7+ Contoh Teks Deskripsi tentang Lingkungan Sekolah Pendek
Contoh teks deskripsi tentang lingkungan sekolah dapat membantu untuk menggambarkan seperti apa suasana sekolah secara tertulis dengan baik.
Penjelasan tentang Paragraf Deskriptif
Sudah banyak contoh didapatkan, sekarang mari bahas lebih jauh apa sebenarnya paragraf deskriptif itu? Jawabannya bisa kamu lihat dari pembahasan di bawah ini!
Sesuai dengan namanya, paragraf deskriptif adalah teks yang menggambarkan suatu objek secara detail hingga ke hal terkecilnya.
Melalui berbagai contoh teks deskripsi tentang lingkungan sekolah di atas, pasti kamu dapat membayangkan benda-benda tersebut.
Fungsi dari kalimat-kalimat deskriptif mengenai suatu objek itu memberikan gambaran jelas kepada pembaca tanpa harus melihat bendanya langsung.
Semakin jelas kalimatnya maka semakin sama persepsi masing-masing pembaca saat memahami objek.
Terdapat tiga karakteristik kalimat deskriptif, di antaranya:
- Memberikan gambaran terhadap suatu objek
- Penggambaran dibuat sejelas mungkin dengan melibatkan panca indera secara tekstual
- Membangun kalimat yang membuat pembaca dapat masuk ke dalam setiap makna tertulisnya
Struktur deskriptif terbagi menjadi dua, yakni struktur umum dan struktur bagian. Untuk struktur umum berisi informasi singkat yang sifatnya umum sekali.
Misal, hendak membuat penjelasan tentang Suku Dayak, maka struktur umumnya adalah, “Suku Dayak adalah suku di Kalimantan”. Selesai sampai sana dinamakan struktur umum.
Nantinya, contoh teks deskripsi tentang lingkungan sekolah setelah penjelasan di atas dinamakan sebagai struktur bagian.
Artinya, struktur bagian ini merupakan penjelasan lebih detail dan lebih jauh dari sekadar penjelasan di struktur umum tadi.
Jenis-jenis Paragraf Deskriptif yang Perlu Kamu Ketahui
Sebelum mempelajari materi secara formal di kelas, Mamikos akan mengajak kamu memahami apa saja jenis-jenis paragraf deskriptif dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Terdapat lima jenis, di antaranya akan Mamikos ulas dalam pembahasan berikut!
1. Subjektif
Teks subjektif berisi contoh teks deskripsi tentang lingkungan sekolah dalam pandangan subjektif. Isinya bisa berupa pendapat, namun kamu tidak boleh mengabaikan fakta terkait objek tersebut.
Misal, kamu sedang mendeskripsikan ruang kelasmu, kemudian menambahkan kalimat, “Ruangannya sangat nyaman, indah, dan bagus”. Maka kalimat tersebut disebut sebagai pandangan subjektif.
2. Objektif
Objektif lebih ke fakta dan penggambaran umum terkait suatu objek. Misal, dalam hal ini kamu mendeskripsikan tempat sampah dengan pilihan kalimat berikut!
Tempat sampah di sekolah kami ada 14, 12 diantaranya di halaman masing-masing kelas dengan pembagian organik dan anorganik. Satu di depan ruang guru, dan satu lagi dekat pos satpam di gerbang sekolah.
Isi paragraf merupakan fakta yang tidak bisa dibantah. Berbeda dengan subjektif yang isinya pendapat pribadi.
3. Spasial
Spasial adalah paragraf yang berisi tentang detail sebuah ruangan saja. Biasanya text spasial ini digunakan untuk menanggapi text deskriptif ketika seseorang menanyakan arah.
Misal, ada seseorang menanyakan nama jalan, maka penjelasannya cukup sampai jalan itu saja.
4. Eksplanatori
Berikutnya jenis contoh teks deskripsi tentang lingkungan sekolah adalah eksplanatori.
Eksplanatori ini mendeskripsikan apa yang dirasakan oleh mayoritas pembaca. Sehingga, meskipun bentuknya deskripsi perasaan, namun semua orang mengamini hal tersebut.
5. Sugestif
Terakhir, jenis paragraf deskriptif yang akan kamu pelajari saat di bangku SMP adalah sugestif.
Sesuai namanya, sugestif mengarah ke tindakan setelah membaca habis tulisan. Artinya, setelah diberikan gambaran objek, kamu diarahkan untuk menggunakan objek itu.
Berbagai jenis-jenis paragraf deskriptif di atas dapat menjadi gambaran jelas ketika guru meminta kamu membuatkan contoh berdasarkan jenis-jenisnya.
Pastikan untuk tidak memasukkan pandangan subjektif ketika membuat teks objektif.
Pastikan juga membuat contoh teks deskripsi tentang lingkungan sekolah spasial secara detail sesuai yang diminta.
Kamu akan mempelajarinya di bangku SMP, namun menulis narasi dengan baik akan menjadi bekal untuk ke jenjang pendidikan berikutnya.
Ciri-ciri yang Harus Kamu Ketahui
Materi Bahasa Indonesia kaya akan pelajaran, mulai dari pelajaran berbicara sampai dengan menulis.
Untuk materi paragraf deskriptif sendiri tidak bisa dikerjakan dengan sembarangan. Ketika mempelajarinya, kamu akan mempelajari beberapa ciri, diantaranya:
- Isi kalimat deskriptif mengenai penggambaran jelas sebuah objek, bisa mengenai tempat, benda mati, hewan, dan juga sebuah penyakit
- Untuk mengajak pembaca memahami penjelasan tertulis dengan tepat, penulis akan memberikan contoh teks deskripsi tentang lingkungan sekolah yang melibatkan seluruh panca indera. Misal, seolah kamu melihat, memegang, dan sebagainya
- Berisi tentang penjabaran ciri-ciri fisik suatu benda dengan detail, Misal, mendeskripsikan lumba-lumba dari moncong sampai ekor dengan jelas
- Membuat kalimat sejelas mungkin untuk membuat pembaca tertarik ke dalam tekstualnya. Hal ini membuat pembaca masuk langsung dan terlibat dalam penjelasan.
- Penjelasan mengenai objek mesti dijabarkan sedetail mungkin, bahkan ke warnanya. Misal, “Warna kursi kelas kami coklat sawo matang”.
- Berisi frasa yang menggambarkan kata benda, misal “Mentimun adalah sayuran berwarna hijau yang digunakan sebagai lalap pecel lele”.
- Bisa juga menggambarkan kata sifat dari suatu objek, misal “Andi rajin sekali sekolah karena tidak pernah terlambat atau izin sakit selama satu tahun ini”.
- Untuk beberapa bagian, kamu bisa melibatkan perasaan dalam menulis contoh teks deskripsi tentang lingkungan sekolah, misalnya “Saya senang bersekolah di sini”.
- Mengandung keterangan tempat pada akhir kalimat, seperti “Hari Senin dilaksanakan upacara bendera di lapangan”. Di lapangan adalah keterangan tempatnya.
- Bisa juga menggunakan metafora untuk mempercantik kalimat, contohnya “Kulitnya cantik seperti matahari terbenam di sore hari”, tentu untuk hal ini berisi tanggapan subjektif penulis.
Halaman:

