Perbedaan Sinonim dan Antonim Beserta Contohnya

Posted in: Pelajar
Tagged: Antonim Sinonim

Perbedaan Sinonim dan Antonim Beserta Contohnya – Dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, kita sering mendengar yang namanya perbedaan sinonim dan antonim. Secara garis besarnya kamu hanya perlu memainkan kata yang ada di dalam kamus besar bahasa Indonesia. 

Namun, kedua makna kata sinonim dan antonim itu sebenarnya berbeda secara umum. Sinonim merupakan sebuah persamaan kata yang memiliki makna sama. Sedangkan untuk antonim, bisa dikatakan sebagai lawan kata atau perbandingan makna dari kata itu sendiri. 

Perbedaan Sinonim dan Antonim

pexels.com/@andrea-piacquadio-3813341

Kedua bahasa sudah sering digunakan dalam percakapan sehari hari dan itu bersifat alami bagi masyarakat Indonesia. Namun sayangnya, setiap orang masih tidak pernah menyadarinya. 

Permainan kata selalu terjadi di dalam bahasa Indonesia karena memang sangat luas kosa katanya. Bahkan, Indonesia juga memiliki berbagai macam bahasa yang bisa digunakan karena di dalamnya ada banyak budaya nenek moyang.

Setiap kata, makna dan arti bahasa selalu memiliki fungsinya. Tapi tetap saja, dari semua itu hanyalah sinonim dan antonim yang sering digunakan. Percakapan dalam konteks terarah bisa jadi lebih beragam dengan menggunakan sinonim serta antonim di dalam setiap kalimatnya.

Fungsi dari Perbedaan Sinonim dan Antonim

Indonesia adalah salah satu bahasa yang kompleks karena memiliki banyak kosa kata. Kamu selalu bisa menggunakan kalimat tertentu untuk mengarah ke dalam satu hal. Sifatnya yang kompleks ini bisa kamu rasakan saat digunakan dengan bahasa asing. 

Contohnya bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Bahasa Inggris lebih terarah atau terfokus ke dalam satu objek. Sedangkan bahasa Indonesia bisa memutar atau mengganti kalimat menjadi satu runtutan kata mengarah ke dalam satu objek. 

Dari perbedaan sinonim dan antonim ini, kamu bisa melihat bagaimana serunya bermain kata dengan bahasa Indonesia. Contoh sederhananya seperti “kamu ingin makan dimana” dan “kamu hendak makan dimana”. 

Keduanya memang mengambil kata yang berbeda namun maknanya tetap sama. Hal ini biasa kita sebut dengan sinonim karena kata “ingin” dan “hendak” merupakan satu jenis kata bermakna sama.

Permainan kata ini juga bisa digunakan dalam antonim seperti “aku jarang pergi” dan “aku sering pergi”. Keduanya memang hampir sama kalimatnya, namun maknanya berbeda. Jarang adalah lawan kata dari sering sehingga makna dari kedua kalimat itu sudah berbeda ketika digunakan dalam sebuah percakapan.

Bahasa dari Perbedaan Sinonim dan Antonim

Dalam menggunakan kosa kata, kita bisa menerapkannya secara lisan atau tulisan. Setiap orang pasti juga sudah terbiasa dengan kosa kata yang digunakannya sehari-hari. 

Bahkan, orang-orang juga pasti tidak menyadari jika ketika berbicara gaya bahasanya bisa menggunakan beragam kosa kata. Namun bagi orang-orang tertentu, kosa kata ini juga sangat dibutuhkan. 

Ketika sebuah kata digunakan saat berkomunikasi, kita pasti memiliki makna yang ingin diungkapkan. Apalagi jika kata-kata tersebut digunakan untuk sebuah kepentingan seperti melaporkan suatu peristiwa.

Biasanya berita di televisi dan koran sering menggunakan permainan kata di dalam setiap bahasanya. Perbedaan sinonim dan antonim ini sangat berlaku bagi kita yang ingin berbicara dengan banyak orang. 

Karena penyampaiannya harus dibuat sederhana agar semua maknanya bisa ditangkap. Memang, Indonesia sendiri memiliki berbagai macam bahasa dan budaya yang tersebar di seluruh daerah. 

Namun, bahasa Indonesia tetap digunakan sebagai bahasa percakapan antara satu budaya dan budaya yang lainnya. Hal ini diperlukan untuk menyatukan kesepahaman antara warga dan masyarakat.

Tanpa bahasa Indonesia, kita tidak bisa berkomunikasi dengan suku dan budaya lainnya. Jadi, pahami menggunakan kosa katamu agar makna di dalam percakapan bisa diterima dengan baik. Gunakan sinonim dan anonim untuk memvariasi bahasa dengan menyesuaikan kondisi yang ada.

Cara Menggunakan Kata Sinonim dan Antonim

Dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan sinonim dan antonim memang tidak bisa dirasakan saat sedang digunakan untuk berbicara. Setiap orang pasti memiliki caranya masing-masing dalam mengekspresikan sebuah makna. 

Dengan kata-katanya sendiri baik itu secara lisan ataupun tulisan. Namun, dalam beberapa kondisi penggunaan kosa kata itu memang diperlukan. Sebagai contoh saat kamu sedang rapat dan bertemu orang banyak. 

Maka penggunaan bahasa dan kalimatnya bisa dibuat sopan. Sedangkan saat bersama teman atau sahabat, penggunaan katanya bisa santai dan bebas. Konteks berpikir setiap orang juga tidak bisa diprediksi ketika kita mengajaknya berbicara. 

Oleh karena itu bahasa yang baik dan sopan mungkin lebih disarankan dalam sebuah percakapan sehari-hari. Relasi setiap orang juga berbeda-beda, jadi kamu hanya perlu menyesuaikan bagaimana bahasa yang cocok dan tidak.

Kata sinonim bisa memberikan efek lebih dalam bahasa sopan, halus atau santai. Sedangkan kata-kata antonim lebih terasa saat digunakan untuk merespons seseorang dengan bahasa yang baik. Perbedaan sinonim dan antonim juga bisa direfleksikan ke dalam beberapa kalimat singkat yang jelas.

Contoh Menggunakan Kalimat Sinonim dan Antonim

Untuk memaksimalkan kalimat yang digunakan dalam sebuah percakapan, kamu harus mengetahui arti dan konteks maknanya terlebih dahulu. Berikut ini ada beberapa contoh kalimat sinonim dan antonim yang bisa kamu gunakan saat sedang berbicara atau di dalam suatu percakapan penting.

Kalimat Sinonim Ekspresi

“Kamu pasti selalu mencobanya”, “Kamu pasti kukuh mencobanya”, “Kamu pasti tetap mencobanya”

Perbedaan sinonim dan antonim pertama bisa dilihat nantinya. Kata sinonim yang digunakan adalah selalu, kukuh dan tetap. 

Ketiganya memiliki makna dan arti sama, jadi kamu bisa bebas dalam memilih kata yang akan digunakan. Menggunakan kosa kata di sini dapat terlihat dengan sangat jelas.

Kalimat Sinonim Ajakan

“Inginkah kamu pergi ke sana?”, “Maukah kamu pergi ke sana?”, “Hendakkah kamu pergi ke sana?”

Selain kalimat ekspresi, ada juga kalimat ajakan seperti ketiga contoh di atas. Ketiganya memiliki arti dan makna serta tujuan yang sama. 

Ingin, mau dan hendak bisa kamu gunakan dalam percakapan sehari-hari. Kata mau merupakan kata santai jadi konteksnya bisa meluas dari kedua kata lainnya.

Kalimat Sinonim Perintah

“Ambilkan darinya” – “Rebutlah darinya”

Penggunaan kosa-kata di sini dapat terlihat yang awalnya kalimat bersifat positif berubah menjadi negatif. Kata ambil dan rebut memang memiliki makna sama. Tapi jika digunakan dalam sebuah kalimat, keduanya bisa memberikan kesan berbeda ketika diucapkan.

Kalimat Antonim Ekspresi

“Janganlah kau dekat dengannya” – “Janganlah kau jauh darinya”

Kedua kalimat tersebut berbeda namun konteksnya sama yaitu berekspresi. Perbedaan sinonim dan antonim bisa dilihat dari gaya kalimat yang digunakan. Kamu bisa menyesuaikan kalimatmu sendiri jika konteks serta maknanya sudah dipahami sejak kalimat tersebut di susun.

Kalimat Antonim Perintah

“Jangan pergi dengannya” dan “Biarkan pergi dengannya”

Kedua kalimat yang memerintah ini memiliki perbedaan makna. Jangan adalah perintah larangan negatif dan Biarkan adalah perintah izin positif. Kamu bisa menggunakan kedua kalimat di suatu kondisi genting. Tentu saja, kondisi serta keadaan bisa mempengaruhi penggunaan kalimat.

Kalimat Antonim Nasihat

“Janganlah mencoba hal buruk” – “Biarkan mencoba hal baik”

Kedua kalimat tersebut memiliki makna sama tapi kata-katanya berbeda. Buruk adalah antonim dari Baik serta jangan adalah antonim dari biar. Namun jika digunakan dengan penggunaan yang baik, kamu bisa menciptakan gaya bahasa baru sesuai kondisi percakapannya.

Setiap kata pasti selalu digunakan dalam percakapan. Namun untuk memberikan pemahaman, kita pasti akan menggunakan kata yang berbeda-beda. Perbedaan sinonim dan antonim adalah bukti dari permainan kata ketika menggunakannya di dalam percakapan berbahasa Indonesia.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta