31 Pantun Lebaran Idulfitri untuk Keluarga, Saudara, dan Teman
Merayakan lebaran Idul Fitri juga bisa dilakukan menggunakan pantun, yakni pantun yang isinya untuk saling memaafkan. Baca di sini contohnya.
7. Ikan lele nyangkut di peti
Disambut gembira para santri
Hati kesal buanglah pergi
Hari ini hari Idulfitri
8. Paket datang dibawa kurir
Disambut langsung dengan tangan
Sahabatku setanah air
Rayakan bersama akhir Ramadhan
9. Ramadhan pergi, lebaran datang
Disambut meriah seluruh manusia
Di hari yang fitri aku bertandang
Hadirku muncul lewat kata
10. Beli sepeda di Pasar Baru
Jangan lupa bawa uang
Ramadhan kini telah berlalu
Dosa dan khilaf tolong dibuang
Pantun lebaran yang ditujukan untuk teman sifatnya lebih santai dibandingkan pantun untuk keluarga dan saudara. Bahkan, kamu bisa menyisipkan kenangan atau cerita unikmu di bagian sampiran agar temanmu teringat.
Cara Membuat Pantun Lebaran Idulfitri yang Unik dan Menarik
Setelah membaca berbagai macam contoh pantun lebaran Idulfitri di atas, apakah kamu sudah memiliki ide untuk membuatnya sendiri?
Jika belum, Mamikos memiliki beberapa cara yang dapat kamu terapkan ketika membuat pantun agar unik dan menarik.
1. Menggunakan Kata yang Tidak Asing
Gunakan kata yang sudah dikenal masyarakat atau akrab di telinga agar pendengar dapat langsung paham pada maksud pantun.
Contoh kata yang bisa kamu gunakan bisa diperoleh dari kamus bahasa Indonesia atau diambil dari bahasa percakapan sehari-hari.
Sebaiknya hindari penggunaan kata berbahasa Inggris atau berbahasa asing apabila orang yang kamu tuju tidak memahami bahasa tersebut.
2. Melihat Objek yang Diajak Berpantun
Melihat objek yang akan dikirimi pantun sangat penting bagi seorang pengirim. Hal ini berkaitan dengan redaksi kata yang digunakan serta pesan-pesan yang disampaikan.
Apabila kamu mengirim pantun untuk orang tua, kamu tidak bisa bercanda sembarangan di bagian sampiran pantun.
Tapi, jika pantun yang dibuat sengaja ditujukan untuk teman dekat atau sahabat, kamu akan lebih bebas berekspresi.
3. Menghindari Pantun yang Menyinggung
Fungsi pantun sebagai pencair suasana semestinya membuatmu selektif dalam memilih kata.
Jangan sampai pantun yang kamu sampaikan menyinggung. Beberapa topik sensitif yang perlu dihindari ketika membuat pantun Idulfitri adalah topik tentang ras, warna kulit, agama, status, dan topik pribadi.
Pikirkan baik-baik sebelum kamu mengutarakan pantun Idulfitri agar silaturahmi tetap terjaga.
4. Menggunakan Media Penyampaian yang Bervariasi
Pantun tidak hanya dapat kamu sampaikan secara langsung pada objek tujuan. Jika tidak dapat bertemu langsung, manfaatkan sosial media atau pesan singkat.
Apabila kamu memiliki kemampuan mengedit gambar, tidak ada salahnya menyisipkan kalimat pada pantun di gambar yang kamu buat tersebut.
Pantun Idulfitri juga dapat kamu sampaikan ketika mengirim ucapan hari raya atau setelahnya.
Sudah memiliki ide tentang pantun yang paling cocok disampaikan pada kerabat saat Idulfitri? Buatlah pantun seunik mungkin dengan pesan tertentu.
Momen tegang dan kaku akibat lama tidak bersilaturahmi pun dapat segera cair dengan bantuan pantun.
Kamu bisa mulai menyampaikan pantun sehari sebelum Hari Raya Idulfitri atau setelah menunaikan shalat Idulfitri. Semoga bermanfaat.
Halaman:
