Advertisement
Source : https://unsplash.com/@aaronburden

Ringkasan Materi Teks Deskripsi SMP Kelas 7 Beserta Penjelasannya

Pembahasan kali ini tentang ringkasan materi teks deskripsi, yang akan berguna untuk anak SMP kelas 7. Bila kamu ingin mempelajarinya, silakan bara artikel berikut ini.

19 Agustus 2025 Aditya

Jenis Pengembangan Deskripsi Bagian

Deskripsi Bagian Berdasarkan Ruang

Berisikan perincian dari bagian-bagian ruang objek yang akan dideskripsikan.

Misalnya, penulis ingin mendeskripsikan bagian pada pintu masuk, bagian tengah, dan bagian belakang).

Perincian ruang juga bisa menyebutkan nama dari ruang-ruang serta ciri-cirinya.

Deskripsi Bagian Berdasarkan Anggota Bagian-Bagian Objek

Berisikan perincian tentang bagian-bagian yang akan dideskripsikan (pantai digambarkan dengan bawah lautnya, bibir pantai, ombak serta pasirnya, pemandangan pada tumbuhan serta hewan pantai).

Deskripsi Bagian Berdasarkan Proses Sesuatu Berlangsung.

Berisikan perincian tenatng bagian awal, mulai meningkat, puncak (inti), dan penutup.

Misalnya, penulis akan mendeskripsikan awal dari pementasan, puncak adegan, mulai meluruh, dan bagian penutup.

Deskripsi Bagian Berupa Pemfokusan

Berisikan bagian yang paling disukai dari seluruh bagian yang telah dideskripsikan.

Contohnya: Bagian yang paling saya sukai dari sebuah perpustakaan ini yaitu bagian ruang bacanya.

Desain unik dengan warna cat cerah semakin memberikan kenyamanan yang luar biasa kepada pengunjung.

Simpulan/Kesan

Berisikan simpulan, baik itu berupa kesan ataupun rekomendasi dari penulis terhadap sebuah objek yang dideskripsikan. 

Contoh Karangan Deskripsi Bahasa Jawa Tentang Kebudayaan dan Strukturnya

Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Adapun unsur ataupun kaidah kebahasaan dari teks deskripsi, yaitu sebagai berikut ini:

1. Rujukan Kata

Merupakan satu kata yang merujuk pada kata lainnya, dengan memperlihatkan adanya keterkaitan.

Contohnya yaitu berhubungan langsung dengan kata ganti (kata ganti kepunyaan, orang serta penunjuk).

2. Kata Berimbuhan

Kata dasar yang memperoleh awalan (prefiks), akhiran (sufiks), serta sisipan (infiks).

Contohnya seperti Menari (tari), berbahasa (bahasa) dan yang lain-lain.

3. Konjungsi (kata hubung)

Kata yang digunakan dalam penghubung dari antar kata, klausa, frasa ataupun kalimat.

4. Kelompok Kata (frasa)

Kumpulan dari kata ataupun lebih, yang tersusun dari kata yang telah bermakna serta membentuk arti kata yang baru.

Contohnya seperti saputangan, takbenda.

5. Kata Baku dan Tidak Baku

Kata baku merupakan kata yang sesuai dengan kaidah dari Bahasa Indonesia, sumber utamanya telah ditentukan dalam KBBI.

Kata baku pada umumnya digunakan sebagai kalimat resmi (baik itu lisan maupun tulisan), sedangkan untuk tidak baku sebaliknya.

6. Penggunaan Huruf Kapital dan Tanda Baca

Teks deskripsi tidak akan jauh dari adanya penggunaan huruf kapital serta tanda baca.

Cara Menulis Teks Deskripsi

1. Menentukan Tema dan Topik

Cara untuk menulis teks deskripsi yang petama, yakni perlu menentukan sebuah tema sebagai pokok pikiran dan juga gagasan utama.

Umumnya, penulis harus bisa memahami pokok masalah yang akan dituliskan, sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

2. Menetapkan Tujuan

Dalam menulis sebuah teks deskripsi, juga perlu untuk menentukan tujuan yang berkatian dengan panjang atau pendeknya sebuah tulisan.

Tujuan dijadikan sebuah patokan, dalam mengembangkan suatu gagasan serta dituangkan ke dalam tulisan.

3. Mengumpulkan Bahan

Dalam menulis sebuah teks deskripsi, harus mendapatkan bahan sesuai dengan tema yang ditentukan.

Kamu dapat memperoleh bahan dengan cara pengamatan langsung, atau bisa membaca dari sejumlah refrensi.

4. Kerangka Karangan

Menulis teks deskripsi harus bisa memperhatikan pada kerangka karangan, seperti garis besar dari isi tulisan.

Kerangka karangan sendiri lebih berisikan informasi seperti tema, topik, judul, gagasan inti, dan juga gagasan penjelasan.

Contoh-contoh Deskripsi Manfaat pada Teks Laporan Hasil Observasi

5. Menyusun Kalimat Deskriptif

Untuk dapat menyusun kalimat, kamu dapat mengembangkan sebuah kerangka karangan, serta penulis harus dapat menguasai kaidah dari bahasa Indonesia.

Penulis juga harus dapat memperhatikan syarat dari paragraf yang baik supaya hasilnya maksimal.

Halaman:

Advertisement