Ringkasan Materi Bahasa Inggris Kelas 8 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

Ringkasan Materi Bahasa Inggris Kelas 8 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka – Bahasa Inggris salah satu mata pelajaran wajib yang ajarkan di semua jenjang pendidikan, khususnya di SMP kelas 8.  Materi Bahasa Inggris kelas 8 akan mencakup beberapa chapter.

Agar memudahkan kamu menguasai materi yang diajarkan di kelas, Mamikos akan membagikan ringkasan materi pelajaran Bahasa Inggris khususnya untuk kelas 8 SMP, baik di semester 1 maupun semester 2.

Yuk, simak artikel ini selengkapnya!

Ringkasan Materi Bahasa Inggris Kelas 8

https://www.freepik.com/author/stories

Kurikulum merdeka adalah kurikulum pendidikan yang baru saja diterapkan mulai 2022.

Materi Bahasa Indonesia kelas 8 pada kurikulum merdeka dirancang untuk membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan membaca, menulis, berbicara dalam Bahasa Inggris.

Berikut di bawah ini ringkasan materi Bahasa Inggris kelas 8 kurikulum merdeka: 

Materi Bahasa Inggris Kelas 8 Semester 1

Chapter 1 Celebrating Independence Day

Pada BAB ini, siswa akan belajar tentang beberapa pengalaman pribadi tentang berpartisipasi dalam perayaan Hari Kemerdekaan.

Siswa juga akan belajar mengekspresikan perasaan pribadi untuk mengucapkan selamat kepada orang lain.

(In this chapter, students will learn about some personal experiences about participating in Independence Day celebrations. Students will also learn to express personal feelings to congratulate others).

Some words used in the game Panjat Pinang: 

  • grab (base form) – grabbed (past form) : meraih, mengambil
  • committee : panitia
  • grease : minyak gemuk, oli
  • groceries : bahan makanan
  • ladder : tangga
  • teamwork : kerja sama tim
  • slippery : licin

Menceritakan pengalaman berarti kita berbicara tentang masa lalu, dan menyertakan rincian apa saja yang terjadi di masa lalu.

Pada BAB ini, kamu juga akan diminta untuk kembali menceritakan pengalaman kamu mengikuti kegiatan di Hari Kemerdekaan.

Untuk menceritakan kejadian di masa lalu, maka kamu perlu menggunakan kata kerja Past Simple.

Kata kerja Past Simple biasanya dibentuk dengan menambahkan ‘d’, ‘ed’, atau ‘ied’ pada kata kerja dasar. Perhatikan contoh di bawah ini: 

  • celebrate + d → celebrated
  • participate + d → participated
  • try + [change the ‘y’ to ‘i’ ] + ed → tried
  • We call these regular verbs.
  • Many other verbs, however, are irregular. These irregular verbs do
  • not really follow any rules. They need to be learned. See the following
  • examples:
  • win → won
  • make → made
  • hold → held

Example sentences: I participated in a tandem race, tug of war, Panjat Pinang, and sack race.

Kemudian ketika kita menceritakan sebuah cerita tentang pengalaman masa lalu atau peristiwa masa lalu, kita sering kali menggunakan kata-kata untuk menunjukkan urutan, seperti “first”, “next”, “after school”,” finally”.

Kata-kata tersebut disebut penghubung waktu. Kata-kata tersebut digunakan untuk menghubungkan satu masa lalu peristiwa masa lalu ke peristiwa masa lalu lainnya.

Kata penghubung waktu dapat membantu pembaca atau pendengar memahami serangkaian peristiwa terkait dalam sebuah cerita dengan mudah.

Kata penghubung waktu memberitahu ketika sebuah cerita dimulai, ketika beberapa peristiwa baru terjadi, dan ketika cerita berakhir.

Beberapa penghubung waktu yang berguna lainnya yang dapat kamu gunakan seperti: 

  • Beginning (kata hubung di awal kalimat) 
    • In the beginning : Pada awalnya
    • First/Firstly : Pertama
    • First of all : Pertama-tama
  • Middle (kata penghubung di tengah kalimat)
    • Then : alu
    • After that : setelah itu
    • Then : kemudian
    • Next : selanjutnya
    • Second/Second : kedua
    • Third/Third : ketiga
    • After : setelah
    • Before : sebelum
    • Next : berikutnya
    • Not long after : tidak lama kemudian
  • Ending (kata hubung di akhir kalimat)
    • Finally : akhirnya
    • At last : akhirnya
    • At the end : pada akhirnya
    • By the end : pada akhirnya
    • In the end : pada akhirnya
    • Afterward : setelah itu
    • Lastly : terakhir.

Chapter 2 Kindness Begins With Me

Pada bab ini, siswa belajar mengekspresikan tentang perasaan, sifat dan perilaku karakter dalam cerita.

Karakter dalam cerita-cerita tersebut adalah berbagai macam binatang, jadi ceritanya tidak nyata atau imajinatif atau cerita rakyat.

(In this chapter, students learn to express the feelings, traits and behaviors of the characters in the stories. The characters in the stories are various animals, so the stories are not real or imagined or imaginative).

Some vocabulary in this chapter:

  • begin (base form)/began (past form): mulai
  • hatch (base form)/hatched (past form): menetas
  • shake (base form)/shook (past form): menggoyangkan
  • wait (base form)/waited (past form): menunggu
  • wobble (base form)/wobbled (past form): berjalan gemetar dan
  • tidak stabil
  • wings: sayap
  • shy: malu-malu
  • warm: hangat
  • gracefully: dengan anggunnya
  • once upon a time: pada suatu hari
  • at last: akhirnya
  • calm (base form)/calmed (past form): menenangkan
  • hear (base form)/heard (past form): mendengar
  • paddle (base form)/paddled (past form): mendayung
  • brave: berani
  • different: berbeda
  • mean: jahat
  • nice: baik
  • pleased: senang
  • rude: kasar
  • sad: sedih
  • ugly: buruk rupa
  • weak: lemah
  • proudly: dengan bangga
  • slowly: secara perlahan
  • suddenly: tiba-tiba
  • timidly: takut
  • the last spot: tempat terakhir
  • river: sungai
  • in chorus: berbicara bersamaan

Pada teks cerita kita menggunakan kata kerja bentuk lampau untuk membicarakan kejadian di masa lampau dalam sebuah cerita. Kita menggunakan kata kerja ini untuk:

  • Menciptakan tindakan (shake – shook): The yellow ducklings shook their wings.
  • Menunjukkan proses berpikir (think – thought): A Mother Duck thought about her eggs.
  • Mengidentifikasi sesuatu dengan indera kita (see – saw): The Mother Duck saw i’ve yellow ducklings.
  • Mengungkapkan sesuatu (say – said): “You are all so cute!”, said the Mother Duck.
  • Menghubungkan informasi (is/am/are – was/were): The Ugly Duckling was gray and shy.

Sebuah cerita berisi hubungan antar karakter. Salah satu cara untuk menunjukkan hubungan tersebut adalah dengan menggunakan ekspresi seperti pleased’, ‘angry’, ‘worried’, and ‘sorry’.

Ekspresi ini juga disebut Kata Sifat. Kata sifat mengekspresikan perasaan karakter dalam dunia cerita. Menggunakan kata sifat dapat membantu pembaca dapat mengetahui lebih banyak tentang

perasaan karakter dalam cerita. Sebagai contoh, kata sifat menunjukkan bahwa Induk Bebek merasa khawatir atau Si Itik Buruk Rupa sedih.

Kata sifat dapat muncul setelah kata ‘menjadi’. Kata sifat muncul setelah kata kerja lampau bentuk lampau dari ‘to be’, ‘was’ dan ‘were’ karena kita lebih sering menggunakan bentuk lampau dalam menceritakan sebuah cerita.

Lihatlah contoh berikut ini:

  • The Ugly Duckling was sad. Nobody wanted to be his friend

(showing the Ugly Duckling’s feeling sad).

  • The yellow ducklings were not happy to see the Ugly Duckling

(showing the yellow ducklings’ feeling unhappy).

Selain mengekspresikan perasaan karakter, kata sifat seperti “shy”, “mean”. “honest”, “friendly” or “rude” dapat menggambarkan sifat dan perilaku karakter dan perilaku.

Kata Sifat ini membantu pembaca  memahami lebih banyak tentang mereka. Contoh: 

  • Braveness (“brave”, “shy”, “ferocious”)
  • Capacity (“clever”, “foolish”)
  • Morality (“honest”, “kind”, “friendly”, “cruel”, “rude”, “sly”, “arrogant”).

Materi Bahasa Inggris Kelas 8 Semester 2

Chapter 3 Love Our World

Bab ini siswa akan diajak untuk memberikan opini mengenai topik yang familiar di sekitar sekolah.  Kemudian Mengkategorikan tindakan berdasarkan situasi tertentu serta menulis instruksi pada poster.

(In this chapter, students will be asked to give opinions on familiar topics around the school.  Then categorize actions based on certain situations and write instructions on posters).

Important vocabulary: 

  • reduce: mengurangi
  • container: tempat makan
  • environment: lingkungan
  • trash: sampah
  • trash can: tempat sampah
  • plastic waste: sampah plastik
  • full: penuh
  • leaving: meninggalkan
  • reminding: mengingatkan
  • waste: membuang/menghamburkan

Posters are made to engage the audience with the information they share. To make our posters engaging, we can use attractive colors and illustrations.

How to Make a Poster

1. Get a topic for your poster.

2. Think about the purpose for making the poster.

3. Choose the target audience for the poster.

4. Discuss the information and the illustration you want to put on your poster.

5. Choose and combine colors for your poster. See the explanation below for color combination.

Chapter 4 No Littering

Bab ini siswa akan belajar berbicara tentang kejadian atau peristiwa di masa lalu, membuat pertanyaan untuk wawancara singkat.

Mengajukan pertanyaan dengan menggunakan pertanyaan tanya untuk mendapatkan rincian tentang kejadian masa lalu berarti menggunakan kata tanya yang spesifik untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut tentang suatu peristiwa atau kejadian tertentu yang telah terjadi.

Pertanyaan tanya digunakan untuk menanyakan siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana dari kejadian tersebut.

Asking for Details of a Past Incident with Interrogative Questions.

Yes or no questions for past incidents : 

  • ‘Yes/No’ Questions with ‘Did’ 
    • Did you swim in the river?
    • Did people throw their trash into this river?
  • ‘Yes/No’ Questions with ‘was/ were’
    • Was the river this dirty back then?
    • Were there many children in the river?

Chapter 5 Embrace Yourself

Pada bab ini, tujuan utama pembelajaran yaitu meminta dan memberikan pertanyaan dan pendapat kepada orang lain.

Ask for and give opinions adalah proses meminta dan memberikan pendapat atau opini tentang suatu topik atau permasalahan yang sedang dibahas.

Ini melibatkan berbagai pandangan, penilaian, atau evaluasi subjektif tentang suatu hal.

Ketika kamu ingin meminta pendapat pada orang lain, kamu dapat mengajukan pertanyaan dengan meminta sudut pandang mereka. Kamu dapat menggunakan kalimat ini untuk meminta pendapat: 

  • “What do you think about…?”
  • “What’s your opinion on…?”
  • “How do you feel about…?”

“Do you have any thoughts on…?”

Sementara, ketika diminta memberikan pendapat, artinya kamu supaya memberikan pandangan pribadi kamu tentang topik yang sedang dibahas.

Untuk memulai memberikan pendapat, kamu bisa menggunakan kalimat ini: 

  • “In my opinion…”
  • “I think that…”
  • “From my perspective…”
  • “I believe that…”

Penutup

Demikian ulasan mengenai ringkasan materi Bahasa Inggris kelas 8 semester 1 dan 2 kurikulum merdeka yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu. 

Jika kamu ingin mencari tahu informasi penting lainnya, kamu bisa mengunjungi blog Mamikos. Akan ada banyak sekali artikel menarik yang wajib kamu ketahui. 

Pastikan download dan install aplikasi Mamikos di smartphone kesayangan kamu, ya!


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta