146 Daftar Kode Plat Nomor Belakang di Indonesia Berdasarkan Daerahnya, Lengkap dengan Arti dan Fungsinya

Kode Plat Nomor Belakang di Indonesia Berdasarkan Daerahnya, Lengkap dengan Arti dan Fungsinya – Kode plat nomor belakang yang setiap hari kamu lihat atau bahkan menggunakannya ternyata memiliki arti.

Tidak ditulis secara asal mengikuti urutan tertentu. Namun nopol tersebut merupakan identitas.

Baik membeli baru atau bekas, setiap kendaraan bermotor dilengkapi dengan nopol atau TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

Ini memudahkan saat identifikasi pemilik serta keperluan pembayaran pajak.

Dikeluarkan secara resmi berhubungan dengan kepolisian dan kantor pajak. Memiliki urutan berdasarkan kategori tertentu. Untuk nomor kendaraan umumnya acak, kecuali jika kamu menginginkan nomor khusus. 

Maka bisa mengajukan langsung kepada instansi yang berwenang. Tentu dengan beberapa persyaratan termasuk beban biaya sebab tidak standar sesuai yang dikeluarkan.

Dimana setiap kode plat nomor belakang memiliki maksud tertentu.

Fungsi Kode Plat Nomor Kendaraan Bermotor

cintamobil.com

Fungsi utama tulisan kode plat kendaraan adalah sebagai identitas. Kamu tentu belum menemukan nopol sama untuk kendaraan berbeda bukan? Ini merupakan fungsi dari nopol kendaraan.

Masing-masing berbeda supaya bisa diidentifikasi siapa pemiliknya. Contoh, kamu parkir di mall, kemudian terdapat nopol motor sama seperti yang kamu gunakan, tentu menjadi tanda tanya. Bisa jadi merupakan duplikasi.

Jika sampai terjadi hal demikian, bisa saja dikaitkan dengan tindak kejahatan. Kombinasi nopol sangat beragam dan jumlah kode plat nomor belakang sangat banyak. Sehingga tidak akan habis untuk digunakan dari tahun ke tahun.

Identitas pemilik berkaitan dengan pajak. Saat kamu membayar pajak kendaraan bermotor salah satu syaratnya adalah membawa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Setiap tahun dokumen ini akan diganti.

Setelah pajak dibayar lunas, maka kamu akan mendapat STNK baru yang masa berlakunya 1 tahun. Jadi jika tidak membawa dokumen asli, tidak dapat dilayani sebab STNK tersebut harus diganti.

Bahkan untuk TNKB sendiri berlaku 5 tahun. Setiap 5 tahun sekali plat kamu harus diganti untuk memperbarui masa berlakunya. Namun tanpa mengganti kode plat nomor belakang. 

Huruf dan angka plat nomor menjadi acuan ketika melacak suatu tindak kejahatan. Saat ini semakin marak pelaku begal. Dengan berbekal identitas kendaraan yang dicuri atau dibegal maka semakin mudah menemukan pelaku sekaligus barang curian tersebut.

Peraturan Penulisan Huruf dan Angka Plat Nomor 

Fungsinya sebagai identitas penting, maka penulisannya berdasarkan peraturan perundang-undangan. Masing-masing Negara memiliki peraturan dan format berbeda. Jika diperhatikan pola penulisannya sama.

Paling depan atau sebelah kiri berupa huruf abjad bisa satu atau dua tergantung asal daerah. Tengah merupakan angka kemudian paling belakang huruf abjad kembali. Kode plat nomor belakang bisa terdiri dari dua atau tiga buah.

Kemudian di bagian bawah nopol adalah masa berlaku. Di Indonesia masa berlaku TNKB adalah 5 tahun. Dari informasi masa berlaku tersebut bisa diketahui apakah pemilik sudah membayar pajak kendaraannya atau belum. 

Selain format urutan huruf dan angka, peraturan perundang-undangan juga mengatur penggunaan font. Style penulisan sudah standar, bisa diganti namun tidak boleh berlebihan hingga menyulitkan saat dibaca.

Model kode plat nomor yang digunakan harus resmi. Artinya tidak mengandung karakter alay meski merupakan hasil modifikasi. Jika aturan penulisan ini dilanggar konsekuensinya kamu bisa kena tilang saat berkendara di jalanan.

Pada beberapa kendaraan sering ditulis karakter lain diluar nomor dan masa berlaku. Sebenarnya tidak diijinkan meski masih banyak yang melanggar. Namun prinsipnya selama sesuai dengan STNK dan BPKB serta jelas terbaca masih dapat diterima.

Lalu bagaimana dengan nomor-nomor cantik yang sering ada di kendaraan mewah? Memang banyak ditemui, namun itu sudah berijin. Kamu juga bisa mengajukan kepemilikan plat nomor belakang cantik dengan persyaratan tertentu.

Arti dari Kode Plat Nomor Belakang Daerah Jawa Tengah dan DIY

Kode plat nomor bagian belakang kendaraan bermotor yang beredar di Indonesia memiliki arti penting. Sebagai pemilik dan pemakai kamu wajib memahaminya. Arti secara umum adalah menunjukkan daerah secara lebih khusus.

Jika hanya membaca dari kode awal, maka cakupannya bisa sangat luas. Contoh AD yang merupakan plat nomor untuk Jawa Tengah khususnya Surakarta dan sekitarnya. Namun bukan hanya untuk Surakarta.

Plat AD mencakup wilayah Sragen, Surakarta, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Wonogiri, Sukoharjo. Beberapa kabupaten di sekitar Surakarta menggunakan kode tersebut. Kurang spesifik jika hanya melihat bagian depan.

Kode plat nomor belakang sebagai penegas wilayah pastinya. Contoh AD 1234 ABG, G merupakan kode wilayah yang menunjukkan Kabupaten Wonogiri. Secara spesifik berikut penulisan untuk daerah Jateng dan DIY.

  1. Semarang H-*A/*F/**G/*H/*P/*Q/*R/*S/**W/*X/*Y/*Z.
  2. Kabupaten Semarang, H-**C/*I/*L/*V.
  3. Kabupaten Kendal, H-**D/*M/*U.
  4. Kota Salatiga, H-*B/*K/*O/*T.
  5. Demak, H-*E/*J/*N.
  6. Kota Pekalongan, G-*A/*H/*S.
  7. Kabupaten Pekalongan, G-*B/*K/*O/*T.
  8. Batang, G-*C/*L/*V/*X.
  9. Pemalang, G-*D/*I/*M/*W.
  10. Kota Tegal, G-*E/*N/*Y.
  11. Kabupaten Tegal, G-*F/*P/*Q*Z.
  12. Brebes, G-**G/*J/*R/*U.
  13. Pati, K-*A/*G/*H/*S/*U.
  14. Kudus, K-*B/*K/*O/*R/*T.
  15. Jepara, K-**C/*L/*Q/*V.
  16. Grobogan, K-**F/*J/*P/*Z.
  17. Blora, K-*E/*N/*X/*Y.
  18. Rembang, K-*D/*I/*M/*W.
  19. Banyumas,R-*A/*E/*G/*H/*J/*S/*X.
  20. Cilacap, R-*B/*F/*K/*N/*P/*R/*T.
  21. Purbalingga, R-*C/*L/*Q/*U/*V/*Z. 
  22. Banjarnegara, R-*D/*I/*M/*O/*W/*Y.
  23. Kota Magelang, AA-*A/*H/*S/*U.
  24. Magelang, AA-*B/*G/*K/*O/*T.
  25. Purworejo, AA-*C/*L/*Q/*V.
  26. Kebumen, AA-*D/*J/*M/*W.
  27. Temanggung, AA-*E/*N/*Y.
  28. Wonosobo, AA-*F/*P/*Z.
  29. Kota Yogyakarta, AB-*A/*F/*H/*I/*S.
  30. Bantul, AB-*B/*G/*J/*K/*T.
  31. Kulon Progo, AB-*C/*L/*P/*V.
  32. Gunung Kidul, AB – *D/*M/*W.
  33. Sleman, AB-*E/*N/*Q/*U/*Y/*Z.
  34. Kota Surakarta, AD-**A/*H/*S/*U. 
  35. Sukoharjo, AD-**B/*K/*O/*T.
  36. Klaten, AD-**C/*L/*J/*Q/*V.
  37. Boyolali, AD-**D/*M/*W.
  38. Sragen, AD-**E/*N/*Y.
  39. Karanganyar, AD-**F/*P/*Z.
  40. Wonogiri, AD-**G/*I/*R.

Penulisan Angka Plat Nomor Kendaraan Wilayah Jawa Barat dan DKI

Kode plat nomor belakang memuat informasi wilayah yang lebih spesifik. Berlaku untuk semua wilayah, kota madya atau kabupaten.

Jika sebelumnya sudah dijelaskan kode spesifik untuk wilayah Jateng dan DIY berikut untuk Jabar dan DKI.

  1. Kota Serang, A-A*/B*/C*/D*.
  2. Serang, A-E*/F*/G*/H*/I*.
  3. Pandeglang, A-J*/K*/L*/M*/N*.
  4. Kota Cilegon, A-O*/U*.
  5. Lebak, A-P*/R*/S*/T*.
  6. Tangerang, A-V*/W*/X*/Y*/Z*.
  7. Kota Administrasi Jakarta Barat, B-B**.
  8. Tangerang, B-C**/V**.
  9. Depok, B-E**/Z**.
  10. Bekasi, B-F**.
  11. Tangerang, B-G**/N**.
  12. Bekasi, B-K**.
  13. Kota Administrasi Jakarta Pusat, B-P**.
  14. Kota Administrasi Jakarta Selatan, B-S**.
  15. Kota Administrasi Jakarta Timur, B-T**.
  16. Kota Administrasi Jakarta Utara, B-U**.
  17. Tangerang Selatan, B-W**.
  18. Kota Bandung, D-A**/B*/C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/R*.
  19. Cimahi, D-S**/T*.
  20. Bandung Barat, D-U**/X**/Z**. 
  21. Bandung, D-V**/W*/Y**.
  22. Kota Cirebon, E-A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*.
  23. Cirebon, E-H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*.
  24. Indramayu, E-P**/Q*/R*/S*/T*.
  25. Majalengka, E-U*/V*/W*/X*.
  26. Kuningan, E – Y**/Z*.
  27. Kota Bogor, F-A*/B*/C*/D*/E*.
  28. Bogor, F-F**/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/R*.
  29. Sukabumi, F-Q*/U**/V*.
  30. Sukabumi, F-S*/T*.
  31. Kabupaten Cianjur, F-W*/X*/Y*/Z*.
  32. Purwakarta, T-A*/B*/C*.
  33. Karawang, T-D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*.
  34. Beberapa Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Subang, T-T*/U*/V*/W*/X*/Y*/Z*.
  35. Sumedang, Z-A*/B*/C*.
  36. Garut, Z-D**/E*/F*/G*.
  37. Kota Tasikmalaya, Z-H*/I*/J*.
  38. Tasikmalaya, Z-K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*.
  39. Ciamis, Z-T*/U*/V*.
  40. Pangandaran, Z-W*.
  41. Kota Banjar, Z-X*/Y*/Z*.

Penulisan dan Arti Kode Plat Nomor Belakang Jawa Timur

Kode plat nomor bagian belakang untuk area Jawa Timur masih mengikuti kaidah penulisan yang sama.

Fungsinya sama yaitu menegaskan wilayah secara spesifik yang umumnya berupa kabupaten atau kota kabupaten. Berikut daftarnya untuk area Jatim.

  1. Kota Surabaya, berhubung areanya sangat luas maka setiap kendaraan dengan awalan nomor “L” berasal dari Surabaya.
  2. Kabupaten Pamekasan, M-A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*.
  3. Bangkalan, M-H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*.
  4. Sampang, M-O*/P*/Q*/R*/S*/T*.
  5. Sumenep, M-U*/V*/W*/X*/Y*/Z*.
  6. Kota Malang, N-A**/B*/C*/E**. 
  7. Malang, N-D**/F*/G*/H*/I*/J*.
  8. Kota Batu, N-K**/L*.
  9. Probolinggo, N-M**/N*/P*.
  10. Kota Probolinggo, N-Q**/R*/S*.
  11. Pasuruan, N-O*/T**/W*.
  12. Kota Pasuruan, N-V**/X*.
  13. Lumajang, N-U**/Y*/Z*.
  14. Kabupaten Bondowoso, P-A*/B*/C*/D*.
  15. Situbondo, P-E*/F*/G*/H*/I*/J*.
  16. Jember, P-K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*/T*.
  17. Banyuwangi, P-U*/V*/W*/X*/Y*/Z*.
  18. Kabupaten Bojonegoro, S-A*/B*/C*/D*.
  19. Tuban, S-E*/F*/G*/H*.
  20. Lamongan, S-I*/J*/K*/L*.
  21. Mojokerto, S-M*/N*/O*/P*/Q*/R*.
  22. Kota Mojokerto, S-S*/T*/U*/V*.
  23. Jombang, S-W*/X*/Y*/Z*.
  24. Kabupaten Gresik, W-A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*.
  25. Sidoarjo, W-N*/O*/P*/Q*/R*/S*/T*/U*/V*/W*/X*/Y*/Z*.
  26. Kota Madiun, AE-A*/B*/C*. 
  27. Madiun, AE-D*/E*/F*/G*.
  28. Ngawi, AE-H*/I*/J*/K*/L*.
  29. Magetan, AE-M*/N*/O*/P*/Q*/R*.
  30. Ponorogo, AE-S*/T*/U*/V*.
  31. Pacitan, AE-W*/X*/Y*/Z*.
  32. Kota Kediri, AG-A**/B*/C*.
  33. Kediri, AG-D**/E*/F*/G*/H*/J*.
  34. Kabupaten Blitar, AG-I*/K**/L*/M*/N*.
  35. Tulungagung, AG-O*/R**/S*/T*.
  36. Kota Blitar, AG-P**/Q*.
  37. Nganjuk, AG-U**/V*/W*/X*.
  38. Trenggalek, AG-Y**/Z*.

Kode Plat Nomor Belakang untuk Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur

Wilayah luar Pulau Jawa juga memiliki aturan penulisan kode plat nomor belakang sama. Berikut kode untuk wilayah Pulau Bali, NTB dan NTT.

  1. Kota Denpasar, DK-A**/B*/C*/D*/E*/I*/Q*/X*.
  2. Badung, DK-F**/J*/O*.
  3. Tabanan, DK-G**/H*.
  4. Gianyar, DK-K**/L*.
  5. Klungkung, DK-M**/N*.
  6. Bangli, DK-P**/R*.
  7. Karangasem, DK-S**/T*.
  8. Buleleng, DK-U**/V*.
  9. Jembrana, DK-W**/Z*.
  10. Kota Mataram, DR-A*/B*/C*/D*/E*.
  11. Lombok Barat, DR-H*/J*/K*.
  12. Lombok Timur, DR-L*.
  13. Lombok Tengah, DR-S*.
  14. Kabupaten Sumbawa, EA-A*.
  15. Sumbawa Barat, EA-H*.
  16. Dompu, EA-R*.
  17. Kota Bima, EA-S*.
  18. Bima, EA-X*/Y*.
  19. Kabupaten Ende, EB-A*.
  20. Sikka, EB-B*.
  21. Ngada, EB-C*.
  22. Flores Timur, EB-D*.
  23. Manggarai Barat, EB-E*.
  24. Lembata, EB-F*.
  25. Kabupaten Manggarai, EB-G*.
  26. Kabupaten Sumba Barat, ED-A*.
  27. Kabupaten Sumba Timur, ED-B*.

Fungsi Kode Plat Nomor Belakang Berdasarkan Daerah

Wilayah Indonesia lain seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan sebagainya juga memiliki kode plat nomor belakang dengan cara penulisan serupa.

Intinya dua atau tiga huruf paling belakang menunjukkan Kabupaten dan wilayah lebih spesifik di bawahnya.

Hal ini tentu memudahkan saat melacak identitas pemilik kendaraan bermotor. Bisa langsung merunut hingga alamat tepatnya. Jika terjadi tindak kejahatan mudah bagi polisi menangkap pelaku.

Begitu juga saat terjadi pencurian kendaraan mobil maupun motor. Dari huruf depan dan abjad plat nomor belakang bisa diketahui semua rekam informasi.

Bahkan ketika sudah dilakukan proses jual beli, mutasi, balik nama dan sebagainya.

Huruf belakang plat nomor suatu kendaraan bisa dijadikan sumber informasi asal seseorang. Bisa saja suatu saat kamu membutuhkan identitas sebenarnya dari teman baru atau orang yang dikenal. 

Selain menunjukkan daerah, huruf-huruf tersebut juga menjadi penanda jabatan pemilik di pemerintahan.

Contoh, RFS yang umumnya digunakan untuk anggota atau pejabat sipil. RFP khusus untuk anggota atau petinggi Kepolisian dan Intelijen.

Kemudian RFU digunakan untuk plat mobil pejabat TNI angkatan darat. Serta RFD yang khusus digunakan oleh Kepolisian dan TNI.

Bagi pejabat-pejabat tersebut plat belakang dapat digunakan untuk meminta pengawalan sehingga mendapat prioritas di jalanan.

Namun untuk masyarakat umum seperti yang dicontohkan pada beberapa daftar sebelumnya tidak berlaku demikian. Tidak ada hak prioritas dan digunakan secara umum saja.

Kecuali untuk komunitas kendaraan bermotor yang meminta secara khusus untuk pengawalan.

Pada beberapa format terbaru, huruf di belakang menunjukkan jenis kendaraan.

Seperti A untuk sedan, D: truk, F: Minibus, City car dan sebagainya. Jadi kode plat nomor belakang sarat dengan informasi yang berguna sebab menunjukkan identitas secara detail. 


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah