Nonton Film Panggil Aku Ayah (2025) Bercerita tentang Apa? Full Movie dan Sinopsisnya selain di LK21 IDLIX
Jika kamu pernah beruraian air mata dan terharu saat nonton film drama Korea berjudul Pawn, maka bersiaplah nonton versi lokalnya tak lama lagi.
Kedua pria itu pun mulai mengenal rasa memiliki dan rasa ingin melindungi saat bersama dengan Intan. Sampai akhirnya rasa sayang itu terus tumbuh dan menjadi ikatan yang kuat tanpa disangka oleh Dedi, Tatang, maupun Intan.
Film drama Panggil Aku Ayah bukan hanya sekadar drama keluarga biasa. Film ini akan berkisah tentang hangatnya kasih sayang yang tumbuh dari tempat yang paling tak terduga, tentang mereka yang belajar menjadi keluarga utuh meski tak ada ikatan darah.
Sebuah potret manis dan hangat tersebut mengajak penonton Indonesia untuk percaya bahwa keluarga dapat ditemukan dan dibangun bahkan dalam situasi yang paling tidak memungkinkan sekalipun.
Daftar Pemain dan Karakter dalam Film Panggil Aku Ayah
Film Panggil Aku Ayah menghadirkan jajaran pemain yang tidak biasa. Sebab para aktor yang terlibat bukan hanya dikenal, tapi juga punya memiliki kemampuan akting yang sanggup membuat cerita di dalam film semakin hidup.
Daftar pemeran dalam film terbaru Panggil Aku Ayah yang tak lama lagi akan tayang, di antaranya:
- Ringgo Agus Rahman akan berperan sebagai Dedi Kosasih. Ia adalah seorang penagih utang yang semula seolah tak berperasaan namun perlahan melepas sisi kerasnya dan belajar jadi figur seorang ayah sungguhan.
- Boris Bokir akan berperan sebagai Tatang Suratang. Tatang merupakan rekan kerja Dedi yang sama-sama keras kepala, tapi sebenarnya memiliki sisi yang lembut dan sulit ditebak.
- Myesha Lin akan berperan sebagai Intan (versi kecil). Myesha merupakan aktris cilik yang bakal bikin para penonton jatuh hati karena kepolosan dan ekspresinya yang mengundang gemas.
- Tissa Biani akan berperan sebagai Intan (versi dewasa). Tissa dinilai mampu untuk membawa emosi mendalam dari seorang Intan. Jam terbangnya yang tinggi sebagai aktris membuatnya merasa tertantang.
- Sita Nursanti akan berperan sebagai Rossa. Ia adalah sosok ibu kandung dari Intan yang keputusasaannya saat harus melunasi utang justru menjadi awal mulai dari perjalanan penuh haru yang terjadi pada Dedi, Tatang dan Intan.
Masing-masing pemain tersebut dinilai sanggup untuk membawa emosi dari karakter yang dipercayakan pada mereka dengan baik.
Penghayatan kuat dan gesture khas dari tokoh-tokoh tersebut bakal menjadikan kisah dalam film ini bukan sekadar cerita drama biasa, tapi juga sebuah perjalanan yang menguras emosi namun penuh dengan makna.
Fakta Unik Film Indonesia Panggil Aku Ayah 2025
Tidak lengkap rasanya jika tidak menyampaikan apa saja fakta-fakta unik dari film adaptasi Panggil Aku Ayah (2025) tersebut.
Beberapa fakta dari film Panggil Aku Ayah tersebut sudah Mamikos himpun dengan saksama di bawah ini:
A. Proyek Kolaborasi Visinema dan CJ ENM
Film terbaru bergenre drama keluarga Panggil Aku Ayah merupakan proyek kolaborasi antara rumah produksi Visinema Studios dan raksasa perfilman Korea, CJ ENM.
Kolaborasi megah tersebut yang membuat film Panggil Aku Aya menjadi salah satu proyek adaptasi yang beda dari film-film adaptasi yang lain!
Kerjasama antar dua negara tersebut tentu saja mampu menghadirkan sebuah film apik tanpa meninggalkan ruh utamanya.
Sebab, benang merah dari cerita aslinya (dalam film Pawn) tetap dipertahankan. Namun pihak Visinema mengemasnya dengan sentuhan lokal yang bikin penonton Indonesia semakin merasa dekat.
B. Benni Setiawan Menyutradarai Film ini
Sutradara Benni Setiawan dan tangan dinginnya dipercaya untuk menggarap film adaptasi ini karena prestasinya di dunia film yang membanggakan.
Melalui tangan dinginnya, Benni Setiawan sukses menghidupkan jalan cerita Panggil Aku Ayah dengan sentuhan lokal yang mengena.
Makanya tak heran jika melalui trailernya saja, kamu sudah dapat menebak bahwa cerita dalam film ini bakal mengundang emosi dan keharuan karena memang sangat dekat dengan kehidupan penonton kita.
Benni tetap setia mempertahankan esensi versi aslinya, Pawn, namun Benni berhasil menyuntikkan berbagai nuansa yang khas dan mencerminkan Indonesia.
Sehingga dijamin film ini bukan cuma sekadar cerita yang diadaptasi, tapi benar-benar memiliki rasa, karakter dan keunikannya sendiri.
Halaman:

