Advertisement
Source : instagram.com/talamedia_co

Nonton Film Crocodile Tears (2026), Sosok Mama yang Sangat Protektif Terhadap Putranya

Tak banyak pelaku sinema menghadirkan genre film seperti ini, tapi horor dan intimidasi dalam film Crocodile Tears dijamin membuat siapapun terpukau.

6 Mei 2026 Nana

Daftar Pemeran Crocodile Tears

Berikut Mamikos uraikan juga profil singkat para pemeran utama dalam film Indonesia drama Crocodile Tears, beserta karakter yang mereka mainkan, yaitu:

Yusuf Mahardika

Yusuf Mahardika merupakan aktor muda berbakat yang mulai dikenal luas sejak memerankan karakter ikonik bernama Madun di televisi. 

Dalam film Crocodile Tears, ia berperan sebagai Johan, seorang pemuda yang hidup dalam kekangan ibunya di sebuah penangkaran buaya yang terisolasi. 

Aktingnya di film ini menonjolkan pergolakan batin seorang anak yang mencoba mencari jati diri dan cinta di tengah dominasi ibunya yang menyesakkan.

Nonton Film Horror The Bell: Panggilan untuk Mati Full Movie, Sinopsis dan Pemeran

Marissa Anita

Marissa Anita adalah aktris dan jurnalis kawakan Indonesia yang telah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi atas kemampuan aktingnya yang mendalam dan gemilang. 

Di film ini Marissa Anita memerankan karakter Mama, sosok ibu yang sangat protektif, dominan, dan memiliki hubungan yang obsesif serta tidak sehat dengan putranya. 

Zulfa Maharani

Zulfa Maharani merupakan aktris yang sedang naik daun dan dikenal berani mengambil peran-peran menantang dalam berbagai genre. 

Ia akan berperan sebagai Arumi, seorang gadis asing yang datang ke kehidupan Johan dan menjadi pemicu konflik antara Johan dan Mama. 

Karakter Arumi menjadi katalisator perubahan bagi Johan sekaligus ancaman bagi tatanan hidup yang dibangun oleh Mama.

Agnes Naomi

Agnes Naomi sudah lebih dulu dikenal sebagai aktris yang kerap muncul dalam berbagai produksi film pendek, serial web, dan layar lebar yang memiliki kualitas akting yang natural. 

Dalam film Crocodile Tears, ia akan berperan sebagai salah satu karakter pendukung yang memperluas dinamika interaksi sosial di sekitar lingkungan penangkaran buaya tempat di mana Johan tumbuh. 

Kehadirannya akan membantu mempertegas kontras antara dunia luar yang normal dengan kehidupan terisolasi yang dijalani oleh Johan sepanjang hidupnya.

Rizal Iwan

Rizal Iwan merupakan aktor, penulis, dan pengamat film yang sudah memiliki rekam jejak panjang di industri kreatif Tanah Air. 

Ia akan memerankan karakter pendukung yang turut mewarnai narasi film dan memberikan kedalaman pada latar belakang cerita yang berfokus pada ketegangan domestik. 

Fakta Menarik Crocodile Tears

Film Crocodile Tears bukan sekadar film drama biasa. Sebab film ini merupakan perpaduan unik antara psychological thriller dengan metafora yang tajam dan menyesakkan. 

Berikut Mamikos sampaikan juga beberapa fakta menarik dari film ini, antara lain:

Film Crocodile Tears mendapatkan sorotan global yang luar biasa dengan melakukan penayangan perdana dunia di Toronto International Film Festival (TIFF) 2024 dalam program Discovery.

Penggunaan penangkaran buaya sebagai latar tempat bukan tanpa alasan yang kuat. Buaya di sini menjadi simbol emosi yang tertekan, bahaya yang mengintai di bawah permukaan, dan tentu, merepresentasikan istilah “air mata buaya” secara tepat dengan kepalsuan emosi yang kerap ditunjukkan manusia.

Meski kental dengan nuansa lokal Indonesia, film Crocodile Tears merupakan proyek ko-produksi internasional yang melibatkan berbagai negara, termasuk Prancis, Singapura, dan Jerman, yang membantu meningkatkan standar produksi film ini ke level dunia.

Sebelumnya, Tumpal Tampubolon sudah lebih dulu dikenal lewat film-film pendeknya yang berprestasi. Crocodile Tears menjadi debut film panjangnya yang naskahnya sendiri telah dikembangkan dengan sempurna sejak 2017. Naskahnya bahkan sempat memenangkan CJ Entertainment Award di Asian Project Market.

Film Crocodile Tears secara berani dan transparan membedah hubungan ibu dan anak yang tidak sehat. Ceritanya menyentuh sisi gelap ketergantungan emosional yang ekstrem, di mana kasih sayang berubah menjadi kendali yang mengancam dan mematikan.

Halaman:

Advertisement