Puasa Sunnah yang Dilaksanakan Enam Hari Setelah Hari Raya Idulfitri Adalah Puasa? Ini Penjelasannya

Sebenarnya puasa sunnah yang dilaksanakan enam hari setelah hari raya idulfitri adalah puasa apa ya? Yuk, simak penjelasan lengkap dari Mamikos di sini!

14 Maret 2024 Zakiyah

Puasa Sunnah yang Dilaksanakan Enam Hari Setelah Hari Raya Idulfitri Adalah Puasa? Ini Penjelasannya – Apakah kamu kerap menjumpai orang yang berpuasa lagi setelah syawal?

Ternyata puasa tersebut memang ada kesunnahannya, lho.

Jadi, sebenarnya puasa sunnah yang dilaksanakan enam hari setelah hari raya Idulfitri adalah puasa apa, sih? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini, ya!

Pengertian Puasa Syawal

Puasa Sunnah yang Dilaksanakan Enam Hari Setelah Hari Raya Iidulfitri Adalah Puasa
Pixabay/@Tariq786

Jadi, puasa sunnah yang dilaksanakan enam hari setelah hari raya Idulfitri adalah puasa? Jawabannya adalah puasa syawal.

Menurut kutipan dari buku “Rahasia dan Keutamaan Puasa Sunah” karya Abdul Wahid (2019:148), puasa Syawal merujuk pada puasa yang dilakukan selama bulan Syawal setelah perayaan Hari Raya Idulfitri, dengan durasi selama 6 hari. 

Dalam buku tersebut, terdapat dua pendapat yang disebutkan terkait pelaksanaan puasa Syawal. 

Pendapat pertama menyatakan bahwa puasa tersebut harus dilaksanakan selama 6 hari secara berturut-turut. 

Sementara itu, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa umat Islam diperbolehkan memilih di antara hari-hari dalam bulan Syawal untuk menjalankan puasa tersebut.

Dengan demikian, tidak menjadi masalah jika beberapa hari setelah Idulfitri, umat Islam masih sibuk dengan acara halal bihalal yang sering kali dihiasi dengan hidangan lezat. 

Hal ini menunjukkan bahwa dalam menjalankan puasa Syawal, umat Islam memiliki fleksibilitas untuk memilih jadwal yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka.

Keutamaan Puasa Syawal

Jika ada pertanyaan puasa sunnah yang dilaksanakan enam hari setelah hari raya Idulfitri adalah puasa apa? Biasanya juga akan muncul pertanyaan mengenai keutamaan puasa syawal. Berikut adalah penjelasannya.

1. Pahalanya Besar

Puasa Syawal dianggap memiliki pahala yang besar dan setara dengan puasa wajib dalam Islam. 

Ini menunjukkan pentingnya puasa Syawal sebagai salah satu ibadah yang dianjurkan dengan nilai spiritual yang tinggi. 

Dengan menjalankan puasa Syawal, umat Islam dapat memperoleh pahala besar dari Allah SWT yang akan menjadi bekal kebaikan dalam kehidupan mereka.

2. Bukti Kesungguhan

Puasa Syawal juga menjadi bukti kesungguhan umat Islam dalam menjalankan ibadah setelah bulan Ramadan. 

Meskipun bulan penuh berkah itu telah berakhir, puasa Syawal menunjukkan komitmen yang kuat untuk tetap menjaga kesadaran spiritual dan ketaatan terhadap ajaran agama. 

Dengan memilih untuk menjalankan puasa Syawal, umat Islam meneguhkan tekad mereka untuk terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, menandakan kesadaran akan pentingnya menjalankan ibadah secara konsisten.

Close