Pendaftaran IPDN 2024-2025, Jadwal, Syarat dan Cara Daftar

Pendaftaran IPDN 2024-2025, Jadwal, Syarat dan Cara Daftar — Institut Pemerintahan Dalam Negeri merupakan salah satu sekolah kedinasan yang memiliki peminat pendaftar yang cukup tinggi hampir setiap memulai tahun ajaran baru.

Tak terkecuali pada tahun akademik 2024/2025 ini, calon pendaftar IPDN juga masih setinggi di tahun-tahun sebelumnya.

Untuk kamu yang mencari informasi lengkap mengenai pendaftaran IPDN 2024/2025 tersebut maka Mamikos sarankan untuk membaca ulasan pada kali ini sampai akhir.

Ulasan Pendaftaran IPDN Terbaru Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar

indonesiacollege.co.id

Sebelum masuk pada uraian pendaftaran IPDN itu sendiri yakni jadwal, syarat dan tata cara pendaftaran, mari simak terlebih dulu mengenai profil singkat dari sekolah ikatan dinas Institut Pemerintahan Dalam Negeri tersebut berikut ini.

1. Profil Singkat IPDN

Sebelumnya, Mamikos sudah menyebutkan di atas mengenai kepanjangan dari IPDN tersebut. Selain kepanjangan nama sekolahnya, IPDN merupakan salah satu sekolah tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan pemerintahan dan dikelola langsung oleh instansi pemerintah.

Tentu saja untuk pihak penyelenggara pendidikannya juga dari instansi pemerintah.

Instansi pemerintah yang dimaksud tak lain adalah Kementerian Dalam Negeri. Makanya, IPDN masuk dalam jajaran perguruan tinggi negeri (PTN).

Meskipun berbentuk sebagai sekolah ikatan dinas, namun Institut Pemerintahan Dalam Negeri tersebut siap mendidik dan menyiapkan kader pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

2. Pilihan Jurusan/ Program Studi IPDN

Setelah profil sekolah, info berikutnya yang perlu kamu ketahui adalah beberapa pilihan jurusan atau program studi yang ada di IPDN. Informasi lain yang perlu kamu tahu juga seluruh prodi/jurusan di IPD merupakan Program D4.

Untuk daftar Jurusan yang ada di IPDN tersebut di antaranya adalah:

A. Fakultas Hukum Tata Kelola Pemerintahan IPDN

  • Jurusan Praktik Kepolisian Tata Pamong
  • Jurusan Kependudukan dan Catatan Sipil
  • Jurusan Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik

B. Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN

  • Jurusan Administrasi Pemerintah Daerah
  • Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Jurusan Keuangan Publik
  • Jurusan Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintah

C. Fakultas Politik Pemerintahan IPDN

  • Jurusan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Jurusan Studi Kebijakan Publik
  • Jurusan Politik Indonesia Terapan

3. Potensi Pekerjaan Bagi Lulusan IPDN di Masa Depan

Apapun jurusan/program studi yang nanti akan kamu pilih ketika memutuskan untuk mengikuti pendaftaran IPDN TA 2024/2025, kembali ingat bahwa ada berbagai profesi dalam birokrasi pemerintahan yang siap menantikanmu.

Camat menjadi salah satu profesi yang bisa kamu tekuni ketika lulus dari jurusan di IPDN.

Ilmu Pemerintahan yang telah kamu pelajari selama mengenyam pendidikan di IPDN tentu dapat diterapkan dalam berbagai pengambilan keputusan di ranah publik saat kamu menjabat sebagai Camat maupun pejabat publik lain yang masih ada dalam birokrasi pemerintah.

Selain menjadi camat, ada beberapa peluang pekerjaan lain yang dapat kamu jalani saat lulus dari IPDN. Sebab karir para lulusannya bisa berawal dari menjadi staf terlebih dahulu hingga kemudian ada juga yang dapat menjabat sebagai seorang Gubernur.

Kabaghumas dan Protokol IPDN sempat mengatakan bahwa ketika lulus para pamong praja IPDN tersebut akan ditempatkan di berbagai instansi tempat mereka direkrut. Kemudian, para pamong praja tersebut akan langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara otomatis dan masuk ke golongan III A.

Alurnya memang harus dimulai dari staf terlebih dahulu dan menjalani karir di sana. Meski demikian, tak menutup kemungkinan para lulusan tersebut dapat sampai hingga jenjang karir tertinggi yakni sampai di tingkat Golongan I.

Apabila sudah menjadi staf, perkara apakah orang tersebut akan naik jabatan atau ingin merambah ke jabatan lainnya kembali lagi pada prestasi dan kinerja masing-masing di instansi yang mereka tempati.

Namun sama sekali tak menutup kemungkinan ada beberapa alumni IPDN yang saat ini sukses menjalani pekerjaan dan karir di pemerintahan maupun karier politik. Misalnya saja dengan menjadi gubernur hingga pejabat di kementerian tertentu.

4. Uraian Jadwal Pendaftaran IPDN TA 2024/2025

Sebagai salah satu sekolah kedinasan di Indonesia yang cukup difavoritkan, maka tentu saja di TA 2024/2025 ini IPDN kembali membuka pendaftaran. Apalagi jika pendaftarannya resmi dibuka, peminat yang membanjiri jalur pendaftaran pasti sudah tak terduga.

Jika kamu mengetahui kapan tepatnya jadwal pendaftaran IPDN 2024/2025 tersebut dibuka, maka informasi dalam poin ini dijamin akan menjawab pertanyaan kamu tersebut.

  • Pelamar mendaftar secara daring/ online: 15 Mei – 13 Juni 2024
  • Verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran yang telah diunggah: 15 Mei – 17 Juni 2024
  • Pengumuman verifikasi dokumen persyaratan administrasi: 19 Juni 2024
  • Pelamar yang memenuhi syarat verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran melakukan pembayaran PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai kode billing: 27 Juni – 5 Juli 2024
  • Cetak Kartu Ujian: Juli 2024
  • Pengumuman daftar nama peserta SKD: Juli 2024
  • Pelaksanaan SKD: Juli – Agustus 2024
  • Pelaksanaan Tes Kesehatan hingga registrasi ulang dilaksanakan pada bulan Agustus 2024.

Mamikos sarankan untuk terus memantau perkembangan mengenai jadwal resmi pembukaan pendaftaran IPDN 2022 melalui situs web di link spcp.ipdn.ac.id.

5. Rangkaian Syarat Mendaftar ke IPDN

Di sini adalah beberapa syarat yang harus diperhatikan apabila kamu ingin menjadi Praja IPDN. Beberapa persyaratan untuk mendaftar sebagai calon Praja IPDN tersebut di antaranya:

A. Syarat Umum IPDN

  • Kamu merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun ketika mendaftar di IPDN.
  • Untuk pria, memiliki tinggi badan minimal 160 cm, lalu wanita memiliki tinggi minimal 155 cm.

Selain persyaratan umum seperti terlampir di atas, ada juga beberapa persyaratan khusus yang wajib untuk kamu penuhi apabila mendaftar. Seperti yang dikutip dari laman resmi Institut Pemerintahan Dalam Negeri, persyaratan khusus untuk mendaftar ke IPDN tersebut di antaranya adalah:

B. Syarat Khusus IPDN

  1. Tidak sedang menjalani atau menghadapi tuntutan hukum pidana karena melakukan kriminalitas atau kejahatan
  2. Tidak memiliki tindik atau bekas tindikan di telinganya atau anggota badan lain bagi para peserta pria, kecuali yang disebabkan karena ketentuan agama dan adat pendaftar.
  3. Tidak memiliki tato di tubuhnya.
  4. Tidak berkacamata atau menggunakan lensa kontak.
  5. Belum pernah menikah/kawin dan bagi pendaftar wanita belum pernah hamil atau melahirkan.
  6. Calon pendaftar belum pernah diberhentikan sebagai seorang Praja IPDN maupun perguruan tinggi lain dengan tidak hormat atau karena alasan lain.

C. Ketentuan yang Wajib Dipenuhi Saat Kamu Lulus

Jika nanti kamu berhasil lulus serta dikukuhkan sebagai seorang Praja IPDN, maka kamu sebagai pendaftar harus memenuhi ketentuan berikut ini.

  1. Sanggup untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan di IPDN.
  2. Menyatakan kebersediaan untuk diangkat menjadi CPNS/PNS lalu ditugaskan (ditempatkan) di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali.
  3. Bersedia untuk mengikuti setiap proses pembelajaran di seluruh kampus IPDN.
  4. Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di lingkungan pendidikan IPDN.
  5. Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN apabila melakukan Pelanggaran Disiplin Praja seperti yang sudah diatur dalam Pedoman Tata Kehidupan Praja.
  6. Jika praja bersangkutan terbukti melakukan pemalsuan identitas atau dokumen persyaratan yang diminta di atas, maka pendaftar akan secara otomatis dinyatakan gugur.

D. Dokumen yang Perlu Dipersiapkan oleh Pendaftar IPDN

Jika kamu merasa memenuhi persyaratan khusus serta umum yang disebutka di atas, maka simak persiapkan dokumen-dokumen berikut ini untuk melengkapi persyaratan administrasi yang diminta.

  • Memiliki ijazah paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA), dan lulusan Paket C (sederajat).
  • KTP elektronik bagi peserta yang sudah berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) untuk peserta yang belum memiliki KTP elektronik.
  • Berdomisili minimal satu tahun di provinsi tempat kamu mendaftar secara sah terhitung pada tanggal awal pendaftaran yang perlu dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan Surat Pindah (bagi yang memang pindah tempat tinggal) serta dokumen lain pendukung.
  • Surat Keterangan Kelas XII SMA/MA yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah asal atau pejabat berwenang dan dicap ata dibubuhi stempel basah.
  • Melampirkan surat Keterangan OAP (Orang Asli Papua) jika peserta adalah orang Papua asli dan harus ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota masing-masing serta diketahui oleh Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP).
  • Melampirkan pakta Integritas.
  • Surat Keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Polri atau Badan Narkotika Nasional Provinsi/Kabupaten/Kota.
  • Surat Keterangan Tidak Buta Warna yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pemerintah maupun Swasta.
  • Memiliki alamat email aktif
  • Melampirkan pas foto berwarna dan berlatar belakang merah, ukuran 4×6 cm menghadap depan, tidak memakai kacamata, dan mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih polos.

6. Cara Melakukan Pendaftaran di IPDN

Jika kamu sudah memastikan memenuhi seluruh persyaratan umum, khusus, serta administrasi dan mengetahui kapan dibukanya jadwal pendaftaran IPDN 2024, Mamikos sarankan segeralah mendaftar.

Apabila pendaftaran IPDN 2024 akan berlangsung di tanggal yang sama seperti tahun lalu, akan ada banyak peserta yang juga mendaftar ke berbagai sekolah kedinasan lain karena jadwal yang serentak.

Sebagai antisipasi hal-hal yang tak terduga, seperti kendala jaringan gangguan dan lainnya, sebaiknya jangan terlalu lama menunda.

Di sini ada 11 tahapan yang harus kamu lalui saat hendak mendaftar ke IPDN, di antaranya adalah:

  • Mengakses portal SSCASN di link berikut sscasn.bkn.go.id
  • Membuat akun SSCN Sekolah Kedinasan dengan NIK yang sudah tervalidasi melalui data Dukcapil, dan melakukan cetak Kartu Informasi Akun.
  • Melakukan log in ke SSCN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK serta password yang telah kamu daftarkan.
  • Mengunggah swafoto, memilih Sekolah Kedinasan (IPDN), melengkapi nilai, mengunggah berkas, dan melengkapi biodata.
  • Mengecek resume serta mencetak Kartu Pendaftaran.
  • Verifikator Instansi akan segera melakukan verifikasi data atau berkas pelamar yang masuk.
  • Melakukan log in ulang ke SSCN untuk mengecek bagaimana status kelulusan verifikasi administrasi kamu.
  • Apabila kamu berhasil lulus verifikasi, maka kamu akan mendapatkan kode billing pembayaran. Cek informasi mengenai tata cara pembayaran di Sekolah Ikatan Dinas terkait.
  • Mencetak Kartu Ujian di SSCN setelah melakukan pembayaran dan telah dikonfirmasi sistem.
  • Mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh instansi.
  • Informasi status kelulusan pelamar akan segera diumumkan oleh Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan instansi di link resmi SSCN.

Seluruh informasi yang Mamikos tuliskan pada artikel ini Mamikos dapatkan dari situs resmi spcp.ipdn.ac.id dan dikdin.bkn.go.id. Maka jika kamu hendak memastikan lagi perihal jadwal hingga informasi dasar lainnya, kamu bisa langsung mengunjungi situs yang sudah Mamikos sebutkan di atas.

Jangan lupa untuk menyampaikan juga ulasan yang sudah Mamikos tuliskan dalam artikel ini pada teman maupun sahabat kamu melalui postingan media sosial agar mereka turut mengetahui juga informasi pendaftaran IPDN ini.

Segala jenis perubahan data, update informasi pendaftaran dan segala hal yang menyangkut seleksi Mandiri Unimed juga bisa kamu temukan di link ini, ya!

FAQ

Kapan pendaftaran online IPDN 2024 dibuka?

Pendaftaran online IPDN 2024 dibuka mulai tanggal 15 Mei 2024.

Seleksi IPDN bayar berapa?

Biaya seleksi IPDN adalah sebesar Rp500.000.

Berapa tinggi badan untuk masuk IPDN?

Untuk pria minimal 160 cm, sedangkan wanita memiliki tinggi minimal 155 cm.

Bagaimana cara mendaftar IPDN?

Cara mendaftar IPDN adalah dengan mengunjungi laman resmi https://dikdin.bkn.go.id dan melengkapi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Berapa tahun kuliah di IPDN?

Lama kuliah di IPDN adalah sekitar 4 tahun.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta