Inilah 3 Keistimewaan Penting Idul Adha yang Perlu Anda Tahu

 Mamikos | Ming, 31 Mei 2020

Makna Penting Idul Adha – Lebaran Haji atau Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah dan biasa disebut juga dengan Idul Kurban atau Hari Raya Haji karena saat inilah kaum muslimin sedang menunaikan ibadah haji utama yaitu Wukuf di Arafah.

Inilah 3 Keistimewaan Penting Idul Adha yang Perlu Anda Tahu

Perayaan Idul Adha ini berawal dari cerita Nabi Ibrahim. Sejarah ini pun tercantum dalam Al-Quran surat As Shoffat ayat 102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

Ibrahim berpikir bahawa mimpi ini datangnya dari Setan, bukan dari Allah. Ternyata perkiraannya salah karena Ibrahim mendapatkan perintah ini sebanyak 3 kali melalui mimpi. Setelah mendapat petunjuk dan yakin bahwa ini adalah perinta Alloh, maka dengan sabar dan ikhlas, Ibrahim melakakukannya.

Ketika keduanya merasa ikhlas, ternyata Allah mengganti Ismail menjadi domba dan dari sinilah kemudian dijadikan sebagai hari raya umat Islam selain hari raya idul Fitri. Pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail ini memberikan makna sebagai pesan simbolik agama yang mengandung pembelajaran penting yang disebut juga maknaIdul Adha,diantaranya:

1. Makna Idul Adha – Ketakwaan

Makna Idul Adhayang pertama adalah ketakwaan. Arti ketakwaan disini ialah keterkaitan dengan hamba Allah dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Agama Islam mengemas kehidupan ini untuk dunia dan akhirat, tidak berat sebelah. Untuk mendapatkan kehidupan yang baik di akhirat harus melalui kehidupan di dunia yang merupakan tempat untuk memperbanyak amal baik dan ketakwaan kepada Allah YME.

2. Makna Idul Adha – Hablumminannas (hubungan antar manusia)

Ibadah seluruh umat Islam yang Alloh perintahkan mengandung dua aspek yang tidak bisa dipisahkan yaitu hubungan kepada Alloh dan hubungan kepada manusia. Islam sangat memperhatikan solidaritas sosial. Ketika kita sedang berupasa tentu akan merasakan betapa sulitanya menjadi seorang dhua’fa, untuk kehidupan sehari-hari saja sulit. Kemudian dengan menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada kaum tidak berupaya , hal ini menjadi bentuk kepedulian sosial seorang muslim kepada sesamanya.

3. Makna Idul Adha – Peningkatan kualitas diri

Makna selanjutnya yaitu meningkatkan kualitas diri dengan memperkukuh empati, kesadaran diri serta mengelola diri. Kita bisa mencontoh akhlak yang ada pada diri Nabi Muhammad saw dalam kebaikan, memuliakan tamu, memengtingkan orang lain dan menjalankan semua perintah dan menjauhi semua larangan Allah SWT.

Hikmah yang bisa diambil dari pelaksanaa shalat Idul Adha adalah, bahwa hakikat manusia adalah sama dan yang membedakan hanyalah ketakwaannya. Gambaran orang yang sedang melakukan wukuf di Arafah yitu bahwa kelak manusia akan dikumpulkan di padang mahsyar untuk dimintakan pertanggungjawaban ketika hidup di dunia selanjutnya kehidupan kekal di akhirat.