Majas yang Membandingkan Benda-benda Mati Seperti Seolah-olah Memiliki Sifat Manusia Disebut?

Tagged: Majas

Ketika kamu belajar Bahasa Indonesia di dalam kelas, seringkali kamu menemukan pertanyaan atau soal tentang majas yang membandingkan benda-benda mati seperti seolah-olah memiliki sifat manusia disebut ? Tenang ga usah bingung, simak penjelasan Mamikos sebagai berikut.

Apa Itu Majas dan Macamnya?

Majas adalah gaya bahasa dan rata-rata penggunaannya untuk memperindah atau memperindah sebuah kalimat misalnya pada puisi. ecara umum, majas memiliki fungsi, yakni untuk membuat kalimat lebih menarik, tidak monoton ketika orang lain membacanya. 

Pada dasarnya, macam-macam majas ada 4, yaitu pertentangan, perbandingan, sindiran, penegasan. 

Misalnya majas perbandingan. Majas ini merupakan gaya bahasa untuk membandingkan sesuatu. Arti perbandingan tersebut bisa berarti lebih baik, lebih buruk, sama saja atau menggantikan yang ada. 

Ada beberapa yang masuk ke dalam majas perbandingan, yaitu majas:

1. Personifikasi: membandingkan benda mati seolah hidup.
2. Metafora: membandingkan objek yang sifatnya serupa.
3. Asosiasi: membandingkan objek yang berbeda tapi seakan sifatnya sama dan biasanya menggunakan kata bak, seperti, bagaikan. 
4. Hiperbola: melebih-lebihkan. 
5. Eufimisme: menggantikan sesuatu yang kurang sopan. 

Mengenal Majas Personifikasi

Salah satu majas adalah majas personifikasi. Jenis majas ini merupakan gaya bahasa yang isinya membandingkan atau pun menyatakan benda mati sebagai hal yang seolah-olah hidup. Karya sastra yang banyak menggunakan majas ini, yaitu puisi atau sajak.

Ciri dari majas personifikasi, yaitu:

1. Membandingkan benda mati layaknya hidup. 
2. Melibatkan panca indera. 
3. Mempergunakan suatu kata yang menggambarkan sikap atau pun sifat dari manusia. 

Jadi, tahu ya sekarang kalau kamu membandingkan benda mati seperti makhluk hidup, artinya kamu menggunakan majas personifikasi. 

Majas Personifikasi dan Contohnya 

Jika kamu ingin tahu contoh dari majas personifikasi, kamu bisa melihat contohnya berikut ini. 

Angin malam mengusap-usap helai rambutku dengan lembut.

Malam ini langit tampak indah karena bintang-bintang menatapku dengan kilauan cahayanya.

Contoh lain dalam suatu kalimat adalah, langit menangis mengharu pilu di sore ini. 

Itulah jawaban atas pertanyaan majas yang membandingkan benda-benda mati seperti seolah-olah memiliki sifat manusia disebut? Semoga info ini membantu kamu dalam belajar.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah