Pengertian Norma Kesopanan, Pelanggaran dan Contohnya

Posted in: Informasi
Tagged: Norma Kesopanan

Pengertian Norma Kesopanan, Pelanggaran dan Contohnya -Norma kesopanan merupakan satu dan empat norma kehidupan yang ada. Norma sendiri berasal dari kata “norm”. Norm merupakan bahasa Belanda yang berarti patokan atau petunjuk dalam berperilaku yang pantas saat berinteraksi dengan orang lain di masyarakat. 

Norma sendiri adalah aturan, patokan atau ketentuan atau kaidah dalam berperilaku yang baik dan pantas dilakukan ketika berada dalam sosial masyarakat. Pedoman ini tentunya mengikat masyarakat untuk menaatinya. 

Pengertian Norma Kesopanan

unsplash.com

Pada dasarnya norma ini merupakan aturan yang mengatur setiap individu dalam berperilaku ketika bergaul di masyarakat. Aturan kesopanan ini tentunya akan mengajarkan kita untuk berlaku sopan santun terhadap orang lain terutama orang yang lebih tua. 

Dalam bermasyarakat tidak hanya aturan tertulis yang diatur oleh pemerintah saja yang harus dilaksanakan, namun juga aturan tidak tertulis. Di masyarakat banyak sekali norma-norma atau aturan yang tidak tertulis dan itu harus dilakukan. Sebab jika tidak maka bisa berakibat akan di cemooh oleh lingkungan tempat Anda tinggal.

Tidak seperti norma hukum yang jika melanggar maka akan dihukum sesuai dengan kesalahannya. Pada norma kesopanan maka hukumannya adalah cemoohan orang sekitar, dikucilkan bahkan bisa diusir dari lingkungan tersebut. 

Dalam lingkungan keluarga juga terdapat banyak aturan yang tidak tertulis dan harus dilakukan oleh setiap anggota keluarga. Seperti cara berbicara dengan orang tua, cara berbicara dengan kakak atau adik, cara berpakaian ketika berkumpul dengan keluarga dan lain sebagainya. 

Dengan adanya norma-norma ini maka secara tidak langsung membuat masyarakat menjadi terbiasa melakukannya. Seakan sudah pola hidup bermasyarakat dan mendorong mereka untuk selalu melakukan hal baik terhadap orang lain. 

Ciri-Ciri Dan Tujuan Norma Kesopanan

unsplash.com

Sebagai makhluk sosial tentunya akan membutuhkan orang lain untuk bisa bersosialisasi di masyarakat. Karena itulah tingkat kesopanan menjadi ukuran untuk bisa berdampingan dengan orang lain tanpa terjadinya ketersinggungan dalam pergaulan. 

Norma atau aturan kesopanan bisa juga disebut dengan adat istiadat. Oleh sebab itu aturan yang ada dalam adat tersebut merupakan perilaku bermasyarakat yang menjadi kebiasaan di masyarakat tersebut. Jadi jika ada yang melanggar aturan adat maka sanksinya berupa hukum adat setempat. Jika di masyarakat biasa tentunya hanya berupa hukum sosial seperti dicela, dicemooh, dikucilkan atau diasingkan. 

Tujuan dari norma kesopanan itu ada yaitu:

  1. Agar bisa diterima di tengah masyarakat
  2. Dapat menghargai orang lain
  3. Dapat menghormati orang yang lebih tua
  4. Memahami etika pergaulan dan hakikat kemanusiaan
  5. Dapat bersosialisasi di masyarakat dengan baik.
  6. Berperilaku sesuai dengan aturan masyarakat setempat.

Ciri-ciri dari norma atau aturan kesopanan:

  1. Sumber aturannya dari pergaulan manusia di masyarakat.
  2. Bersifat lokal atau setempat dan atau kedaerahan.
  3. Sanksi yang diberikan berupa hukuman sosial

Perilaku norma atau aturan kesopanan yang ada di Indonesia

  1. Tidak berkata kasar
  2. Menghargai orang lain
  3. Hormat pada orang yang lebih tua
  4. Menggunakan pakaian yang rapi dan sopan ketika bertemu dengan orang lain
  5. Memberikan tempat duduk pada orang tua juga ibu hamil
  6. Ketika makan tidak berbicara
  7. Cium tangan kepada orang tua atau yang pada orang yang lebih tua
  8. Tidak menyela antrean
  9. Membuang sampah di tempatnya
  10. Dan lain sebagainya

Pelanggaran pada norma ini tidaklah berat sanksi yang diberikan. Namun rasa malu sudah menjadi hukuman bagi pelanggarnya sehingga sanksi sosial berlaku pada norma kesopanan ini. Dan untuk menghindari hal ini tentunya aturan kesopanan ini harus berfungsi dengan baik.

Dan berikut adalah fungsi dari norma atau aturan kesopanan:

  1. Sebagai pedoman dalam berperilaku di masyarakat
  2. Mengontrol perilaku seseorang dalam bermasyarakat
  3. Menciptakan suasana yang aman, damai dan tenteram dalam kelompok masyarakat
  4. Menjaga hubungan dengan orang lain dengan saling menghargai, menghormati dan peduli dengan lingkungan
  5. Menentukan sanksi atau hukuman bagi pelanggar norma sopan santun ini.

Contoh perilaku pelanggaran norma aturan kesopanan:

  1. Menyela pembicaraan orang
  2. Berbicara kasar dan keras pada orang tua
  3. Memberi dan menerima sesuatu dengan tangan kiri
  4. Berisik atau berbicara sendiri ketika guru sedang menjelaskan pelajaran
  5. Memanggil orang tua hanya dengan namanya saja
  6. Meludah sembarangan
  7. Acuh pada tetangga atau orang sekitar 
  8. Acuh pada keadaan lingkungan

Manfaat Norma Kesopanan

Berlaku sopan di masyarakat tentunya akan memberi manfaat bagi yang melakukannya. Menghargai orang lain tentunya akan berdampak dengan sikap yang saling menghargai. Hal ini dapat menciptakan kerukunan dalam hidup bermasyarakat.

Menerapkan hidup dengan sopan santun maka akan menumbuhkan rasa saling menghargai sehingga akan terhindar dari permusuhan dan kericuhan di dalam lingkungan. Akan memiliki banyak teman bahkan bisa menjadi saudara. 

Selain itu ketika kita berbuat baik pada orang lain maka perbuatan kita bisa menjadi contoh bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Kita akan diterima di lingkungan sekitar ketika berbuat baik sehingga ke mana pun kita pergi akan diterima dengan baik.

Ketika menerapkan norma kesopanan maka hal tersebut dapat mengendali atau mengontrol perilaku atau emosi kita terhadap orang lain. Kontrol ini tentunya dilakukan agar tidak terjadi permusuhan ketika orang lain berbuat tidak baik pada kita. 

Kerugian Ketika Berperilaku Buruk Pada Orang Lain

Ketika melakukan hal buruk pada orang lain tentu akan memiliki dampak pada pelakunya. Dan hal pertama yang didapatkannya adalah cemoohan dari penerimanya. Dan orang tersebut pastinya akan marah-marah dan mencaci pelakunya. 

Memiliki perilaku buruk pada lingkungan sekitar bisa berakibat tidak akan diterima dengan baik oleh masyarakat. Sehingga ke mana pun Anda pergi akan merasa tidak nyaman karena sikap masyarakat yang tidak menerima kehadiran Anda.

Memiliki musuh tentunya akan menjadi hasil dari perilaku buruk pada orang lain. Sehingga Anda akan sulit untuk bersosialisasi di lingkungan Anda. 

Norma Kesopanan Yang Harus Dilestarikan

Bersosialisasi di masyarakat tentunya membutuhkan komunikasi yang baik. Sehingga untuk saling mengingatkan menjadi hal utama dalam bermasyarakat. Menanamkan kepercayaan pada orang lain tentunya akan menghindarkan kita dari sikap mencurigai orang lain. 

Menerapkan dan menurunkan sikap sopan santun pada penerus bangsa tentunya akan menumbuhkan rasa saling menghargai pada orang yang lebih tua. Sehingga ke depannya generasi penerus akan melestarikan adat budaya ketimuran. 

Perilaku sopan yang tumbuh di masyarakat tentunya dilakukan secara turun temurun. Sehingga tidak perlu lagi adanya buku pedoman yang dibuat secara tertulis. Karena memang aturan atau norma kesopanan ini tidak didasari dari peraturan pemerintah atau lembaga lainnya. 

Akan tetapi kunci dari norma sopan santun ini adalah untuk bisa memaafkan satu sama lain. Tidak hanya itu memiliki sikap toleransi juga menjadi penentu dalam hidup bermasyarakat di mana pun Anda berada. Dan satu lagi sikap yang bisa menjaga kerukunan dengan norma-normanya adalah sikap yang tidak sombong pada sesama. 


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah