Ringkasan Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear SMA Kelas 10

Ringkasan Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear SMA Kelas 10 – Materi mengenai persamaan dan pertidaksamaan adalah salah satu materi yang akan dipelajari pada mata pelajaran Matematika.

Mempelajari ringkasan materi akan berguna untuk kamu agar dapat mengerjakan pertanyaan ketika ada tes Matematika.

Mengenal Persamaan dan Pertidaksamaan Linear

unsplash.com/@saadahmad_umn

Persamaan dan pertidaksamaan linear merupakan salah satu model matematika yang bisa kamu gunakan agar dapat menyelesaikan masalah yang melibatkan variabel linear.  

Persamaan Linear

Persamaan linear adalah suatu persamaan matematika yang menggambarkan hubungan linear antara variabel-variabel yang terlibat. Secara umum, suatu persamaan linear dapat ditulis dalam bentuk:

y = mx + b

di mana y dan x adalah variabel-variabel yang terlibat, m adalah kemiringan (slope) dari garis linear yang menghubungkan titik-titik data, dan b adalah intercept atau konstanta pada sumbu y (y-intercept).

Contoh persamaan linear yang lebih umum adalah:

y = 3x + 4

Metode Penyelesaian Persamaan Linear

Ada beberapa metode yang bisa digunakan ketika menyelesaikan sebuah permasalah linear, metode-metode yang bisa kamu gunakan antara lain adalah:

1. Metode Substitusi

Metode Substitusi adalah salah satu teknik penyelesaian sistem persamaan linear yang menggunakan dua variabel.

Metode ini melibatkan penggantian satu variabel (peubah) dengan persamaannya yang lain untuk mencari nilai variabel tersebut.

2. Metode Eliminasi

Metode Eliminasi adalah teknik penyelesaian sistem persamaan linear yang melibatkan penghapusan atau menghilangkan satu variabel dengan mengalikan satu atau kedua persamaan dengan konstanta sedemikian rupa sehingga koefisien dari salah satu variabel sama dan berlawanan tanda.

3. Metode Campuran (Subtitusi dan Campuran)

Metode campuran adalah metode yang menggabungkan antara metode eliminasi dan substitusi, metode ini adalah salah satu teknik penyelesaian sistem persamaan linear dengan menggabungkan kedua metode tersebut.

Dalam metode ini, kamu dapat  menggunakan substitusi untuk mengekspresikan satu variabel dalam satu persamaan dan kemudian mengeliminasi variabel tersebut dengan menggunakan teknik eliminasi.

4. Metode Grafik

Metode grafik adalah suatu teknik untuk menyelesaikan sistem persamaan linear dengan menggunakan grafik. Metode ini digunakan dengan menggambarkan persamaan pada grafik.

Contoh Soal Persamaan Linear

1. Tentukan solusi dari sistem persamaan linear berikut:

2x + y = 5

3x – 2y = 4

Solusi:

Langkah pertama adalah mengeliminasi variabel y dengan teknik eliminasi. Kita dapat mengalikan persamaan pertama dengan 2 dan menjumlahkannya dengan persamaan kedua:

4x + 2y = 10

3x – 2y = 4

7x = 14

2. Dari sini, kita dapat menentukan nilai dari x = 2. Kemudian, substitusikan nilai x ke salah satu persamaan dan kita dapatkan?

2(2) + y = 5

y = 1

Maka, solusi dari sistem persamaan tersebut adalah x = 2 dan y = 1.

Tentukan solusi dari sistem persamaan linear berikut:

3x – y = 4

2x + 4y = 8

Solusi:

Kita dapat menggunakan teknik substitusi untuk mengekspresikan variabel y dari persamaan pertama, sehingga kita mendapatkan y = 3x – 4. Kemudian, substitusikan persamaan ini ke dalam persamaan kedua:

2x + 4(3x – 4) = 8

Setelah disederhanakan, kita dapatkan 14x = 20. Maka, nilai x = 10/7.

Selanjutnya, substitusikan nilai x ke salah satu persamaan dan kita dapatkan:

3(10/7) – y = 4

Setelah disederhanakan, kita dapatkan y = -2/7.

Maka, solusi dari sistem persamaan tersebut adalah x = 10/7 dan y = -2/7.

3. Tentukan solusi dari sistem persamaan linear berikut:

4x – 3y = 7

2x + 6y = 12

Solusi:

Kita dapat menggunakan teknik eliminasi dengan mengalikan persamaan pertama dengan 2 dan persamaan kedua dengan 3, sehingga koefisien variabel y menjadi sama besarnya dengan tanda berlawanan:

8x – 6y = 14

6x + 18y = 36

Kemudian, kita dapat mengeliminasi variabel y dengan mengalikan persamaan pertama dengan 3 dan menjumlahkannya dengan persamaan kedua:

24x = 72

Dari sini, kita dapat menentukan nilai dari x = 3. Kemudian, substitusikan nilai x ke salah satu persamaan dan kita dapatkan:

4(3) – 3y = 7

y = 5/3

Maka, solusi dari sistem persamaan tersebut adalah x = 3 dan y = 5/3.

Pertidaksamaan Linear

Pertidaksamaan linear merupakan kumpulan persamaan dan pertidaksamaan linear yang biasanya menggunakan variable linear untuk menggambarkan permasalahan.

Jika diartikan per kata, “pertidaksamaan linear” terdiri dari dua kata, yakni “pertidaksamaan” dan “linear”.

Pertidaksamaan merupakan kalimat yang akan memuat tanda seperti lebih dari (>). kurang dari (< ), lebih dari atau sama dengan (≥), dan kurang dari atau sama dengan (≤).

Sedangkan, linear diartikan sebagai suatu bentuk aljabar yang memiliki variabel pangkat tertingginya yaitu satu.

Metode Penyelesaian Pertidaksamaan Linear

Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan pertidaksamaan linear, antara lain:

1. Metode grafik

Pertidaksamaan linear dapat digambarkan pada koordinat kartesius dan solusinya dapat dicari dengan melihat area yang dibatasi oleh garis linear dan sumbu koordinat.

2. Metode substitusi

Pada metode ini, salah satu variabel diubah menjadi persamaan tunggal, kemudian disubstitusikan pada persamaan lainnya untuk mencari nilai variabel lain.

3. Metode eliminasi

Pada metode ini, dua persamaan linear dikombinasikan sehingga salah satu variabel dieliminasi, kemudian dicari nilai variabel yang lain.

4. Metode interval

ketika menggunakan metode ini, pertidaksamaan linear diselesaikan dengan mencari rentang nilai variabel yang memenuhi pertidaksamaan tersebut.

Pada dasarnya untuk menyelesaikan permasalahan pertidaksamaan linear dapat menggunakan beberapa metode di atas.

Namun, tergantung pada kompleksitas dari pertidaksamaan linear yang diberikan untuk menyelesaikan pertidaksamaan tersebut.

Dalam beberapa kasus, lebih efektif untuk menggunakan lebih dari satu metode untuk menyelesaikan pertidaksamaan linear yang diberikan.

Contoh Soal Pertidaksamaan Linier

Tentukan solusi dari pertidaksamaan linear berikut: 3x + 2 < 11.

Pertama-tama, kita dapat mengurangi 2 pada kedua sisi pertidaksamaan:

3x + 2 – 2 < 11 – 2

Maka kita dapat menyederhanakan pertidaksamaan menjadi:

3x < 9

Kemudian, kita dapat membagi kedua sisi pertidaksamaan dengan 3:

x < 3

Jadi, solusi dari pertidaksamaan linear tersebut adalah x < 3.

Perbedaan Persamaan Linear dan Pertidaksamaan Linear

Kamu dapat mengetahui perbedaan yang paling menonjol antara persamaan linear dan pertidaksamaan linear dari penggunaan tandanya.

Biasanya, persamaan linear menggunakan tana (=). Sementara pertidaksamaan linear akan menggunakan tanda <, >, ≤, atau ≥.

Selain itu, perbedaan antara persamaan linear dan pertidaksamaan linear terletak pada cara mencari solusinya. 

Persamaan linear mencari solusi tunggal dari variabel x yang memenuhi persamaan tersebut, sedangkan pertidaksamaan linear mencari rentang solusi dari variabel x yang memenuhi pertidaksamaan tersebut.

Penutup

Demikian ulasan mengenai ringkasan materi persamaan dan pertidaksamaan linear SMP kelas 10 yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu. 

Jika kamu ingin mencari tahu informasi penting lainnya, kamu bisa mengunjungi blog Mamikos.

Akan ada banyak sekali artikel menarik yang wajib kamu ketahui. Pastikan download dan install aplikasi Mamikos di smartphone kesayangan kamu, ya.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan persamaan dan pertidaksamaan?

Persamaan adalah pernyataan yang ditandai dengan “=” dan tidak memuat variabel, sedangkan pertidaksamaan adalah kebalikannya.

Apa perbedaan antara persamaan linear dan pertidaksamaan linear?

Perbedaan persamaan linear dan pertidaksamaan linear terdapat pada tandanya. Persamaan linear menggunakan tanda =, sedangkan pertidaksamaan linear menggunakan tanda <, >, ≤, atau ≥.

Apa simbol dari pertidaksamaan?

Simbol dari pertidaksamaan ada <, >, ≤, atau ≥.

Apa yang dimaksud dengan persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak?

a. Persamaan mutlak: |ax +b| = c, dengan c > 0, artinya ax + b = c atau ax + b = –c.
b. Pertidaksamaan mutlak: |ax + b| ≤ c, dengan c > 0, artinya nilai ax + b berada di antara –c dan c dengan kata lain –c ≤ ax + b ≤ c.

Berapa macam jenis pertidaksamaan?

Berikut ini maca-macam pertidaksamaan:
1. Pertidaksamaan Linear.
2. Pertidaksamaan Kuadrat.
3. Pertidaksamaan Irasional.
4. Pertidaksamaan Pecahan.
5. Pertidaksamaan Mutlak.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta