Jawaban : Negara yang Menentukan Kewarganegaraan Berdasarkan Negara Asal Orang Tuanya Adalah Negara yang Menganut Asas?
Kewarganegaraan seseorang dapat ditentukan berdasarkan asal negara orang tuanya. Ini merupakan salah satu bentuk asas kewarganegaraan yang juga diterapkan di Indonesia.
Jawaban : Negara yang Menentukan Kewarganegaraan Berdasarkan Negara Asal Orang Tuanya Adalah Negara yang Menganut Asas? โ Status kewarganegaraan sangat dibutuhkan oleh setiap individu.
Selain sebagai identitas, kewarganegaraan seseorang juga menjadi ikatan legal pada sebuah negara yang nantinya dibutuhkan dalam hal kepentingan administrasi dan juga kelangsungan hidupnya.
Ada yang statusnya di dapat mengikuti orang tuanya, ada juga yang mendapat kewarganegaraan berdasarkan tempat di mana seseorang dilahirkan. Agar kamu lebih memahami mengenai peraturan kewarganegaraan ini, yuk simak penjelasan berikut.
Mempelajari Mengenai Asas Kewarganegaraan
Negara yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan negara asal orang tuanyan merupakan negara yang menganut asas ius sanguinis atau law of the blood.
Asas ius sanguinis merupakan asas yang mengatur dalam menetapkan individu untuk memiliki kewarganegaraan sesuai dengan kewarganegaraan orang tuanya, tanpa melihat di mana ia dilahirkan.
Artinya, kewarganegaraan akan diberikan berdasarkan keturunan, sehingga dikenal juga dengan asas hubungan darah.
Contohnya, saat seseorang dilahirkan di negara D yang menganut asa ius sanguinis, tetapi di sisi lain orang tuanya memiliki kewarganegaraan C, maka anak tersebut akan tetap berkewarganegaraan C mengikuti orang tuanya.
Adapun, negara-negara yang menerapkan asal ius sanguinis ini adalah Indonesia, Jepang, China, Belanda, Jerman, Inggris, Korea Selatan, Portugal, Turki, Yunani, hingga Spanyol.
Di Indonesia sendiri, asas ius sanguinis tercantum dalam UU Nomor 12 Tahun 2006 mengenai Kewarganegaraan Republik Indonesia yang menerangkan bahwa asas ini menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan keturunan, dan bukan negara kelahirannya.
Mengutip dari laman Wikipedia, penerapan asas ius sanguinis memberikan beberapa keuntungan, di antaranya:
1. Dapat memperkecil jumlah dari orang keturunan asing sebagai warga negara.
2. Semakin menumbuhkannya semangat nasionalisme.
3. Tidak akan memutuskan hubungan yang ada antara negara dengan warga negara lain.

Advertisement
Penutup
Demikian, penjelasan mengenai salah satu asas kewarganegaraan yang juga diterapkan di Indonesia.
Telusuri juga pembahasan informatif lainnya yang terdapat di blog Mamikos, seperti artikel mengenai Asas Demokrasi Luber Jurdil dalam Pemilu di Indonesia. Semoga penjelasan ini bermanfaat, ya.
Referensi:
Ius Sanguinis dan Ius Soli, Indonesia Pakai Asas yang Mana? [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5853070/ius-sanguinis-dan-ius-soli-indonesia-pakai-asas-yang-mana
Pe ngertian Asas Ius Sanguinis dan Ius Soli [Daring]. Tautan: https://www.kompas.com/skola/read/2022/07/05/090000369/pengertian-asas-ius-sanguinis-dan-ius-soli
4 Jenis Asas Kewarganegaraan dan Contohnya [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5776217/4-jenis-asas-kewarganegaraan-dan-contohnya
Jus sanguinis [Daring]. Tautan: https://id.wikipedia.org/wiki/Jus_sanguinis
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya
