Ketentuan SNMPTN dan SBMPTN 2022/2023, Calon Maba Wajib Baca!

Ketentuan SNMPTN dan SBMPTN 2022/2023, Calon Maba Wajib Baca! – Sudah tahu dengan perubahan ketentuan untuk masuk PTN tahun ini?. Ternyata ada beberapa perubahan pada jalur masuk SNMPTN dan SBMPTN. Jika kamu sudah duduk di kelas 12 dan ingin meneruskan studi ke jenjang lebih tinggi, informasi ini akan sangat membantu.

Perubahan Ketentuan SNMPTN dan SBMPTN 2022/2023, Calon Maba Wajib Baca!

Beragam Jalur Masuk PTN

Proses penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi sebenarnya dilakukan melalui tiga jalur. Pertama, jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). Jalur ini tidak bisa dipilih semua siswa karena prosesnya ditentukan sekolah. Kedua, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Terakhir, adalah Jalur Mandiri di masing-masing PTN dengan waktu pelaksanaan bervariasi.

Perbedaan proses penerimaan berpengaruh terhadap kuota mahasiswa yang akan diterima. Misalnya saja pada jalur SNMPTN kuota minimum yang diberikan adalah 20 persen daya tampung PTN. Pada jalur SBMPTN diberikan porsi kuota paling besar, yaitu kuota minimum 40 persen daya tampung PTN. Kuota yang diberlakukan untuk seleksi mandiri adalah 30 persen dari daya tampung PTN.

Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS)

  1. PDSS merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible mendaftar.
  2. PDSS mengakomodasi Kurikulum Nasional 2006 KTSP dan Kurikulum 2013 (Sistem Paket dan SKS). Sekolah yang tidak menggunakan kurikulum nasional tidak diperbolehkan mendaftar PDSS.
  3. Untuk tahun ajaran dan tingkat yang sama, PDSS mengakomodasi perbedaan kurikulum antara semester ganjil dan genap.
  4. Pengisian PDSS dilakukan oleh sekolah dan kebenaran data yang diisikan menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah.

Persyaratan Sekolah

  1. SMA/MA/SMK yang mempunyai NPSN.
  2. Ketentuan Akreditasi:
    1. Akreditasi A: 40 % terbaik di sekolahnya
    2. Akreditasi B: 25 % terbaik di sekolahnya
    3. Akreditasi C dan lainnya: 5% terbaik di sekolahnya
  3. Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Data siswa yang diisikan hanya yang eligibel sesuai dengan ketentuan.

Persyaratan Peserta

Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2022 yang memiliki prestasi unggul:

  1. Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN
  2. Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS
  3. Memiliki nilai rapor semester 1 s.d. 5 yang telah diisikan di PDSS
  4. Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah Portofolio.

Pilihan Program Studi

  1. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN
  2. Jika memilih dua program studi, salah satu harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun
  3. Disarankan tidak lintas minat (tergantung ketentuan PTN yang dituju)

Tahapan Pendaftaran

*) Pengumuman Kuota – 28 Desember 2021
Layanan masa sanggah tentang Kuota paling lambat Jum’at  17 Januari 2022, pukul 15.00 WIB

Ketentuan Pemeringkatan Siswa oleh Sekolah

  1. Pemeringkatan siswa dilakukan oleh sekolah yang pada dasarnya memperhitungkan nilai mata pelajaran sebagai berikut.
    • Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.
    • Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.
    • Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing.
    • SMK : Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian.
  2. Sekolah dapat menambahkan kriteria lain berupa prestasi akademik dalam menentukan peringkat siswa bila ada nilai yang sama. 
  3. Jumlah siswa yang masuk dalam pemeringkatan sesuai dengan ketentuan kuota akreditasi sekolah

Jadwal SNMPTN 2022

A. Pembuatan Akun LTMPT : 04 Januari – 15 Februari 2022

B. PDSS dan SNMPTN

  1. Sosialisasi PDSS : 01 Desember 2021 – 08 Februari 2022
  2. Sosialisasi SNMPTN : 01 Desember 2021 – 28 Februari 2022
  3. Launching Kegiatan PMB : 04 Januari 2022
  4. Penetapan Siswa Eligible 04 Januari – 08 Februari 2022
  5. Pengisian PDSS : 08 Januari – 08 Februari 2022
  6. Pendaftaran SNMPTN : 14 – 28 Februari 2022
  7. Pengumuman Hasil SNMPTN : 29 Maret 2022

*) Seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan akan diakhiri pada 15.00 WIB 

2. Siswa Bisa Mengikuti UTBK Sekali

Jika tahun 2019 lalu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2019 bisa dilakukan dua kali, tahun ini kebijakannya berbeda. UTBK memang berperan penting untuk menentukan nilai yang bisa digunakan mendaftar ke Perguruan Tinggi yang diinginkan. Sayangnya UTBK tahun 2022/2023 hanya dapat dilakukan sekali saja.

Perubahan aturan UTBK didasarkan banyak pertimbangan. Berdasarkan hasil ujian pertama dan kedua, terlihat bahwa perbedaan nilai tidak terlalu signifikan. Bahkan, ada siswa yang mengalami penurunan nilai pada tes kedua. Tahun 2022/2023 ini siswa bisa mengikuti jenis tes sesuai kelompok yang diinginkan, seperti Saintek, Soshum, atau keduanya.

Hasil UTBK 2022/2023

Pelaksanaan UTBK tahun 2022/2023 nanti akan memakan waktu kurang lebih satu minggu. Siswa bisa memilih satu diantara 14 sesi yang ditawarkan. Setiap hari akan ada 2 sesi yang diberikan. Untungnya UTBK dilakukan di 74 tempat yang khusus ditunjuk untuk UTBK PTN. Kamu yang berasal dari luar kota pun tidak perlu khawatir apabila hendak mengikuti ujian.

Hasil UTBK 2022/2023 hanya bisa digunakan untuk mahasiswa baru tahun 2022/2023. Selain itu, hasil UTBK 2022/2023 juga dipakai PTN ketika melaksanakan jalur mandiri 2022/2023. Jadi, kamu tidak perlu melakukan tes berulang kali. Perhatikan cara mendaftar UTBK berikut agar proses pendaftaran di PTN menjadi mudah.

3. Peserta Wajib Memiliki Akun LTMPT

Akun LTMPT perlu dimiliki calon peserta yang akan mengikuti ujian SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN 2022/2023. Kebijakan SSO atau Single Sign On juga diterapkan sebagai tahapan awal ketika melakukan pendaftaran SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN 2022/2023.

Akun LTMPT wajib dibuat dengan melakukan registrasi melalui website https://portal.ltmpt.ac.id. Perhatikan waktu yang ditentukan untuk proses registrasi.

4. Perubahan Bidikmisi menjadi KIP-K

Tidak semua siswa yang hendak mendaftar SNMPTN berasal dari keluarga menengah ke atas. Jika ada siswa yang berasal dari kalangan menengah ke bawah, terdapat bantuan yang diberikan pemerintah. Tahun 2019 lalu, program tersebut dinamakan bidikmisi, sedangkan tahun 2022/2023 bantuan diberikan dengan nama Kartu Indonesia Pintar Kuliah. Program ini juga disebut Afinnasi Pendidikan Daerah 3T (ADik).

Pemerintah ingin menjamin siswa yang berprestasi agar tetap bisa melanjutkan studinya. Program bantuan biaya kuliah ini bisa diakses detailnya melalui website http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id dan http://adik.kemdikbud.go.id.

Demikian informasi perubahan ketentuan SNMPTN dan SBMPTN 2022/2023 yang wajib dibaca maba. Kamu bisa mulai menentukan program studi tujuan yang akan dipilih ketika ujian nanti. Tidak perlu mengkhawatirkan masalah lokasi kampus apabila hendak merantau. Biasanya, calon mahasiswa baru masih mempertimbangkan masalah hunian karena akan belajar hidup jauh dari orang tua.

Kini ada aplikasi rumah kost terbaik Mamikos yang bisa diunduh gratis via ponsel. Tanpa harus survey ke dekat kampus, kamu bisa survey online via aplikasi Mamikos. Harga kost murah di dekat kampus hingga fasilitasnya pun sudah tertera. Apabila sudah yakin dengan kost yang akan dipilih, langsung saja lakukan booking kost di Mamikos. Kamar yang kamu inginkan pun aman sampai kamu menempatinya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta