Advertisement
Source : snpmb

Program Studi di SNBT 2026 Boleh Pilih 4 Jurusan, Seperti Apa Contohnya?

Saat ini calon mahasiswa diberikan fleksibilitas untuk memilih 4 jurusan sekaligus pada jalur SNBT 2026. Ketahui ketentuannya di sini!

23 Maret 2026 M Ansor

2. Skema Pemilihan

Dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), mahasiswa yang memiliki dinyatakan lulus dalam Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dinilai berdasarkan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) saja sedangkan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dinilai berdasarkan nilai rapor dan hasil Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

Jika Lulus SNBT 2026 Apakah Kuliah Bakal GRATIS? Berikut Penjelasannya

3. Waktu

Dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), tes seleksi biasanya dilaksanakan pada bulan keempat atau bulan kelima, yaitu sebelum hasil Ujian Sekolah (US) diumumkan sedangkan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), tes seleksi biasanya dilaksanakan pada bulan keenam atau ketujuh, yaitu setelah hasil Ujian Sekolah (US) diumumkan.

4. Peserta

Dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), peserta yang layak mengikuti seleksi tersebut adalah peserta yang menempati kelas XII di Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sedangkan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). 

Peserta yang layak mengikuti seleksi tersebut adalah seluruh peserta yang memiliki ijazah dan merupakan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sehingga jumlah peserta dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan lebih banyak dibandingkan dengan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

5. Jenis Soal

Dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), soal-soal yang diujikan lebih digunakan untuk menilai kemampuan akademik calon-calon mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sedangkan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). 

Soal-soal yang diujikan lebih digunakan untuk menilai kemampuan konseptual dan analitis calon-calon mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

6. Kuota Tes

Dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), kuota yang disediakan lebih kecil karena pilihan program studi yang terbatas dari beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sedangkan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), kuota yang disediakan lebih banyak karena ketersediaan program studi lebih luas dan pilihan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lebih banyak.

Ketentuan Program Studi di SNBT 2026

Berdasarkan keterangan Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., program studi yang dapat dipilih dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 berjumlah maksimal empat program studi, dengan adanya penyesuaian pada pilihan ketiga dan pilihan keempat.  Berikut Mamikos berikan penjabarannya.

1. Ketentuan untuk Pilihan Program Studi di SNBT 2026 berjumlah 1 dan 2

Jika calon mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hanya memilih 1 atau 2 program studi pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maka calon mahasiswa tersebut dapat memiliki fleksibilitas dalam memilih program studi apapun yang mereka inginkan tanpa terkecuali.

2. Ketentuan untuk Pilihan Program Studi di SNBT 2026 berjumlah 3

Jika calon mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memilih 3 program studi pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maka calon mahasiswa tersebut dapat memilih program studi yang mereka inginkan dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Gabungan dari dua program akademik (Sarjana) dan satu program vokasi (Diploma)
  • Gabungan dari satu program akademik (Sarjana) dan dua program vokasi (Diploma)
  • Tiga program vokasi (Diploma) dengan minimal satu program Diploma 3 (D3)

3. Ketentuan untuk Pilihan Program Studi di SNBT 2026 berjumlah 4

Jika calon mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memilih 4 program studi pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maka calon mahasiswa tersebut dapat memilih program studi yang mereka inginkan dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Gabungan dari dua program akademik (Sarjana) dan dua program vokasi (Diploma) dengan minimal satu program Diploma 3 (D3)
  • Gabungan dari satu program akademik (Sarjana) dan tiga program vokasi (Diploma) dengan minimal satu program Diploma 3 (D3)

Halaman:

Advertisement