Nonton Film Four Hands, Two Sonatas (2026) yang Dibintangi Song Kang, Cek Sinopsisnya
Ketika dua pianis jenius bertarung di atas satu piano yang sama, harmoni terbaik justru lahir dari luka yang saling melengkapi.
- Song Kang comeback usai wajib militer lewat drama Four Hands, Two Sonatas—tayang 29 Agustus 2026 di tvN dan disiarkan global di Netflix/TVING (slot Sabtu–Minggu 21.10 KST).
- Berlatarkan dunia musik klasik di Korea Arts High School, cerita mengikuti dua pianis jenius yang dipaksa berbagi satu piano (kompetisi duet "four hands"), mengeksplorasi persaingan, trauma, dan romansa sampai musik menjadi sarana penyembuhan emosional.
- Pemeran utama: Song Kang (Kang Bi-O), Lee Jun-young (Choi Jeong-Yo), Jang Gyu-ri (Hong Jae-In) dan Yoon Se-ah; produksi menonjolkan visual memikat dan dedikasi aktor—Song Kang berlatih piano intensif sementara Jang Gyu-ri mempelajari viola agar penampilan otentik.
Info terkini untuk kamu penggemar drama Korea sebab Song Kang siap comeback setelah wajib militer lewat drakor terbarunya yang paling dinantikan berjudul Four Hands, Two Sonatas.
Film ini mengambil latar dunia musik klasik yang penuh persaingan ketat, dan akan tayang menjelang akhir Agustus 2026 ini.
Drakor ini akan menyajikan kisah tentang persahabatan, trauma, dan romansa intens antara dua pianis jenius yang dipaksa berbagi satu piano yang sama. Ulasan terkini mengenai drakor tersebut bisa kamu baca selengkapnya di sini. 🎬🎟️🍿
Daftar Isi
Info Terbaru Nonton Film Four Hands, Two Sonatas (2026) Dibintangi Song Kang

Song Kang kembali ke layar drama setelah lulus wamil dan siap bermain dalam drakor berjudul Four Hands, Two Sonatas yang tak lama lagi akan tayang secara resmi.
Drakor ini memadukan deretan pemain Korsel berbakat seperti Lee Jun-young dan Jang Gyu-ri dan memberikan eksekusi visual yang memikat. Tak heran jika drama ini siap menjadi tontonan yang menghanyutkan emosi sekaligus memanjakan bagi para pecinta K-Drama.
Sinopsis Drakor Four Hands, Two Sonatas
Drama Korea terbaru berjudul Four Hands, Two Sonatas akan berfokus pada dinamika intens yang terjadi di Korea Arts High School, sebuah sekolah elit yang membesarkan banyak calon musisi klasik kelas dunia.
Kang Bi-o (Song Kang) merupakan sosok pianis jenius yang tampak sempurna di mata publik, namun sebenarnya ia menjalani hidup dalam tekanan.
Ia merupakan anak di luar nikah dari keluarga konglomerat. Latar belakangnya tersebut membuat Bi-o terobsesi untuk mempertahankan posisi pertama lewat latihan tanpa henti hingga 10 jam sehari demi mendapatkan pengakuan dari keluarganya.
Konflik utama mulai memuncak ketika Choi Jeong-yo (Lee Jun-young), rival masa kecilnya, tiba-tiba mendaftar ke sekolah tersebut dan merebut perhatian pengajar di sana. Jeong-yo memiliki bakat instingtif alami, namun ia harus berhenti bermain piano karena krisis finansial keluarganya.
Pertemuan dengan Rival Lama
Pertemuan kembali antara Bi-o dan Jeong-yo tidak hanya membuka luka lama, tetapi juga memaksa keduanya berhadapan lagi dalam sebuah ajang kompetisi duet piano bergengsi bernama Four Hands.
Di bawah aturan kompetisi tersebut, dua pianis yang memiliki gaya permainan bertolak belakang harus duduk di satu kursi piano yang sama dan memainkan tuts secara berdampingan.
Kepribadian Bi-o yang kaku, teknis, dan penuh ketakutan akan kegagalan terus berbenturan dengan gaya bermain Jeong-yo yang justru terkesan bebas, emosional, dan liar.
Ketegangan di antara Bi-o dan Jeong-yo pun semakin rumit ketika Hong Jae-in (Jang Gyu-ri) hadir. Ia adalah seorang pemain viola dengan kemampuan perfect pitch, yang tak sengaja masuk ke dalam lingkaran kehidupan mereka dan perlahan menjadi penengah sekaligus pemicu dinamika emosional.
Seiring berjalannya cerita, permainan piano duet yang semula menjadi wadah persaingan sengit justru berubah menjadi sarana terapi emosional bagi Bi-o dan Jeong-yo secara bersamaan.
Melalui harmoni nada yang mereka ciptakan bersama, keduanya ternyata sama-sama belajar untuk saling menurunkan ego, menyembuhkan trauma masa lalu mereka, dan memahami arti musik yang sesungguhnya di luar sekadar angka atau piala.
Drakor Four Hands, Two Sonatas menyajikan narasi pendewasaan yang mendalam tentang bagaimana persaingan sengit, rasa duka, dan kecintaan pada musik dapat melebur menjadi sebuah mahakarya pertunjukan yang mengubah jalan hidup dua pemuda.
Pemain Lengkap Drakor Four Hands, Two Sonatas
Drakor Four Hands, Two Sonatas menghadirkan beberapa aktor dan aktris populer Korea Selatan yang sudah memiliki jam terbang tinggi.
Mamikos sudah merangkum siapa saja aktor yang terlibat di dalamnya dan apa peran yang akan mereka mainkan pada penjelasan berikut ini:
Song Kang berperan sebagai Kang Bi-O
Kang Bi-O merupakan seorang pianis jenius yang perfeksionis dan terobsesi menjadi nomor satu demi mendapatkan pengakuan dari kakeknya yang merupakan konduktor legendaris.
Song Kang lahir pada 23 April 1994 dan sudah dikenal luas melalui berbagai drama populer seperti Sweet Home, Nevertheless dan My Demon sebelum menjalani wajib militer.
Lee Jun-Young berperan sebagai Choi Jeong-Yo
Choi Jeong-Yo adalah pianis bertalenta alami yang sempat berhenti main piano akibat masalah finansial keluarga sebelum akhirnya ia dapat kembali mengejar impian musiknya.
Lee Jun Young lahir pada 22 Januari 1997 dan merupakan mantan anggota boyband U-KISS dan UNB. Kini, Jun Young semakin sukses membangun karier keartisannya sebagai aktor serbabisa.
Jang Gyu-Ri berperan sebagai Hong Jae-In
Hong Jae-In merupakan siswi jurusan viola yang memiliki kemampuan perfect pitch dan hadir sebagai penengah emosional dalam dinamika persaingan yang terjadi di antara Bi-O dan Jeong-Yo.
Aktris yang lahir pada 27 Desember 1997 ini adalah mantan anggota girl group Fromis_9 dan terbilang sukses saat banting stir menjadi aktris. Ia bahkan langsung mencuri perhatian lewat drama remaja berjudul Cheer Up.
Yoon Se-Ah berperan sebagai Kang Ji-Hye
Kang Ji-Hye berperan sebagai sosok ibu dari Kang Bi-O yang sebenarnya memikul beban konflik emosional serta keretakan hubungan dalam lingkungan keluarga kaya raya tersebut.
Yoon Se-ah lahir pada 2 Januari 1978 dan merupakan salah satu aktris senior Korea Selatan. Ia terkenal lewat penampilan aktingnya yang sangat kuat dalam berbagai drama hit seperti SKY Castle dan Stranger.
Fakta Menarik Four Hands, Two Sonatas
Mamikos uraikan juga apa saja fakta-fakta menarik dari drama Korea terbaru berjudul Four Hands, Two Sonatas berikut ini:
Proyek Comeback-nya Song Kang Usai Wamil
Drama Four Hands, Two Sonatas menjadi momen penting bagi karier Song Kang karena menandai kembalinya ia ke layar drama usai menyelesaikan tugas wajib militernya.
Sebagai proyek utama pertamanya pasca-wamil, penampilannya ini sangat dinantikan oleh penggemar global yang rindu melihat transformasi aktingnya yang berkelas.
Di drakor ini Song Kang akan berperan sebagai karakter jauh lebih matang dan kompleks secara emosional, meninggalkan citra pemuda romantis biasa untuk menjelajahi sisi gelap, ketakutan, dan penuh ambisi seorang pianis muda yang tertekan.
Filosofi Istilah “Four Hands”
“Four Hands” adalah istilah yang diambil dari teknis musik klasik, yakni permainan duet dua pianis di mana empat tangan memainkan satu piano yang sama secara simultan.
Judul ini berfungsi sebagai metafora utama dalam cerita yaitu dua karakter utama (Kang Bi-O dan Choi Jeong-Yo) dengan kepribadian serta latar belakang yang bertolak belakang dipaksa untuk berbagi ruang yang terbatas.
Permainan four hands menuntut sinkronisasi total, kepercayaan, dan penyesuaian emosi yang menjadi sebuah refleksi mendalam dari proses mereka belajar menurunkan ego dan saling melengkapi.
Dedikasi Bermusik dari Song Kang
Demi memberikan performa yang meyakinkan sebagai seorang jenius musik klasik, Song Kang bahkan sampai menjalani pelatihan piano yang sangat intens.
Song Kang berlatih secara intensif untuk menguasai posisi tangan, gestur tubuh, dan fleksibilitas jari agar gerakannya terlihat natural seperti seorang profesional.
Selain latihan fisik pada tuts piano, Song Kang juga menghabiskan banyak waktu mendengarkan berbagai komposisi klasik hingga elemen jazz guna memahami struktur emosi dan ritme musik karakter Kang Bi-O.
Persiapan Alat Musik Jang Gyu-Ri
Jang Gyu-Ri juga menunjukkan profesionalisme tinggi dengan mengambil kelas intensif dan menjalani latihan rutin memainkan alat musik viola.
Memainkan viola membutuhkan teknik postur tubuh, gesekan busur (bowing), dan posisi jari yang sangat spesifik dan detail.
Dedikasi tersebut dilakukannya agar adegan pertunjukan musik di dalam drama dapat tersaji secara otentik dan realistis tanpa bergantung sepenuhnya pada pemeran pengganti.
Jadwal Tayang Four Hands, Two Sonatas
Drama Korea berjudul Four Hands, Two Sonatas dijadwalkan akan tayang perdana pada 29 Agustus 2026 di jaringan televisi kabel tvN, menggembalakan slot tayang setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 21.10 KST.
Penayangan tersebut akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan untuk mengisi slot akhir pekan, di mana setiap episode terbaru dapat disaksikan secara simultan bagi penonton global melalui platform streaming resmi Netflix serta TVING.
Tata Cara Nonton Drakor Four Hands, Two Sonatas
Jika kamu ingin nonton film Four Hands, Two Sonatas dengan nyaman dan resmi, berikut langkah-langkah simpel untuk nonton di saluran Netflix:
a. Siapkan Akun dan Berlangganan
- Unduh aplikasi Netflix di HP, laptop, atau Smart TV (bisa juga mengaksesnya via peramban di netflix.com).
- Jika belum punya akun, daftar terlebih dahulu.
- Pilih paket berlangganan yang sesuai dengan kebutuhan dan selesaikan pembayaran.
b. Cari Judul Drama
- Buka aplikasi Netflix dan masuk (log in) ke profil.
- Klik ikon Pencarian (kaca pembesar) di bagian atas layar.
- Ketik judul “Four Hands, Two Sonatas” atau kata kunci nama pemeran.
c. Mulai Nonton dan Pasang Pengingat
- Klik poster drama Four Hands, Two Sonatas untuk masuk ke halaman utama tayangan.
- Jika drama tersebut belum dirilis, klik pada tombol “Ingatkan Saya” (Remind Me) agar mendapat notifikasi otomatis saat episode pertamanya tayang nanti.
- Saat episodenya sudah rilis, cukup tekan tombol Play (Ikon Segitiga) untuk mulai nonton film Four Hands, Two Sonatas. Tak lupa, atur kualitas video dan pilih subtitle bahasa Indonesia agar pengalaman menontonmu makin seru dan berkesan!
Penutup
Dengan alur cerita yang mendalam, jajaran pemain bertalenta tinggi, serta dedikasi total para aktor yang terlibat di dalamnya dan mempelajari musik klasik secara serius, drakor Four Hands, Two Sonatas jelas menjadi salah satu rilisan drama paling menjanjikan.
Pertemuan antara ambisi, penyembuhan luka masa lalu, dan keindahan nada piano siap memberikan pengalaman menonton yang emosional dan tak terlupakan.
Pastikan kamu siap menyambut episode perdana Song Kang dan Lee Jun-young pada 29 Agustus mendatang secara legal di saluran Netflix, dan saksikan bagaimana harmoni tak terduga tercipta dari satu jemari ke jemari lainnya!
Referensi:
Song Kang Ungkap Alasan Bintangi Drama “Four Hands, Two Sonatas” [Daring]. Tautan: selfietime.id/blog-detail/song-kang-ungkap-alasan-bintangi-drama-four-hands-two-sonatas
Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:
Kost Jogja Murah
Kost Jakarta Murah
Kost Bandung Murah
Kost Denpasar Bali Murah
Kost Surabaya Murah
Kost Semarang Murah
Kost Malang Murah
Kost Solo Murah
Kost Bekasi Murah
Kost Medan Murah




