6 Macam Beasiswa Perguruan Tinggi Negeri dan Cara Mendapatkannya
Kuliah gratis di PTN bukan hal mustahil. Kenali macam beasiswa perguruan tinggi negeri dan cara mendapatkannya, lengkap dengan tips agar peluang lolos semakin besar.
- Ada berbagai jenis beasiswa untuk kuliah di PTN: dari pemerintah (KIP Kuliah, LPDP, Beasiswa Unggulan), beasiswa prestasi akademik (PPA, BBM, beasiswa internal kampus), non‑akademik (tahfidz, atlet, seni), afirmasi/3T, beasiswa swasta (Djarum, Tanoto, GenBI, Pertamina, Astra) hingga beasiswa ikatan dinas yang menjamin pekerjaan setelah lulus.
- Manfaat dan syarat berbeda‑beda: beberapa beasiswa menanggung penuh UKT + uang saku, buku, atau asrama; syarat umum meliputi bukti ekonomi (DTKS/KKS) atau IPK/sertifikat prestasi, skor bahasa, dokumen administrasi, seleksi dan wawancara; ikatan dinas biasanya berbalas kewajiban kerja setelah lulus.
- Pilih program yang sesuai dengan kondisi dan potensimu, siapkan dokumen pendukung (rapor/IPK, sertifikat, essay, rekomendasi, skor bahasa), dan cek situs resmi penyedia beasiswa untuk informasi pendaftaran dan persyaratan terkini.
Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) adalah impian semua pelajar di Indonesia. Namun, sayangnya biaya pendidikan yang terus meningkat sering kali menjadi kendala utama bagi sebagian calon mahasiswa.Â
Karena itu, Mamikos ingin membagikan informasi tentang berbagai macam beasiswa perguruan tinggi negeri dan cara mendapatkannya. Harapannya para pelajar bisa tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya.Â
Saat ini, tersedia berbagai program beasiswa dari pemerintah, kampus, hingga pihak swasta yang bisa dimanfaatkan. Yuk simak beasiswa mana yang cocok untukmu! 🧑‍🎓
Daftar Isi
Bagaimana Caranya Agar Bisa Kuliah Gratis?

Kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri bukan hal yang mustahil, selama kamu memahami jalur yang tepat untuk mencapainya.Â
Salah satu cara paling umum adalah dengan memanfaatkan program beasiswa. Beasiswa perguruan tinggi negeri merupakan bantuan biaya pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa berdasarkan kriteria tertentu, seperti prestasi akademik, kondisi ekonomi, maupun bakat di bidang tertentu.
Melalui beasiswa, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembebasan biaya kuliah atau UKT, tetapi juga bisa memperoleh berbagai fasilitas tambahan. Beberapa program bahkan memberikan uang saku bulanan, bantuan buku, hingga tempat tinggal.Â
Keberadaan beasiswa juga memiliki tujuan yang lebih luas, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Pemerintah, kampus, maupun lembaga swasta berlomba-lomba menyediakan program beasiswa untuk mendukung pendidikan generasi muda agar lebih kompetitif di masa depan.
6 Macam Beasiswa Perguruan Tinggi Negeri dan Cara Mendapatkannya yang Wajib Kamu Tahu
Setiap beasiswa memiliki kriteria, manfaat, dan target penerima yang berbeda. Berikut ini adalah macam beasiswa perguruan tinggi negeri dan cara mendapatkannya yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Beasiswa PemerintahÂ
Beasiswa pemerintah merupakan program bantuan pendidikan yang disediakan langsung oleh negara untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.Â
Jenis beasiswa ini umumnya menawarkan pendanaan penuh, sehingga sangat diminati oleh calon mahasiswa PTN. Berikut beberapa contoh utamanya:
a. KIP Kuliah
KIP Kuliah adalah beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang mencakup biaya kuliah (UKT) dan uang saku bulanan. Untuk mendapatkan beasiswa ini, kamu harus berasal dari keluarga kurang mampu (terdaftar DTKS/KKS), lulus seleksi PTN, dan memiliki potensi akademik.
b. LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)
Program beasiswa dari Kementerian Keuangan untuk jenjang S2 dan S3, baik di dalam maupun luar negeri, dengan cakupan biaya penuh. Untuk dapat lolos, kamu wajib memiliki IPK minimal (±3,0), skor bahasa (IELTS/TOEFL), surat rekomendasi, serta rencana studi yang jelas.
c. Beasiswa Unggulan
Beasiswa dari Kemendikbud bagi individu berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
Syaratnya perlu memiliki prestasi akademik/non-akademik, IPK atau nilai rapor baik, serta dokumen pendukung seperti sertifikat dan essay.
2. Beasiswa Prestasi Akademik
Beasiswa prestasi akademik diberikan kepada mahasiswa dengan capaian nilai yang tinggi sebagai bentuk apresiasi atas kinerja akademiknya. Program ini umumnya berasal dari pemerintah maupun perguruan tinggi dan cukup banyak tersedia di PTN.
Beberapa contoh beasiswa prestasi akademik yang dikenal di Indonesia antara lain:
a. Beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik):
Program dari pemerintah untuk mahasiswa dengan IPK tinggi dan biasanya diberikan per semester dalam bentuk bantuan biaya pendidikan.
b. Beasiswa BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa):
Meski juga mempertimbangkan ekonomi, beasiswa ini tetap mensyaratkan prestasi akademik sebagai indikator utama.
c. Beasiswa Prestasi Internal Kampus:
Banyak PTN menyediakan beasiswa khusus bagi mahasiswa dengan IPK tertinggi di fakultas atau program studi.
Syarat umum untuk mendapatkan beasiswa ini adalah:Â
- Memiliki IPK tinggi (umumnya ≥3,00–3,50 tergantung program)
- Tidak sedang menerima beasiswa lain (untuk beberapa program)
- Aktif sebagai mahasiswa PTN
- Memenuhi seleksi administrasi dari kampus atau instansi terkait
Beasiswa ini cocok untuk kamu yang konsisten berprestasi di bidang akademik dan ingin mendapatkan bantuan biaya kuliah.
3. Beasiswa Non-Akademik
Tidak hanya prestasi akademik, kemampuan di bidang lain juga bisa menjadi jalan untuk mendapatkan beasiswa. Beasiswa non-akademik ini diberikan kepada mahasiswa yang memiliki bakat atau prestasi di bidang olahraga, seni, maupun kepemimpinan.Â
Beberapa contoh beasiswa non-akademik antara lain:
a. Beasiswa Tahfidz Al-Qur’anÂ
Beasiswa ini banyak diberikan oleh PTN seperti UGM, UNPAD, UNS, dll kepada kepada mahasiswa penghafal Al-Qur’an dengan jumlah hafalan tertentu (biasanya minimal 5– hingga 30 juz).
b. Beasiswa Atlet
Tersedia beasiswa yang diberikan PTN bagi atlet berprestasi tingkat daerah hingga nasional.
c. Beasiswa Seni dan Budaya (program kampus & Kemendikbud)
Cocok jika kamu memiliki prestasi di bidang seni seperti tari, musik, atau teater.
d. Beasiswa Bank Indonesia (GenBI)
Selain akademik, program ini juga menilai keaktifan organisasi, leadership, dan kontribusi sosial mahasiswa.
Untuk mendapatkan beasiswa non akademik, syarat umumnya adalah:Â
- Memiliki sertifikat prestasi (olahraga, seni, atau organisasi)
- Aktif dalam kegiatan terkait
- Lulus seleksi administrasi dan wawancara
- Memenuhi standar akademik minimum
Beasiswa ini cocok bagi kamu yang memiliki keunggulan di luar akademik dan ingin memanfaatkannya sebagai peluang untuk kuliah gratis atau mendapatkan bantuan biaya di perguruan tinggi negeri.
4. Beasiswa Afirmasi (Kurang Mampu/Daerah 3T)
Beasiswa afirmasi merupakan program yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu atau berasal dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).Â
Beberapa contoh beasiswa afirmasi yang valid di Indonesia antara lain:
a. KIP Kuliah
Program dari pemerintah yang memberikan pembiayaan penuh, termasuk UKT dan uang saku, bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
b. Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik)
Ditujukan untuk lulusan SMA/sederajat dari wilayah 3T, Papua, dan daerah khusus lainnya agar bisa melanjutkan kuliah di PTN.
c. Beasiswa Indonesia Bangkit (Kemenag)
Menyasar mahasiswa dari latar belakang tertentu, termasuk santri, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi dan potensi akademik.
Beasiswa afirmasi ini bisa membuka peluang besar bagi pelajar dari wilayah terpencil siapa saja untuk kuliah di perguruan tinggi negeri tanpa terkendala biaya.
5. Beasiswa Swasta (Perusahaan & Yayasan)
Banyak calon mahasiswa yang mengincar beasiswa swasta, karena selain memberikan bantuan finansial, juga membuka peluang pengembangan diri dan jaringan profesional.Â
Program ini umumnya diselenggarakan oleh perusahaan besar maupun yayasan pendidikan dengan tujuan mencetak talenta unggul.
Berikut beberapa contoh beasiswa swasta dan banyak diminati:
a. Djarum Beasiswa Plus
Program dari Djarum Foundation ini ditujukan untuk mahasiswa S1 di berbagai PTN. Selain mendapatkan bantuan dana selama satu tahun, penerima juga mengikuti program nation building yang mencakup pelatihan kepemimpinan, karakter, hingga soft skill. Beasiswa ini dikenal cukup kompetitif karena fokus pada pengembangan pribadi secara menyeluruh.
b. Tanoto Foundation Scholarship (TELADAN Program)
Beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan biaya kuliah, tetapi juga pembinaan intensif melalui program kepemimpinan. Penerima akan mendapatkan mentoring, pelatihan rutin, serta kesempatan membangun proyek sosial. Program ini bertujuan mencetak calon pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
c. Beasiswa Bank Indonesia (GenBI)
Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa aktif di PTN dengan prestasi akademik dan aktif dalam organisasi. Selain bantuan dana, kamu akan tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI), yang fokus pada kegiatan sosial, edukasi, dan pengembangan karakter.Â
d. Beasiswa Pertamina Foundation (Sobat Bumi)
Program ini menyasar mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Selain bantuan biaya pendidikan, penerima juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan proyek berbasis lingkungan. Beasiswa ini cocok jika kamu tertarik dan ingin berkontribusi dalam isu energi dan lingkungan.
e. Beasiswa Astra (Astra1st / SATU Indonesia)
Astra menyediakan berbagai program beasiswa yang tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga pelatihan kepemimpinan dan kesempatan terlibat dalam proyek sosial.Â
Program ini berfokus untuk mencetak pemuda yang memiliki inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
6. Beasiswa Ikatan Dinas / Program Khusus
Beasiswa ikatan dinas merupakan program yang tidak hanya memberikan pendidikan gratis, tetapi juga menjamin pekerjaan setelah lulus.Â
Berikut ini dua macam beasiswa perguruan tinggi negeri dan cara mendapatkannya yang khusus diselenggarakan oleh instansi pemerintah atau lembaga tertentu yang membutuhkan tenaga profesional di bidang spesifik. Contohnya:Â
a. Beasiswa dari BUMN atau instansi tertentu
Beberapa BUMN menyediakan program pendidikan berbasis kerja sama industri yang membuka peluang karier setelah lulus. Contohnya:
- STT PLN (Sekolah Tinggi Teknik PLN) → bekerja di sektor kelistrikan PLN
- Politeknik Energi dan Mineral (ESDM/Pertamina) → fokus pada industri migas dan energi
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia (KAI) → berkarier di industri transportasi kereta api
b. Program khusus kementerian/lembaga (Sekolah Kedinasan)
Beberapa contohnya:
- PKN STAN (Kemenkeu)Â
- IPDN (Kemendagri)Â
- Polstat STIS (BPS)Â
- STMKG (BMKG)Â
- STIN (BIN)Â
- Poltekim & Poltekip (Kemenkumham)Â
Program ini dibiayai penuh oleh negara dan lulusannya umumnya langsung bekerja sebagai ASN di instansi terkait.Â
Keunggulan utama dari beasiswa ini adalah adanya kepastian karier setelah lulus. Namun, biasanya terdapat ikatan dinas yang mengharuskan penerima beasiswa bekerja dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian.
Simpulan
Ada banyak macam beasiswa perguruan tinggi negeri dan cara mendapatkannya yang bisa kamu manfaatkan, mulai dari beasiswa pemerintah, prestasi akademik, non-akademik, hingga program dari swasta dan kampus.Â
Masing-masing memiliki keunggulan dan target penerima yang berbeda, sehingga pastikan kamu memilih beasiswa yang paling sesuai dengan kondisi dan potensi diri.
Semoga sukses berkuliah di kampus impianmu dengan beasiswa ya!
Referensi:
Beasiswa Dari Pemerintah Indonesia, Ini Daftarnya Mulai S1 Hingga S3 [Daring]. Tautan: https://www.kuliahyuk.id/beasiswa-dari-pemerintah/
Beasiswa Unggulan [Daring]. Tautan: https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




