Pendaftaran STIN 2025/2026, Jadwal, Syarat, Kuota Besar Cek Cara Daftarnya
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan yang dikelola oleh badan Pemerintah. Tahun ini STIN kembali membuka penerimaan Taruna/i. Simak info selengkapnya!
Pilihan Jurusan/ Program Studi STIN
Setelah mengetahui profil sekolah kedinasan STIN, berikut informasI yang perlu kamu ketahui mengenai pilihan jurusan atau program studi yang ada di STIN. Diantaranya:
- S1 Jurusan Agen Intelijen
- S1 Jurusan Teknologi Intelijen
- S1 Jurusan Cyber Intelijen
- S1 Jurusan Ekonomi Intelijen
Seleksi Penerimaan Taruna-Taruni STIN 2025/2026
Tahun ini STIN kembali menerima calon taruna-taruni berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tentang Persetujuan Prinsip Kebutuhan Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara Tahun Anggaran 2025 untuk Mengisi Kebutuhan CPNS di Lingkungan Badan Intelijen Negara.
Tahun ini STIN menyediakan kuota sebanyak 400 orang dari peserta seleksi yang terpilih. Pendaftaran akan dibuka mulai April 2025.
Pada penerimaan STIN akan dilaksanakan seleksi penerimaan sesuai kebutuhan organisasi melalui Intelligence Spoting (penelusuran intelijen sesuai kebutuhan organisasi).
Pendaftaran dan Persyaratan
Sebelum mendaftar STIN beberapa persyaratan di bawah ini harus kamu perhatika apabila ingin menjadi taruna-taruni STIN. Beberapa peryaratan yang ditetapkan adalah:
Persyaratan Umum
1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) (laki-laki/perempuan).
2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
4. Tidak pernah terlibat dalam tindak pidana kejahatan.
5. Berkelakuan baik dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
6. Merupakan lulusan minimal SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan sebagai berikut:
- Lulusan SMA/SMK/MA tahun 2024 dan 2023, nilai rata-rata ijazah minimal 80 (delapan puluh).
- Bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2025, nilai rata-rata rapor semester 1 s/d semester 5 minimal 75 (tujuh puluh lima).
7. Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Direktorat Sekolah Menengah Atas Dirjen Paud, Dikdas dan Dikmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
8. Belum pernah menikah dan bersedia agar tidak menikah selama menjalani masa pendidikan.
9. Belum pernah melahirkan dan belum pernah punya anak biologis.
10. Tidak memiliki tato atau bekas tato.
11. Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (perempuan).
12. Tidak bertindik dan/atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim (laki-laki).
13. Sehat jasmani dan rohani, dan tidak pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan patah tulang.
14. Apabila berkacamata, maksimal ukuran 1 baik + (plus) atau – (minus).
15. Tidak buta warna.
16. Tinggi badan minimal (berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
- Laki-laki : 165 (seratus enam puluh lima) cm.
- Perempuan : 160 (seratus enam puluh) cm.
17. Usia pada tanggal 31 Desember 2025 serendah-rendahnya 16 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir).
18. Mendapatkan persetujuan orang tua atau wali yang dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua/wali.
19. Peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN tidak dipungut biaya kecuali biaya mengikuti SKD.
20. Laki-laki/Perempuan, bukan personel/mantan personel TNI/Polri/PNS;
21. Tidak pernah mengikuti pendidikan pembentukan personel TNI/Polri/PNS;
22. Bersedia menjalani ikatan dinas pertama selama 10 tahun terhitung sejak dinyatakan lulus pendidikan STIN.
Halaman:

