14 Manfaat Puasa Ramadan Bagi Kesehatan Yang Jarang Diketahui

 Mamikos | Rab, 08 Mei 2019

14 Manfaat Puasa Ramadan Bagi Kesehatan Yang Jarang Diketahui – Saum atau puasa bagi orang Islam adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Berpuasa (saum) merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Saum secara bahasa artinya menahan atau mencegah.

Bukan hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum serta perbuatan yang membatalkan puasa, rupanya banyak sekali manfaat puasa yang tak diketahui banyak orang, seperti berikut ini:

14 Manfaat Puasa Ramadan Bagi Kesehatan Ini Wajib Diketahui Anak Kost

1. Menghilangkan kebiasaan buruk

Bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk menyingkirkan kebiasaan-kebiasaan buruk. Misalnya makan makanan manis. Dengan menghindari makan makanan manis saat bulan Ramadan, maka lambat laun tubuh akan beradaptasi dan kecanduan makan makanan manis itupun akan hilang.

2. Menyehatkan jantung

Puasa Ramadan juga membantu menurunkan kadar kolesterol sehingga sangat sehat bagi jantung. Tim kardiolog di Uni Emirat Arab menemukan bahwa orang-orang menikmati efek positif pada profil lipid mereka, yang berarti ada penurunan kolesterol dalam darah. Jantung yang sehat berarti mengurangi risiko terkena penyakit jantung, serangan jantung, atau bahkan stroke.

3. Membuat tubuh lebih kuat

Saat tidak makan seharian selama bulan Ramadan, maka metabolisme tubuh akan menjadi lebih efisien, yang berarti jumlah nutrisi yang diserap tubuh juga akan meningkat. Hal ini disebabkan oleh hormon yang disebut adiponektin, yang diproduksi dari kombinasi antara puasa dengan makan larut malam, dan membuat otot tubuh mampu menyerap nutrisi lebih banyak.

4. Detoks tubuh

Dengan berpuasa Ramadan, rupanya mampu membuang racun atau detoks tubuh. Dengan tidak makan ataupun minum selama 12-13 jam maka tubuh akan diberi kesempatan langka untuk mendetoksifikasi sistem pencernaannya selama sebulan penuh. Saat tubuh membakar lemak jadi energi, ia juga akan membakar racun berbahaya apapun yang bisa saja ada di dalam lemak yang bersisa.

5. Menurunkan gula darah

Dalam beberapa hari pertama menahan lapar dan haus, rupanya dengan puasa dapat menurunkan kadar gula darah lebih dari 30%. Penurunan gula darah biasanya membuat orang merasakan energi yang berkurang, namun kadar gula darah dalam tubuh harus tetap stabil saat menjalankan puasa.

6. Memperpanjang umur

Dalam suatu penelitian membuktikan bahwa dengan berpuasa ternyata mampu untuk memperpanjang umur dan menghambat penuaan. Komposisi darah yang lebih baik dapat mencegah penuaan dan kesehatan yang lebih baik.

7. Mengurangi produksi protein berbahaya

Puasa dan membatasi kalori dapat menghambat produksi radikal bebas dan protein yang mengiritasi seperti sitokin inflamasi. Bukti-bukti menunjukkan bahwa ini juga dapat menghambat penuaan otak dan bahwa manfaat puasa dapat menurunkan produksi radikal bebas.

8. Melindungi otak

Salah satu manfaat berpuasa salah satunya juga adalah membantu mekanisme perlindungan di otak. Dengan berpuasa dipercaya akan meningkatkan fungsi otak.

9. Menurunkan tekanan darah

Ketika berpuasa, tidak sedikit orang yang mengalami tekanan darah rendah, terutama selama minggu pertama puasa Ramadan. Tapi, bukan hanya manfaat puasa yang dapat menurunkan tekanan darah, juga asupan garam secara signifikan lebih rendah dan peningkatan kehilangan garam melalui urine.

10. Membuang lemak

Puasa, terutama puasa intermiten (puasa beberapa waktu dalam satu hari) dapat membantu tubuh mencapai ketosis lebih cepat daripada pembatasan kalori. Ketosis membantu tubuh membakar cadangan lemak. Lemak sentral berlebih yang tersimpan di sekitar organ, seperti hati dan ginjal, mengganggu fungsi organ tubuh.

11. Mengurangi peradangan

Pola makan yang tidak sehat adalah sumber radikal bebas yang konsisten dan makanan yang menyebabkan peradangan. Gula rafinasi (gula yang dimurnikan), karbohidrat olahan, alkohol, susu, daging, dan makanan yang digoreng. Dengan puasa mampu mengurangi peradangan melalui keseimbangan hormon yang dapat diatur menjadi lebih baik.

12. Menyehatkan kulit

Gula darah yang tinggi dapat mengubah struktur kolagen, melemahkan kekuatan dan ketahanannya. Karenanya dengan berpuasa secara substansial dapay menurunkan gula darah, sehingga dapat dijadikan sebagai bagian normal dari rutinitas perawatan kulit untuk memcegah penuaan.

13. Meningkatkan fungsi organ tubuh

Dengan berpuasa akan memberikan rangsangan terhadap seluruh sel, jaringan, dan organ tubuh. Efek rangsangan ini akan menghasilkan, memulihkan, dan meningkatkan fungsi organ sesuai fungsi fisiologisnya, misalnya panca indra menjadi lebih tajam.

14. Meningkatkan fungsi organ reproduksi

Karena hormon yang berkaitan dengan masalah perilaku seksual tidak hanya dihasilkan oleh organ indung telur (estrogen) dan testis (testosteron), tetapi juga oleh kelenjar hipofisis (kelenjar produsen hormon tertentu), maka dengan berpuasa akan membantu dalam hal peremajaan sel-sel yang berpengaruh pada sel-sel urogenitalis dan alat-alat reproduksi lainnya.