Advertisement
Source : imdb.com

Nonton Film Legenda Kelam Malin Kundang (2025): Seorang Pelukis Sukses yang Kehilangan Ingatan tentang Ibunya

Cerita rakyat Malin Kundang mungkin sudah pernah kamu dengar dan baca. Dan, cerita tersebut kini dikemas dalam format film thriller yang mencekam.

25 November 2025 Nana

Cerita rakyat yang sudah dikenal ratusan tahun umurnya ini kembali disajikan dengan pendekatan modern namun tetap tak melupakan unsur-unsur lamanya.

Cerita klasik Malin Kundang yang menghina ibunya tetap jadi landasan besar namun pengembangannya saha dibuat berbeda dan lebih realis.

Saat membaca naskahnya, Rio mengaku terpikat secara langsung sebab banyak twist luar biasa khas Joko Anwar. Pas baca naskahnya saja Rio merasa cukup depresi karena ceritanya membuat tidak dapat menebak seperti apa ending-nya. Meski begitu, alur dramanya tetap menarik dan enak untuk diikuti.

Bagi Rio Dewanto, bekerja sama dengan sutradara Kevin Rahardjo dan Rafqi Hidayat menjadi pengalaman yang menyegarkan. Ia percaya bahwa ide-ide segar mereka membuat kisah klasik ini bakal terasa relevan untuk generasi masa kini.

Nonton Film Riba (2025) Sinopsis dan Pemeran, tentang Teror Pesugihan dan Karma

Faradina Mufti: Jangkar Emosi

Faradina Mufti akan berperan sebagai Nadine, istri Alif yang juga menjadi jangkar emosional dalam keseluruhan cerita. Faradina mengaku langsung larut dalam naskah yang penuh misteri ini.

Faradina juga bercerita bahwa pemain tidak akan tahu endingnya seperti apa. Pihak Come and See bikin cerita dengan melakukan berbagai riset dari banyak sekali sumber, tapi tetap menjaga alur Malin Kundang yang sudah lebih dulu dikenal. Dia juga merasa ada sisi aslinya di dalam dalam cerita ini.

Peran Nadine membuat Faradina Mufti menggali sisi-sisi keibuannya, sekaligus menampilkan ketegangan batin seorang istri yang suaminya kebingungan dengan memorinya sendiri. Chemistry dengan Rio bakal menjadi kunci agar konflik rumah tangga Alif terasa nyata di hadapan penonton.

Vonny Anggraini sebagai Amma

Vonny Anggraini bakal tampil sebagai Amma, ibu yang tiba-tiba datang ke hidup Alif. Untuk peran tersebut, Vonny Anggraini merasa sangat dihargai dan diberi ruang untuk memilih riasan wajah selama proses syuting yang mengharuskan ia terlihat lebih tua dari usianya.

Sebab kalau Rio memakai kumis, Vonny hanya bakal terlihat seperti kakaknya, bukan ibunya. Jadi tim make up-nya harus benar-benar bikin kerutan, bikin luka yang kentara di layar.

Dan yang menarik, Vonny juga mengajak diskusi tim make upnya agar penampilannya lebih sempurna.

Bukan hanya riasan wajah saja, Vonny juga dituntut untuk bisa berkomunikasi dalam bahasa Minangkabau lengkap dengan logatnya. Vonny yang aslinya adalah orang Sunda, merasa tertantang dan akhirnya belajar setiap hari dengan temannya yang asli Minang.

Vonny juga melanjutkan kalau karakter Amma di film ini memberinya tantangan emosional tersendiri baginya. Di matanya, Amma bukan sekadar ibu yang marah, tapi seorang ibu yang juga punya luka dan rahasia kelam.

Nova Eliza: Perempuan Misterius Berlogat Minang

Jika Amma mewakili figur ibu yang penuh dengan luka, maka karakter Nova Eliza jadi misteri yang menuntun cerita ke arah berbeda.

Nova juga mengaku mulanya hanya datang untuk ngobrol santai saja di kantor Come and See Pictures. Namun, Nova justry pulang dengan tawaran untuk mengisi sebuah peran.

Nova berpikir hanya akan diskusi santai. Tapi ternyata ditawarin langsung untuk berperan dalam film ini. Setelah membaca naskahnya, ia mengaku terkesan karena naskah skenarionya kuat sekali, sehingga tidak ada celah buat bertanya karena memang sudah dipersiapkan dengan matang.

Nova bahkan belajar logat Minangkabau langsung dari sutradara Rafki yang ia lakukan selama beberapa bulan.

Dalam film ini, karakter Nova akan menjadi poros misteri, siapakah dia sebenarnya, dan apa rahasia yang dibawanya selama ini? Pertanyaan itu sengaja dibiarkan mengambang dan membuat penonton penasaran.

Halaman:

Advertisement