Perbedaan Rasa Matcha dan Greentea, Mana yang Segar atau Creamy?

Perbedaan Rasa Matcha dan Greentea, Mana yang Segar atau Creamy? – Matcha dan green tea kerap menjadi favorit rasa minuman banyak orang, tetapi juga tidak jarang menimbulkan adanya perdebatan. Sebab, keduanya terlihat mirip, tetapi sebenarnya dua jenis minuman tersebut berbeda. Oleh karena itu, ketahui perbedaan antara matcha dengan green tea dengan menyimak informasi di bawah ini.

Membandingkan Rasa Matcha dan Green Tea

unsplash.com/@matchaandco

Faktanya, matcha dan green tea (teh hijau) berpangkal dari tanaman yang sama. Tanaman tersebut adalah Camellia Sinensis. Jika teh hijau lebih condong memiliki kemasan seperti teh pada umumnya. Sedangkan, matcha mempunyai tekstur halus yang berasal dari teh hijau yang telah dihaluskan.

Selain itu, perbedaan antara matcha dan green tea tidak hanya sekadar pada teksturnya saja. Namun, lebih dari itu, masih ada beberapa perbedaan di anatara keduanya. Simak artikel ini sampai habis untuk mendapatkan informasi terkait perbedaan keduanya.

Fakta tentang Matcha dan Green Tea

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, matcha dan green tea berakar dari tanaman yang sama, yakni Camellia Sinensis. Jika kamu hendak mengetahui perbedaan di antaranya, maka kita bisa memulainya dengan melihat dari deskripsinya.

Teh hijau merupakan jenis teh yang dibuat dari daun pucuk Camellia Sinensis. Kemudian, green tea tidak mengalami pelayuan pada proses pembuatannya. Di mana proses oksidasinya serupa dengan yang digunakan pada pembuatan teh oolong dan teh hitam.

Green tea memiliki asal usul yang sudah sangat dikenal, yaitu dari dataran China. Lalu, berlalunya waktu produksi dan pembuatannya pun menyebar ke negara-negara lain di wilayah Asia Timur.

Sedangkan, jika kita membicarakan matcha, ia merupakan salah satu jenis teh hijau. Berbeda dengan green tea, diperlukan produksi khusus untuk memproses daun Camellia Sinensi. Produksi untuk teknik penanaman dan pemrosesan memang harus dilakukan untuk mengubah daun Camellia Sinensis tersebut hingga menjadi matcha. Jika kamu cermat memperhatikan, warna matcha cenderung lebih hijau lembut bila dibandingkan dengan teh hijau yang warnanya cukup gelap.

Metode Proses Produksi Matcha dan Green Tea

Sekarang apakah kamu sudah memahami perbedaan dasar di antara matcha dan green tea (teh hijau). Sebab, kini kita akan beralih membahas metode yang perlu dilakukan saat lakukan proses produksi. Antara matcha dan green tea memiliki perbedaan pada cara pembuatannya.

Green tea (teh hijau) melewati tahapan proses yang lebih lama. Sebab, proses tersebut mengikutsertakan daun yang kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari. Lalu, saat waktu panen telah dekat, teh hijau tersebut akan dialihkan ke tempat yang lebih teduh.

Peralihan tempat itu dilakukan untuk melindungi daun-daun tersebut dari sinar matahari yang berpotensi memperlambat pertumbuhan. Selain itu, tujuannya pun guna menjadikan daun teh tersebut mempunyai karakteristik yang berlainan.

Kemudian, matcha diproses dengan cara yang berbeda. Matcha perlu diproses dengan aturan dipanen terlebih dahulu. Setelah dipanen, matcha akan dibakar dengan tujuan menghentikan oksidasi. Daun yang sudah dibakar kemudian melalui rangkaian proses didinginkan, digulung, dan terakhir dikeringkan.

Apabila tiga proses tersebut telah dilakukan, maka beralih ke cara selanjutnya. Di mana matcha harus disimpan selama jangka waktu beberapa bulan. Hal tersebut dimaksudkan untuk membuat daunnya menjadi khas. Lalu, setelah didinginkan secara perlahan digiling hingga berbentuk bubuk halus dengan batu granit.

Jika kamu perhatikan antara matcha dan green tea (teh hijau), masing-masingnya memiliki tingkat kerumitannya sendiri. Namun, proses produksi matcha memang sukar dibandingkan teh hijau.

Perbedaan Matcha dengan Green Tea

unsplash.com/@np254

Salah satu cara untuk melihat perbedaan antara matcha dan green tea adalah dengan melihat warnanya. Matcha memiliki warna hijau cerah dan mengandung lebih banyak klorofil. Sedangkan, bubuk green tea (teh hijau) warnanya hijau yang lebih gelap dan kusam.

Sesudah panen dilakukan, daun untuk matcha dan teh hijau akan dikeringkan dengan cepat. Proses pengeringan itu ditujukan untuk meminimalkan peristiwa oksidasi. Pada matcha, batang dan vena yang berada pada bagian daun akan dibuang lalu digiling menjadi bubuk hijau. Sedangkan, untuk bubuk green tea (teh hijau) bagian batang dan uratnya tidak dibuang. Hal itu yang menyebabkan bubuk teh hijau lebih kasar daripada yang lainnya.

Perbedaan Rasa dan Tekstur Matcha dan Green Tea

Pada bagian sebelumnya telah disinggung tentang tekstur dari bubuk teh hijau. Kini, kita akan membahasnya secara lebih mendalam lagi.

Teh hijau memiliki rasa yang lebih lembut. Selain itu, rasa segar dan harum seperti the pada umumnya pun dapat dirasakan saat konsumsi green tea. Tidak heran jika menyeruput teh hijau akan memberikan sensasi rasa yang manis.

Kemudian, pengalaman berbeda akan didapatkan bila konsumsi matcha. Di mana tekstur yang dimiliki matcha adalah creamy dan memberikan sensasi rasa yang cukup pahit di lidah. Secara tradisional, pengocok umum digunakan untuk membantu hilangkan gumpalan bubuk yang ada pada minuman matcha. Selain itu, pengocok bambu juga mampu memberikan rasa yang lebih konsisten.

Perbedaan Harga Matcha dan Green Tea

Berikutnya, kini kita akan beralih ke pembahasan yang sering menjadi pertanyaan, yaitu terkait harga yang dibandrol untuk matcha maupun teh hijau.

Matcha umumnya dijual dengan harga yang relatif lebih mahal. Hal itu dikarenakan butuh tenaga dan waktu ekstra pada proses pembuatannya. Selain itu, pemilihan daun yang tidak bertangkai dan tidak berurat guna menghasilkan kualitas yang terbaik pun turut menjadi pertimbangan. Sedangkan, green tea (teh hijau) harganya tidaklah berbeda jauh dengan teh pada umumnya.

Perbedaan Cara Penyajian Matcha dan Green Tea

unsplash.com/ @payoonnoi

Terakhir, kamu dapat mengetahui perbedaan antara matcha dan green tea hanya dengan melihat proses penyajiannya.

Green tea (teh hijau) umumnya diseduh dengan menggunakan air panas. Selain itu, ia menjadi salah satu sajian yang dihidangkan pada beberapa acara tertentu saja. Sedangkan, Matcha umumnya disajikan dengan cara diolah menjadi bentuk smoothies. Hal tersebut dilakukan karena matcha memiliki tekstur yang creamy.

Penyajian Matcha tidak jarang menggunakan bahan-bahan tambahan, seperti susu, creamer, gula, dan pemanis buatan khusu untuk matcha latte. Beberapa tumbuhan tersebut akan membuat sajian matcha memiliki rasa yang cukup kuat.

Manfaat Matcha dan Green Tea

Berasal dari tanaman yang sama, tidak heran jika kandungan yang dimiliki oleh matcha dan green tea (teh hijau) tidak jauh berbeda. Tidak hanya itu, matcha dan green tea juga memiliki manfaat yang serupa. Berikut ini adalah manfaat yang didapatkan jika kamu mengkonsumsi matcha maupun green tea, antara lain:

1. Mampu Turunkan Berat Badan

Green Tea (teh hijau) mampu tingkatkan laju metabolisme. Jadi, total kalori pada tubuh yang terbakar pun bisa menjadi lebih banyak dibandingkan jika tidak mengkonsumsinya. Hal ini didukung oleh bukti yang menunjukkan adanya peningkatan pembakaran lemak selektif. Jumlah tersebut bahkan mencapai 17 persen.

2. Kurang Stres

Pada Matcha terdapat kandungan kadar L-theanine yang jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis teh hijau lainnya. Kandungan L-theanine bias meningkatkan gelombang alfa sel otak yang kemudian nantinya dapat membantu melawan sinyal stress setiap hari. L-theanine dapat memodifikasi efek kafein yang ada pada tubuh dengan cara meningkatkan kewaspadaan tanpa mengakibatkan rasa kantuk. Demikianlah matcha yang dapat memberikan efek kafein lebih ringan bila dibandingkan efek kafein, tetapi daya tahannya lebih lama daripada kopi.

3. Kurangi Risiko Penyakit

Matcha maupun Green Tea (teh hijau) dapat atasi sejumlah penyakit, seperti LDL, gula darah, kolesterol total, dan trigliserida. Lalu, rupanya tidak hanya itu saja, green tea pun dapat cegah oksidasi kolesterol LDL yang berisiko sebabkan penyakit jantung. Hasil studi menunjukkan orang yang rutin konsumsi teh hijau memiliki risiko penyakit jantung sampai dengan 31 persen lebih rendah daripada yang tidak mengkonsumsi teh hijau.

Itu tadi informasi seputar matcha dan green tea (teh hijau). Kamu dapat mengenali masing-masing jenis minuman tersebut melalui sejumlah perbedaan yang sudah Mamikos berikan informasinya. Semoga apa yang sudah disampaikan di atas menjadi informasi yang bermanfaat untuk kamu, ya.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah