaatkan metode binomial nomenklatur yang pernah diciptakan oleh Carolus linneus.

Metode binomial nomenklatur dalam klasifikasi makhluk hidup ini merupakan sebuah pemberian nama dengan dua nama atau bahkan disebut dengan tata nama ganda yaitu selalu menggunakan 2 kata nama genus dan nama spesies. Adapun ketentuan dalam penamaan ini adalah sebagai berikut.

1. Kata pertama merupakan nama genus, sedangkan kata kedua merupakan penunjuk jenis.

2. Huruf pertama nama genus akan ditulis dengan huruf kapital, sedangkan huruf pertama pada nama penunjuk maka ditulis dengan huruf kecil.

3. Nama spesies untuk klasifikasi makhluk hidup ini akan menggunakan bahasa Latin atau bahasa yang dilatinkan.

4. Nama spesies akan dicetak miring, di cetak dengan huruf yang berbeda dengan teks lain atau bahkan digarisbawahi.

5. Jika nama tumbuhan terdiri atas 2 kata maka kata kedua dan berikutnya harus digabung atau diberi tanda penghubung.

6. Jika nama hewan tersebut terdiri dari 3 kata dan nama tersebut bukanlah nama spesies melainkan nama spesies atau anak jenis, maka nama takson yang berada di bawah tingkat spesies akan ditulis secara terpisah

7. Nama spesies pada klasifikasi makhluk hidup ini juga akan mencantumkan inisial dari si pemberi nama spesies tersebut.

Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup

Pengelompokan makhluk hidup dianggap memiliki beberapa tujuan yang penting untuk diketahui. Adapun beberapa tujuan pengelompokan makhluk hidup adalah sebagai berikut.

1. Untuk Bisa Mendiskripsikan Jenis Makhluk Hidup

Salah satu tujuan penting dari diadakannya pengelompokan makhluk hidup ini yaitu untuk mendeskripsikan jenis makhluk hidup. Dengan adanya pengelompokan atau klasifikasi ini, maka Anda dan semua orang bisa mendeskripsikan ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup agar bisa membedakannya dengan jenis makhluk hidup yang lain.

2. Untuk Mengelompokkan Makhluk Hidup

Tujuan dari klasifikasi makhluk hidup ini yaitu untuk mengelompokkan makhluk hidup. Hal ini berarti laporan kehidupan bisa melihat persamaan dan ciri-ciri yang dimiliki. Tak bisa dipungkiri bahwa di dunia ini terdapat banyak sekali organisme yang memiliki ciri-ciri khusus dan menjadi pembeda dengan organisme lainnya. Maka dari itu, tujuan klasifikasi ini yaitu mengelompokkan beberapa organisme sesuai dengan ciri-ciri yang mereka miliki.

3. Untuk Mengetahui Persamaan Makhluk Hidup

Tujuan selanjutnya yaitu agar bisa mengetahui hubungan kekerabatan antara makhluk hidup. Hal ini dilakukan dengan cara mengetahui persamaan dan ciri-ciri yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup. Semakin banyak persamaannya,.maka organisme tersebut semakin dekat dengan hubungan kekerabatannya.

4. Untuk Memberi Nama Makhluk Hidup

Seperti yang Anda ketahui bahwa di dunia ini terdapat banyak sekali organisme yang masih belum memiliki nama. Maka dari itu, dilakukannya klasifikasi makhluk hidup agar mampu memberi nama jenis organisme tersebut.

Dengan begitu, maka organisme anonim juga bisa memiliki nama seperti organisme yang lainnya. Selain itu, tujuan dari klasifikasi ini yaitu agar bisa menyederhanakan objek studi. Sehingga mampu mempermudah dalam mempelajarinya. Penyederhanaan ini dilakukan dengan mengelompokkan sesuai dengan ciri-ciri yang dimiliki

Contoh Dari Masing-Masing Klasifikasi Makhluk Hidup

1. Kingdom Atau Regnum (Kerajaan Atau Dunia)

Pada tingkatan ini hanya terdapat kingdom animalia untuk semua hewan dan Kingdom Plantae untuk semua tumbuhan. 

2. Filum atau Divisio (Keluarga Besar)

Contoh dari filum pada klasifikasi makhluk hidup yaitu filum chordata yang merupakan hewan ber notokorda dan hewan yang memiliki tulang belakang. Selain itu, ada juga hewan yang memiliki kaki berbuku-buku dan kutikula yang sangat keras yang dimasukkan dalam filum antropoda.

Untuk tumbuhan yaitu terdapat tumbuhan berbiji yang dimasukkan dalam divisio spermatophyta. Sedangkan jamur terbasidium dimasukkan dalam divisio basidiomycota. 

3. Kelas

Contoh pengelompokan kelas pada hewan yaitu hewan menyusui atau mamalia seperti anjing, Kelinci, kucing, sapi, kerbau dan lain sebagainya. Sedangkan pengelompokan berdasarkan kelas pada tumbuhan ada dua yaitu tumbuhan berbiji berkeping satu dan berkeping dua. Dengan begitu, maka tumbuhan memiliki divisio yaitu spermatophyta. Sedangkan kelasnya yaitu monocotyledoneae dan Dicotyledonae.

4. Ordo Atau Bangsa 

Contohnya pada klasifikasi makhluk hidup berdasarkan ordo, khususnya untuk hewan yaitu ordo carnivora atau bangsa makan daging dan ordo carnivora bangsa pemakan tumbuh-tumbuhan. Sedangkan pada tumbuhan yaitu contohnya kelas dicotyledoneae yang mempunyai ordo graminales atau bangsa rumput rumputan dan rosales atau bangsa mawar-mawaran

5. Famili (Suku atau Keluarga)

Contohnya pada famili hewan yaitu  Canidae atau keluarga anjing dan Falidae  atau keluarga kucing. Sedangkan pada tumbuhan yaitu solanaceae atau keluarga kentang dan Rosaceae atau keluarga mawar

6. Genus Atau Marga

Contoh marga pada hewan yaitu canis atau marga anjing dan taenia atau marga cacing dan lain sebagainya. Sedangkan pada tumbuhan yaitu Rosa atau marga mawar dan annona atau marga sirsak dan srikaya.

7. Species Atau Jenis

Contohnya pada hewan yaitu Contohnya: Canis familaris atau anjing. Sedangkan pada tumbuhan yaitu Rosa gallica atau mawar.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai urutan klasifikasi makhluk hidup, mulai dari definisi, tingkatan, tujuan hingga contoh dari masing-masing tingkatan dalam klasifikasi atau pengelompokan makhluk hidup. Sejatinya, klasifikasi ini dilakukan untuk mempermudah dalam mempelajari makhluk hidup.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta