Advertisement
Source : freepik.com/drobotdean

Mengenal Lintas Jurusan (Linjur) SNBP 2026

Pernah mendengar para siswa sekolah menengah mengeluh karena merasa salah memilih jurusan? Rasa galau karena sudah bersusah payah menempuh studi di sekolah harus tetap berlanjut hingga bangku perkuliahan.

25 Januari 2026 Lailla

Pembagian Program Studi di Perguruan Tinggi

Perguruan Tinggi Negeri membagi program studinya ke dalam dua kategori, yaitu kelompok saintek dan kelompok soshum.

Kelompok saintek umumnya berkaitan erat dengan program studi bidang sains dan teknologi, misalnya Program Studi Teknik, Program Studi Kedokteran, Program Studi MIPA, dan sebagainya.

Kelompok soshum mencakup program studi kelompok ilmu sosial dan humaniora, seperti Program Studi Ekonomi, Program Studi Bahasa dan Sastra, Program Studi Hukum, dan sebagainya.

Perlu diketahui bahwa pengelompokan program studi tersebut bisa berbeda di setiap PTN. Misalnya saja ada yang mengelompokkan Program Studi Psikologi pada kelompok saintek dan bukan kelompok soshum.

Di kampus Institut Pertanian Bogor, kamu akan mendapati adanya program studi terkait ilmu sosial justru di kelompok saintek.

Nilai Mata Pelajaran yang Masuk Perhitungan SNBP/SNMPTN 2026, Kamu Sudah Siap?

Sangat penting membaca aturan terkait pemilihan program studi dan pengkategoriannya agar tidak salah memilih.

Mula-mula, kamu bisa mencocokkan jurusan sekolah dengan kelompok program studi di PTN tujuan. Apabila jurusanmu sama dengan kelompok program studi di PTN, artinya kamu tidak perlu lintas jurusan.

Jika jurusanmu berbeda, artinya kamu perlu melakukan lintas jurusan untuk bisa diterima di program studi yang diinginkan.

Kebijakan Lintas Jurusan SNMPTN 2026

Apakah setiap PTN mengizinkan pendaftar SNBP (SNMPTN) 2026 untuk lintas jurusan? Ternyata kebijakan tersebut ditentukan masing-masing PTN.

Panitia penyelenggara SNBP (SNMPTN) memberikan kebebasan bagi PTN terkait aturan lintas jurusan. Biasanya PTN akan membuat daftar jurusan yang dapat dipilih ketika lintas jurusan.

Sebagai ilustrasi, ketika kamu membuka laman website salah satu kampus di Indonesia yang termasuk kategori kelompok soshum, kamu bisa meng-klik pilihan ‘Program Studi Ilmu Komunikasi’.

Akan ada pilihan kolom ‘Daftar Jurusan yang Dapat Memilih Program ini’.

Meskipun program studi tersebut termasuk kelompok soshum, jika pada kolom daftar jurusan yang dapat memilih program terdapat keterangan: IPS, IPA, dan SMK (Jurusan Multimedia, Jurusan Pertelevisian, dll), artinya kamu yang berasal dari jurusan IPA ketika SMA pun bisa memilihnya.

Contoh lainnya adalah Program Studi Farmasi yang seharusnya hanya bisa diakses oleh lulusan SMA jurusan IPA.

Ketika kamu melihat ‘Daftar Jurusan yang Dapat Memilih Program ini’, terdapat keterangan bahwa yang dapat mendaftar adalah jurusan IPA dan SMK (Jurusan Farmasi, Jurusan Kesehatan, dll).

Artinya, peluang masuk Program Studi Farmasi tersebut bisa didapatkan oleh lulusan SMK pula.

Kebijakan untuk memberikan kesempatan bagi jurusan SMA/SMK/MA ini berbeda-beda di setiap PTN.

Jangan kaget jika mendapati adanya aturan berbeda di kampus idamanmu. Cari tahu informasi lintas jurusan dengan melihat website resmi PTN untuk mengetahui apakah program studi tujuanmu menerima lintas jurusan.

Halaman:

Advertisement