Advertisement
Source : Canva/@ikarahma

Pendaftaran SPMB Poltekkes Kemenkes 2026: Jadwal, Syarat & Cara Daftar Lengkap

Memilih kuliah di Poltekkes Kemenkes menjamin masa depan profesi yang stabil, karena lulusannya dapat terserap oleh pasar kerja industri kesehatan.

16 Februari 2026 Nana

2. Persyaratan Akademik (Latar Belakang Pendidikan)

Poltekkes memiliki aturan ketat mengenai asal jurusan sekolah agar linear dengan materi perkuliahan, yaitu:

  • Lulusan SMA/MA: Jurusan IPA dapat memilih seluruh program studi yang tersedia. Jurusan IPS secara umum hanya diperbolehkan memilih prodi non-klinis misalnya saja Rekam Medis, Gizi, atau Kesehatan Lingkungan (tergantung kebijakan Poltekkes yang dituju).
  • Lulusan SMK Kesehatan: Harus linear. Contohnya, SMK Farmasi untuk prodi D3/D4 Farmasi, atau SMK Keperawatan untuk prodi Keperawatan.
  • Lulusan SMK Teknik: Biasanya hanya diperbolehkan mendaftar ke prodi Teknik Elektromedik atau Sanitasi/Kesehatan Lingkungan.
11 Kampus Hukum Terbaik di Indonesia untuk Daftar di 2026 Plus Info Biayanya

3. Persyaratan Khusus Fisik dan Kesehatan

Ini adalah syarat yang paling sering menggugurkan calon mahasiswa karena bersifat mutlak:

  • Tinggi Badan Minimal:
  • Prodi Keperawatan: Laki-laki min. 155 cm, Perempuan min. 150 cm.
  • Prodi Kebidanan: Khusus perempuan, min. 150 cm.
  • Prodi Lainnya: Umumnya minimal 145-150 cm (tergantung regulasi lokal dari masing-masing Poltekkes).
  • Bebas Buta Warna: Tidak diperbolehkan buta warna total maupun parsial untuk hampir seluruh program studi (khususnya yang berhubungan langsung dengan laboratorium dan diagnosis).
  • Kondisi Fisik Lainnya: *Tidak memiliki cacat fisik yang dapat mengganggu jalannya tugas profesi (misal: gangguan pendengaran berat atau gangguan bicara/tuna wicara).
  • Bebas dari penyalahgunaan Narkoba yang nantinya akan dibuktikan dengan uji laboratorium saat menjalani tes kesehatan.

Cara Melakukan Pendaftaran SPMB Poltekkes Kemenkes 2026

Proses pendaftaran SPMB Poltekkes Kemenkes 2026 (jalur SIMAMA) dilakukan secara terpusat dan sepenuhnya daring.

Agar kamu tidak bingung, berikut adalah panduan langkah demi langkah yang lebih detail untuk mendaftarkan diri, yaitu:

1. Tahap Pembuatan Akun dan Registrasi

  • Akses situs resminya di alamat spmb-poltekkes.kemkes.go.id. Pastikan koneksi internet milikmu stabil.
  • Ketika akan membuat akun, pilih menu “Daftar”. Kamu akan diminta memasukkan NIK (sesuai KTP/KK), Nama Lengkap, Tempat Tanggal Lahir, dan Alamat Surel aktif.
  • Cek Surel untuk mendapatkan username dan password serta melakukan aktivasi akun. Jangan sampai lupa data login ini karena akan digunakan hingga proses pengumuman dirilis resmi.

2. Pengisian Biodata dan Unggah Dokumen

  • Masuk kembali ke portal menggunakan akun yang sudah dibuat.
  • Lengkapi biodata mulai dari alamat domisili hingga detail orang tua.
  • Masukkan asal sekolah, tahun lulus, dan nilai rapor (biasanya nilai rata-rata semester 1-5 untuk lulusan 2026).
  • Kamu harus mengunggah dokumen dalam format JPG/PDF (diberlakukan maksimal ukuran biasanya 200kb – 500kb).
  • Pas foto terbaru berlatar merah.
  • Pindaian (scan) KTP atau Kartu Keluarga.
  • Pindaian (scan) Ijazah (bagi lulusan lama) atau Rapor/Surat Keterangan Lulus (bagi lulusan 2026).

3. Pemilihan Program Studi (Prodi)

  • Kamu diberikan kesempatan untuk memilih maksimal 2 atau 3 program studi (tergantung aturan tahun berjalan).
  • Kamu juga bisa memilih prodi di Poltekkes yang berbeda (misal: Pilihan 1 di Poltekkes Jakarta, Pilihan 2 di Poltekkes Yogyakarta).

Tips: Urutkan pilihan berdasarkan minat tertinggi karena sistem akan memprioritaskan pada pilihan pertama.

4. Pembayaran Biaya Seleksi

  • Setelah data tersimpan, sistem akan mengeluarkan Kode Bayar atau Nomor Virtual Account.
  • Lakukan pembayaran melalui bank yang ditunjuk (biasanya Bank Mandiri, BNI, atau BRI) baik melalui ATM, m-Banking, atau teller secara langsung.
  • Biaya pendaftaran untuk jalur SIMAMA adalah Rp150.000. Simpan bukti bayar yang kamu lakukan sebagai cadangan.

5. Finalisasi dan Cetak Kartu Ujian

  • Setelah membayar, login kembali ke portal untuk melakukan Finalisasi Data. Pastikan semua data sudah benar karena setelah difinalisasi, data tidak dapat diubah.
  • Unduh dan cetak Kartu Peserta Ujian. Di kartu ini akan tertera lokasi ujian (biasanya di Poltekkes terdekat dari rumah kamu), tanggal ujian, dan sesi jam ujian.

6. Pelaksanaan Ujian CBT

  • Datang ke lokasi ujian sesuai jadwal dengan membawa Kartu Peserta dan identitas asli (KTP/KK).
  • Ujian menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Materi yang diujikan biasanya meliputi Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan IPA (Biologi, Fisika, Kimia).

Perhatikan Hal Penting Ini Setelah Ujian!

Jika kemudian kamu dinyatakan lulus seleksi CBT, Mamikos ingatkan untuk jangan langsung bersantai. Sebab kamu wajib mengikuti tahapan Uji Kesehatan di lokasi yang ditentukan.

Banyak peserta gugur di tahapan ini karena masalah tinggi badan atau buta warna, jadi pastikan kamu sudah mengecek kondisi fisik secara mandiri terlebih dulu.

Halaman:

Advertisement