5 Rekomendasi Jenis Sepeda Untuk Olahraga Pria dan Wanita

5 Rekomendasi Jenis Sepeda Untuk Olahraga Pria dan Wanita — Mungkin biasanya di jalanan kota, kamu hanya melihat transportasi umum, mobil atau sepeda motor. Namun akhir-akhir ini nampaknya sudah banyak pengguna sepeda di jalanan kota. Bahkan di beberapa kota besar ada banyak jenis komunitas sepeda yang memiliki kegiatan mereka.

Seperti rutin bersepeda bersama atau berkampanye tentang sehatnya apabila bersepeda. Jika kamu menyukai bergowes ria, maka kali ini Mamikos akan memberikan sebuah info menarik mengenai rekomendasi jenis sepeda yang bisa digunakan baik pria maupun wanita.

Rekomendasi Jenis Sepeda Untuk Olahraga

https://unsplash.com/

Ada berbagai alasan kenapa orang suka bersepeda. Namun berdasarkan riset kecil, sebagian besar diantaranya adalah karena tidak terlalu menyukai olahraga. Jadi dengan bersepeda dan berjalan kaki menjadi semacam substitusi agar tubuh tetap bergerak. Para penyuka sepeda juga sering menggalakan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya olahraga. Agar olahraga tetap menjadi kegiatan yang menyenangkan, maka bersepeda menjadi salah satu pilihannya.

Nah, di blog Mamikos ini beberapa informasi bermanfaat bisa kamu peroleh selain rekomendasi jenis sepeda ini. Ada info terkait sepeda wanita polygon, harga sepeda wanita dibawah 1 juta, sepeda wanita pacific, sepeda lipat wanita, perbedaan sepeda gunung pria dan wanita, sepeda wanita wimcycle, hingga sepeda hybrid. Kamu pasti penasaran apa saja bukan rekomendasi jenis sepeda tersebut?

Jadi jika saat ini kamu adalah orang yang tengah tertarik dengan sepeda dan punya budget untuk membeli benda ini, maka sebelumnya simak terlebih dahulu rekomendasi jenis sepeda versi Mamikos seperti daftar di bawah ini:

Daftar Rekomendasi Jenis Sepeda Untuk Pria dan Wanita

1. Sepeda Gunung

https://www.sepeda.me/

Rekomendasi jenis sepeda yang pertama tentu saja sepeda gunung. Sebab jenis sepeda ini memang cocok digunakan di area pegunungan dengan medan yang cukup berat. Sepeda Gunung juga dikenal dengan istilah Mountain Bike (MTB). Sepeda ini pertama kali diperkenalkan ke khalayak luas pada 1970 di sebuah arena perbukitan San Francisco.

Beberapa ciri sepeda gunung yang bisa kamu langsung kenali dari fisiknya antara lain sepeda ini memiliki rangka yang terbuat dari pipa berukuran besar sehingga lebih kuat dan kokoh dibanding jenis sepeda lain, ukuran rodanya 26” dengan tapak ban yang cukup lebar.

Tapak bannya dikhususkan memiliki kemampuan mencengkeram tanah dan batu di daerah perbukitan, memiliki shock breaker pada roda, terakhir sepeda gunung memiliki 3 gear depan dan 10 gear belakang. Sepeda gunung terdiri dari berbagai jenis tergantung dari suspensi dan medan yang dilalui.

2. Sepeda Hybrid

https://www.sepeda.me/

Rekomendasi sepeda berikutnya adalah sepeda hybrid. Sepeda ini merupakan perpaduan antara sepeda gunung dan sepeda balap yang sangat cocok digunakan di jalan raya. Bentuk rangka jenis sepeda ini agak mirip dengan sepeda gunung dan memiliki shock breaker pada roda depan.

Akan tetapi ukuran diameter pipa dan rodanya mirip dengan sepeda balap, yaitu 27”. Selain itu bentuk ban sepeda hybrid juga memiliki permukaan yang sedikit bertekstur dengan ukuran ban yang lebih lebar dari sepeda balap. Sepeda hybrid juga tampaknya sedang digemari belakangan ini.

3. Sepeda Balap

https://unsplash.com/

Rekomendasi jenis sepeda selanjutnya adalah sepeda balap. Seperti namanya, sepeda ini memang dirancang khusus untuk race atau balapan. Pada umumnya sepeda ini memiliki berat yang sangat ringan dibanding jenis sepeda lain sehingga mampu menghasilkan kecepatan yang tinggi di jalan raya. Sepeda ini juga mampu menghasilkan kecepatan hingga 60 km/jam tanpa menggunakan shock breaker.

Kamu bingung bagaimana cara mengenalinya? Tenang saja, sebab terbilang mudah untuk mengenali sepeda ini. Kamu cukup melihat bagian setirnya. Umumnya setir sepeda balap berbentuk melengkung pada bagian ujungnya. Tujuannya agar para pengendara mampu merendahkan tubuhnya sehingga mencapai aerodina meter yang ideal. Sepeda balap sendiri terdiri dari beberapa jenis yaitu aero, endurance, dan lightweight.

4. Sepeda BMX

https://blanja.com/

Berikutnya Mamikos punya sepeda BMX sebagai rekomendasi jenis sepeda yang mungkin membuat kamu tertarik. BMX merupakan singkatan dari bicycle moto cross atau salah satu olahraga yang cukup populer pada tahun 1960-an di California, Amerika Serikat.

Sepeda ini dapat digunakan untuk balapan dengan mengkombinasikan atraksi-atraksi ekstrem yang seru sekaligus menegangkan. Olahraga sepeda BMX juga sangat populer di California. Tidak heran jika wabah BMX juga sampai ke Indonesia. Di Olimpiade Rio tahun 2018 lalu, Indonesia bahkan mengirimkan seorang atlet elite putra BMX yang bertanding pada seri BMX SX lho.

5. Sepeda Lipat

https://www.sepeda.me/

Sepeda lipat merupakan rekomendasi jenis sepeda yang terakhir versi Mamikos. Sepeda satu ini menjadi salah satu sepeda yang pasti mudah membuat kamu jatuh cinta saat pertama kali berjumpa. Lho, kenapa? Sebab sepeda ini bisa dilipat sehingga cara penyimpanannya jauh lebih mudah. Jadi buat kamu yang anti ribet dan memiliki ruang terbatas di rumah atau kos, maka memiliki sepeda lipat akan sangat membantu.

Kamu juga bisa membawa sepeda lipat ini di dalam transportasi umum, apartemen hingga kantor. Sepeda jenis ini sangat cocok digunakan untuk rute pendek di jalan beraspal. Waspadai sebab sepeda jenis ini tidak diperuntukkan di medan berat. Sepeda lipat juga dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan besarnya ukuran ban. Yakni ukuran standar (16 dan 20 inch) dan ukuran besar, 24 inch.

Tips Sebelum Kamu Membeli Sepeda

Usai kamu mengetahui dengan lengkap rekomendasi jenis sepeda untuk olahraga seperti yang sudah Mamikos beberkan daftarnya, tentu kamu sudah memiliki pertimbangan sendiri. Kira-kira, sepeda jenis manakah yang cocok dan bisa kamu pilih.

Nah, di poin ini Mamikos juga akan menjelaskan tips yang bisa kamu ikuti sebelum kamu memutuskan untuk membeli salah satu dari sepeda yang sudah Mamikos rekomendasikan tadi. Apa saja tipsnya? Simak penjelasan berikut ini dengan saksama.

1. Tentukan kebutuhan

https://unsplash.com/

Tentu saja kamu perlu meninjau terlebih dahulu apa jenis kebutuhan kamu saat hendak membeli sepeda. Seperti deskripsi yang sudah Mamikos jelaskan pada poin masing-masing sepeda di atas, pasti setidaknya kamu sudah memiliki gambaran bukan. Apa yang akan kamu lakukan dengan sepeda ini? Apakah sepeda ini dibutuhkan untuk berolahraga saja? Atau untuk dipakai sehari-hari sebagai ganti transportasi?

Apalagi jenis dan desain sepeda masa kini sudah cukup banyak dan bisa memenuhi segala macam kebutuhan kamu. Contohnya begini. Apabila kamu ingin bersepeda di perkotaan, tapi terkadang-kadang ingin diajak cross country, maka kamu bisa mempertimbangkan untuk memiliki sepeda MTB atau sepeda gunung.

Sementara apabila kamu hanya akan menggunakan sepeda tersebut di area perkotaan saja, maka kamu bisa memilih jenis road bike dan sepeda lipat. Kamu juga perlu mempertimbangkan dan melihat dari sisi kenyamanannya. MTB, road bike dan sepeda lipat bisa dibilang cukup nyaman untuk digunakan sehari-hari.

MTB atau sepeda gunung ini memiliki suspensi yang empuk. Sedangkan untuk sepeda lipat dapat dilipat sehingga bisa sangat praktis untuk dibawa ke mana-mana dan bisa kamu masukkan ke dalam mobil. Sepeda road bike juga nyaman digunakan untuk dibawa dengan kecepatan yang di atas rata-rata. Jadi tips pertama sebelum membelinya, kenali dahulu apa kebutuhan kamu.

2. Pilih sepeda khusus

https://www.pexels.com/

Tips kedua adalah memperhatikan jenis sepeda khusus, terutama untuk wanita. Lho? Memangnya apa bedanya. Biar Mamikos jelaskan terlebih dulu. Apabila dilihat secara postur, wanita memiliki bentuk dan anatomi tubuh yang berbeda dari pria.

Oleh sebab itu, sebaiknya untuk para perempuan wajib memilih sepeda yang memang dirancang khusus untuk tubuh mereka agar lebih nyaman saat digunakan. Terutama jika penggunaannya setiap hari.

Kamu bisa melihat beberapa merek sepeda yang menyediakan lini sepeda khusus untuk para perempuan. Misalnya saja merek sepeda Giant yang memiliki sub brand bernama Liv. Liv ini memiliki serangkaian jenis sepeda yang bervariasi dan desainnya pun dirancang khusus untuk wanita.

Selain itu merek sepeda Giant juga memiliki sepeda seperti On-Road, X-Road, Off-Road, E-Bike, dan Youth yang kaya jenisnya. Dari kesimpulan ini kamu juga bisa langsung mengukur ukuran yang paling pas dengan tubuh kamu.

3. Cari tahu ukuran yang tepat

https://www.pexels.com/

Masing-masing rangka sepeda memiliki ukuran yang berbeda-beda. Biasanya ukuran ini diberi label dengan sebutan XS, S, M, dan L. Ukuran tersebut ditentukan dari ukuran tinggi badan dari penggunanya. Apabila kamu memiliki bentuk tubuh yang cenderung kecil ada baiknya memilih sepeda dengan rangka berukuran XS.
Hal ini berkaitan dengan faktor kenyamanan penggunanya.

Rangka sepeda yang terlalu besar akan membuat tubuh cepat lelah dan bisa menyebabkan nyeri pada bagian tubuh tertentu. Selain itu, kamu memilih ukuran sepeda yang pas juga akan membuat kamu memiliki kendali yang pas sehingga akan lebih aman jika kamu berhadapan dengan risiko yang kurang baik. Kamu bisa bertanya pada sales atau pemilik toko sepeda sebelum menentukan pilihan.

4. Siapkan dana khusus

https://www.pexels.com/

Membeli sepeda tidak bisa dibilang mahal, tapi juga bukan harga yang murahan. Harga sepeda yang kamu inginkan menjadi langkah selanjutnya yang harus kamu pikirkan. Semakin mahal harga sepeda, maka akan sangat menentukan seberapa bagus kualitas dari sepeda tersebut. Akan tetapi jika kamu hanya menggunakan sepedanya sesekali ada baiknya jangan membeli sepeda yang terlalu mahal.

Kamu bisa memilih sepeda dengan harga mulai dari Rp3 juta sampai Rp5 jutaan. Sebab sepeda dengan variasi harga ini cenderung memiliki material yang lebih bagus dan lebih tahan lama secara umur pemakaiannya. Kamu juga bisa perhatikan mereknya sebelum menentukan pilihan.

5. Survei ke beberapa tempat

https://unsplash.com/

Tips terakhir yang bisa kamu pertimbangkan adalah survei sederhana ke berbagai toko sepeda. Baik toko fisik maupun online. Saat kamu mendatangi toko fisik kamu bisa menjajal langsung sepedanya dan mengetahui kualitas rancang bangunnya secara langsung. Akan tetapi saat sudah merasa cocok jangan langsung membelinya.

Sebaiknya kamu cek harga sepeda yang sama di beberapa toko online juga. Dengan mengecek harga secara online kamu dapat mengetahui harga pasaran dari sepeda yang kamu incar. Perhatikan jenis dan spesifikasinya juga. Jika sudah tepat seperti yang pernah kamu coba di toko fisik. Namun, jika kamu ragu membeli di toko online, maka kamu bisa cari di toko fisik saja.

Itulah tadi artikel mengenai rekomendasi jenis sepeda yang bisa Mamikos sampaikan. Semoga dengan apa yang Mamikos beritakan dalam artikel ini, kamu jadi lebih bersemangat olahraga dan terpacu untuk menjalani pola hidup sehat dengan harga rutin bersepeda. Apalagi bersepeda juga merupakan aktivitas yang menyenangkan.

Akses terus aplikasi pencarian kos Mamikos untuk pembaruan informasi kos-kosan yang mungkin kamu perlukan. Beragam jenis hunian yang spesifikasi nya bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan tersedia di Mamikos. Unduh sekarang juga aplikasinya di Appstore dan PlayStore, gratis.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah