Pengertian Pendapatan Nasional beserta Komponen dan Cara Hitungnya, Lengkap!

Pengertian Pendapatan Nasional beserta Komponen dan Cara Hitungnya -Di berita-berita yang kita dengan di televisi ataupun kita baca di banyak situs baik bahasa Indonesia ataupun bahasa Korea pasti ada pendapatan nasional.

Kita pasti sudah pernah mendengar yang namanya pendapatan nasional itu, akan tetapi mungkin tidak begitu memahami mengenai hal tersebut.

Kali ini kami akan coba jelaskan kepada kalian mengenai hal tersebut. 

Pendapatan Nasional

unsplash.com

Pendapatan nasional sendiri sering dianggap sebagai salah satu hal yang sangatlah penting bagi suatu negara dan penting juga bagi masyarakatnya.

Informasi mengenai hal itu sebenarnya adalah informasi penting untuk diketahui oleh masyarakat negara tersebut.

Berikut kami akan jelaskan juga soal pengertian dan juga komponen serta cara menghitungnya. 

Pengertian Pendapatan Nasional

Kalau berbicara mengenai pengertiannya, maka pendapatan nasional itu adalah suatu nilai total dari output suatu negara dari semua barang dan juga jasa yang diproduksi selama satu tahun.

Pencatatan pendapatan nasional sendiri akan menunjukkan tingkat kegiatan ekonomi dari suatu negara pada periode waktu tertentu. 

Pencatatan mengenai pendapatan nasional sendiri mencakup beberapa hal yang memang mempengaruhi pendapatan nasional suatu negara.

Ada pendapatan perusahaan domestik, upah yang dibayarkan kepada pekerja domestik, pajak penjualan, dan pendapatan dari perusahaan ataupun individu yang tinggal di negara itu. 

Menurut Badan Pusat Statistik menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan produk domestik bruto akan bisa menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi.

Sehingga bisa juga dibilang ini sebagai indikator untuk mengetahui tingkat ekonomi suatu negara termasuk juga negara bahasa Korea. 

Perkembangan Pengertian Pendapatan Nasional

unsplash.com

Pengertian pendapatan nasional sendiri sudah mengalami beberapa perubahan seiring dengan perkembangan jaman sampai sekarang.

Konsep pertama pendapatan nasional itu dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris pada tahun 1965. 

Pada awalnya Sir William ini menulis mengenai metode menghitung populasi dan juga sosial Income saja.

Namun seiring berjalannya waktu nampaknya teori itu ditentang oleh beberapa pihak.

Hal ini dikarenakan dalam teorinya tidak disertakan perubahan populasi, sumber daya, dan kondisi yang lainnya. 

Seiring berjalannya waktu pendapatan nasional pun berkembang dan sekarang ini pengertiannya adalah semua produk dan jasa yang dihasilkan sepanjang tahun.

Teori ini ditulis oleh Alfred Marshall, dan dalam teori ini dimasukkan pengaruh dari perusahaan, keluarga, administrasi negara, dan lainnya. 

Komponen Pendapatan Nasional

unsplash.com

Dalam sebuah pendapatan nasional itu ada beberapa komponen yang mempengaruhi dan dipakai untuk menghitungnya.

Berikut ini kami akan coba jelaskan beberapa komponen yang ada pada pendapatan nasional pada suatu negara. 

1. Produk Domestik Bruto

Produk domestik bruto itu adalah jumlah produk yang dihasilkan oleh unit produksi baik barang atau jasa di dalam batas wilayah tertentu dalam suatu negara.

Cara menghitungnya adalah pendapatan masyarakat dalam negeri dan pendapatan orang dengan bahasa Korea dan lainnya di dalam negeri. 

2. Produk Nasional Bruto

Produk nasional bruto sendiri adalah nilai dari produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan penduduk dalam suatu negara selama satu tahun.

Cara menghitungnya adalah pendapatan masyarakat di dalam negeri ditambah pendapatan masyarakat di luar negeri dikurangi pendapatan asing di dalam negeri. 

3. Produk Nasional Netto

Untuk produk nasional netto itu adalah nilai produk yang didapatkan dari menghitung produk nasional bruto dikurangi dengan penyusutan barang modal. 

4. Pendapatan Nasional Netto

Untuk pendapatan nasional netto itu merupakan pendapatan nasional yang dihitung dengan dasar jumlah balas jasa masyarakat. Dimana masyarakat itu sendiri yang dinilai sebagai pemilik dari faktor produksi.

Cara menghitungnya adalah produk nasional netto dikurangi dengan pajak tidak langsung. 

5. Pendapatan Perseorangan

Pendapatan perseorangan mungkin merupakan satu hal yang paling mudah dipahami, ini adalah pendapatan yang diterima setiap orang dalam satu negara.

Biasanya pendapatan ini sangat identik sekali dengan gaji. Cara menghitungnya adalah pendapatan nasional netto dikurangi pajak perusahaan, iuran dan juga laba ditahan. Lalu ditambah dengan transfer payment. 

6. Pendapatan Yang Siap Dibelanjakan

Ini adalah suatu pendapatan yang siap untuk digunakan untuk membeli barang atau jasa dalam bentuk konsumsi. Penggunaan jasa seperti misalnya untuk membayar jasa pendidikan bahasa Korea.

Sisanya bisa dijadikan tabungan ataupun investasi. Cara menghitungnya adalah pendapatan perseorangan dikurangi dengan pajak langsung. 

Rumus Menghitungnya

Untuk cara menghitung pendapatan nasional sendiri ada beberapa cara atau biasa dibilang dengan beberapa pendekatan. Setiap pendekatan memiliki sistem penghitungan yang berbeda, sehingga kita harus memahami dulu konsepnya itu seperti apa.

Berikut ini beberapa metode dalam menghitung beserta dengan rumus dan cara menghitungnya seperti apa. 

Metode Produksi

Dengan menggunakan metode produksi ini, maka pendapatan nasional itu sendiri adalah jumlah nilai tambah barang dan juga jasa yang dihasilkan semua sektor negara.

Berikut ini beberapa rumus untuk menghitung pendapatan nasional. Berikut ini rumusnya. 

Y= (unit1 x harga 2) + nilai tambah (unit 2 x harga 2)+ m …+ nilai tambah (unit n x Harga n)

Metode Pendapatan

Dengan menggunakan metode pendapatan berarti ini adalah jumlah pendapatan yang diterima semua sektor perekonomian negara selama satu tahun. Berikut ini rumus untuk menghitung pendapatan nasional. 

Y= Rent + Wage + Interest + Profit 

Metode Pengeluaran

Kalau menggunakan pendekatan pengeluaran, maka pendapatan nasional itu dihitung dari jumlah pengeluaran dari seluruh sektor perekonomian.

Berikut ini kami akan berikan rumus menghitung pendapatan nasional bahasa Korea dan Indonesia dengan metode pengeluaran. 

Y= C + I + G

C adalah itu adalah seluruh pengeluaran rumah tangga

I adalah investasi yang dilakukan oleh perusahaan

G adalah belanja rutin pemerintah

Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional

Ada beberapa faktor yang memang bisa mempengaruhi pendapatan nasional dari suatu negara, salah satunya adalah permintaan agregat.

Permintaan agregat itu adalah daftar dari keseluruhan barang dan atau jasa dalam berbagai tingkatan harga yang akan dibutuhkan oleh seluruh sektor ekonomi. 

Lalu ada juga soal penawaran agregat yang biasanya berfungsi untuk menunjukkan hubungan antara semua penawaran barang dan juga jasa.

Semua barang dan jasa yang ditawarkan itu ada pada semua tingkatan harga dan yang ditawarkan oleh perusahaan. Kedua hal ini menjadi faktor terbesar dalam penentu pendapat nasional suatu negara. 

Manfaat Mengetahui Pendapatan Nasional

Ada beberapa manfaat untuk mengetahui pendapatan nasional bahasa Korea dan juga bahasa Indonesia, berikut beberapa diantaranya. 

  1. Mengetahui tingkat kemakmuran negara
  2. Mengevaluasi kinerja ekonomi dalam waktu tertentu
  3. Sebagai indikator kualitas hidup masyarakat di suatu negara. 
  4. Sebagai perbandingan pertumbuhan ekonomi suatu negara dari waktu ke waktu
  5. Memudahkan dalam membandingkan kinerja ekonomi dari setiap sektor ekonomi
  6. Sebagai pembanding kinerja antar negara
  7. Sebagai perbandingan kualitas hidup antar negara
  8. Mengukur perubahan ekonomi suatu negara secara berkala
  9. Perbandingan pertumbuhan ekonomi dan sumber daya atau kekayaan suatu negara. 


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah