10 Sifat Wajib dan Mustahil bagi Para Rasul beserta Penjelasannya Lengkap

Mengenal Sifat Wajib dan Mustahil bagi Para Rasul.

Sifat wajib dan mustahil bagi rasul perlu diketahui umat muslim agar bisa dijadikan sebagai pedoman dalam bertindak.

Meneladani sifat di Asmaul Husna dan sifat yang ada pada rasul membantu banyak orang dalam bermasyarakat. 

Sifat-sifat Wajib dan Mustahil bagi Para Rasul

unsplash.com/@alfasy

Sebagai umat muslim rupanya meneladani apa yang dimiliki rasul dan nabi merupakan hal wajib.

Terlebih berbagai manfaat dan keuntungan bisa didapat dengan meneladani sifat-sifat nabi dan rasul.

Misalnya saja mempelajari sifat baik yang dimiliki oleh nabi dan rasul. Kamu bisa mengambil hikmah dari setiap sifat baik rasul dan melakukan hal yang sama saat masih hidup di dunia. 

Meneladani beragam sifat wajib dan mustahil bagi rasul tidak hanya dengan mencontohnya di kehidupan nyata.

Meneladani artinya ikut memahami peran sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari. 

Umat muslim juga memiliki kewajiban untuk menyebarkan sifat-sifat baik nabi dan rasul.

Langkah tersebut juga bisa dimulai dengan mengajarkan ajaran baik ke sesama muslim agar berperilaku baik. 

Tidak hanya sifat wajibnya saja yang bisa dicontoh umat muslim dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Rupanya sifat wajib dan mustahil bagi rasul dan nabi juga bisa menjadi pelajaran bagi umat muslim.

Seperti namanya berarti sifat-sifat mustahil tersebut tidak ada pada rasul dan nabi.

Bagaimana meneladani sifat mustahil nabi dan rasul dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi pribadi yang baik?

Caranya adalah dengan tidak meniru sifat yang mustahil bagi rasul dan nabi.

Menjauhi hal-hal buruk terkadang sulit dilakukan namun dengan meneladani sifat mustahil rasul niscaya kamu menjadi pribadi yang baik. 

Sifat Wajib dan Mustahil bagi Rasul Lengkap dengan Artinya 

Sebelum meneladani setiap sifat Nabi dan Rasul tidak ada salahnya untuk memahami pengertiannya terlebih dahulu.

Keduanya memiliki pengertian yang kontras namun dapat diteladani sebagai suri tauladan. 

Sifat wajib dan mustahil bagi rasul berarti karakter yang dimiliki oleh para nabi dan rasulnya.

Namun sifat wajib mengarah pada karakter baik yang sudah pasti ada di dalam diri nabi dan rasul Allah SWT. 

Sementara itu sifat mustahil merupakan karakter yang sudah pasti tidak ada di dalam diri nabi dan rasul.

Konotasi sifat mustahil tersebut biasanya diartikan sebagai karakter yang buruk. 

Kendati keduanya kontras namun umat muslim dapat menjadikannya sebagai contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah sifat wajib rasul beserta artinya dan karakter yang tidak ada pada nabi serta rasul. 

1. Sifat sabar pada Nabi Muhammad SAW.

Salah satu sifat yang sudah pasti ada pada rasul salah satunya yaitu sabar. Karakter yang satu ini juga melekat pada diri Nabi Muhammad SAW dan semasa hidupnya. 

Kesabaran merupakan sifat wajib dan mustahil bagi rasul dicontoh oleh umat muslim di dunia.

Berkat karakter tersebut Nabi Muhammad SAW mendapatkan gelar yang membanggakan dari para sahabat Nabi. 

Nabi Muhammad SAW juga masuk ke dalam golongan Ulul ‘Azmi lantaran memiliki sifat sabar dan teguh.

Salah satu perbuatan rasul yang mencerminkan kesabaran yaitu perjuangan menyebarkan agama Islam. 

Nabi Muhammad sangat memiliki kesabaran tinggi dalam menyebarkan agama Islam semasa hidup.

Dalam perjuangannya menyebarkan agama Islam rasul menemui banyak hambatan dan rintangan yang silih berganti.

Bahkan Nabi Muhammad SAW juga mendapatkan serangan dari para musuhnya semasa hidup.

Hingga pada akhirnya kesabaran rasul membuahkan hasil hingga para musuhnya justru takluk dengan sifat sabarnya.

Berdasarkan kisah kesabaran rasul tersebut umat muslim dapat mengambil hikmahnya untuk kehidupan sehari-hari.

Misalnya sabar memperjuangkan cita-cita meski mendapat berbagai macam halangan dan rintangan di dunia. 

2. Sifat Al Amin yang berarti jujur 

Sifat wajib dan mustahil bagi rasul salah satunya yaitu Al Amin. Karakter yang satu ini jika diterjemahkan berarti sifat jujur bagi Nabi dan rasul Allah SWT. 

Kejujuran adalah pondasi bagi umat muslim dalam menjalankan berbagai macam hal di dunia.

Rupanya sifat jujur juga diturunkan dari Nabi dan rasul Allah SWT salah satunya Nabi Muhammad SAW. 

Nabi Muhammad SAW rupanya mempunyai karakter yang jujur semasa hidup.

Karakter tersebut juga menjadi suri tauladan bagi para sahabat dan umat muslim semasa perjuangan Nabi Muhammad. 

Berkat sifat wajib dan mustahil bagi rasul jujurnya mendapat julukan Al Amin dari penduduk Mekah.

Salah satu bukti kejujuran yang melekat pada diri Nabi Muhammad SAW dapat dilihat sewaktu berdagang. 

Nabi Muhammad SAW tidak pernah curang atau membohongi para pembeli saat berdagang.

Karakter baik tersebut juga senantiasa dijaga dan diwujudkan di berbagai macam aspek kehidupan. 

Sebagai umat muslim tentunya kamu wajib meneladani sifat wajib dan mustahil bagi rasul tersebut.

Sebagai contohnya ialah pada saat menjalakan berbagai macam usaha dan pekerjaan. 

Kejujuran yang dipupuk sejak dini akan membuahkan hasil baik di masa depan.

Seperti seorang anak yang dididik jujur dalam perkataan akan tumbuh menjadi pribadi dewasa yang beriman kepada Allah SWT. 

3. As Siddiq yang berarti rasul selalu benar 

Sifat wajib rasul yaitu karakter baik yang dipastikan ada pada diri nabi dan rasul Allah SWT. Salah satunya yaitu As Siddiq yang mempunyai makna selalu benar. 

Dalam hal ini diartikan sebagai karakter kebenaran yang ada pada diri rasul.

Nabi dan rasul selalu mengucapkan kebenaran kepada setiap orang dan para sahabat semasa hidupnya. 

Sifat wajib dan mustahil bagi rasul selalu benar juga dapat diteladani dari Nabi Ibraham as semasa hidupnya.

Dalam sejarah Nabi Ibrahim as selalu mengucapkan kebenaran kepada ayahanda semasa hidup. 

Semasa hidupnya Nabi Ibrahim as pernah berkata bahwa apa yang sedang disembah oleh ayahanda tidak memberi manfaat dan mudarat.

Karena itulah Nabi Ibrahim as meminta untuk menjauhi hal-hal mudarat. 

Peristiwa tersebut juga tertulis di dalam kitab suci Al-Quran agar umat muslim bisa meneladaninya.

Seperti misalnya yang tertuang dalam QS. Maryam: 41 yang menjelaskan kisah nabi Ibrahim as.

Dalam kehidupan sehari-hari umat muslim bisa meneladani sifat tersebut. Misalnya saat berkata dan menjelaskan perkara kepada setiap orang hendaknya didasari pada tindakan yang benar dan tidak sesat. 

4. Al Amanah yang berarti dapat dipercaya 

Sifat wajib dan mustahil bagi rasul satu diantaranya yaitu Al Amanah yang berarti dapat dipercaya.

Nabi dan rasul selalu mengucapkan dan melakukan hal yang bisa dipercaya kebenarannya. 

Kisah yang berkaitan dengan sifat nabi dan rasul tersebut bisa dilihat dari cerita Nabi Nuh as. Dalam sejarah dikisahkan kaum Nabi Nuh as yang berkata dusta.

Namun kemudian Allah SWT kembali menegaskan bahwa Nabi Nuh as. Merupakan salah satu jemaat yang amanah alias terpercaya.

Kisah tersebut juga tertuang dalam QS. Asy-Syu’ara ayat 106 sampai 107. 

Dalam kehidupan sehari-hari umat muslim dapat meneladani kisah Nabi Nuh as yang amanah.

Bahkan tidak hanya Nabi Nuh as yang mempunyai sifat amanah melainkan juga ada pada Nabi Muhammad SAW. 

Karakter amanah juga merupakan tonggak kehidupan manusia di dunia terutama bagi para pemimpin negara. Orang yang mempunyai karakter amanah akan bertindak berdasarkan analisa dan perhitungan.

5. At Tablig yang berarti menyampaikan wahyu 

Sifat wajib rasul tablig artinya yaitu selalu menyampaikan wayu dari Allah SWT.

Dalam hal ini nabi dan rasul tidak pernah menyembunyikan ayat yang diturunkan Allah SWT kepadanya. 

Bahkan setiap wahyu tersebut telah disampaikannya kepada para hambanya semasa hidup.

Kisah yang berkaitan dengan hal tersebut dapat dilihat dari cerita Ali bin Abi Talib saat ditanya mengenai wahyu dalam Al-Quran.

Ali menjelaskan bahwa tidak ada yang dirahasiakan kecuali kitab suci Al-Quran.

Penjelasan mengenai kisah tersebut juga tertuang dalam QS. Al- Maidah ayat 67. 

Umat muslim juga dapat meneladani apa yang dilakukan oleh para rasul yang mengetahui waktu Allah.

Apa yang didapat dari kitab suci Al-Quran sudah seyogyanya disampaikan sesuai dengan kebenarannya.

6. Al Fatanah artinya cerdas dalam banyak hal 

Sifat wajib dan mustahil bagi rasul keenam yaitu Al Fatanah yang memiliki makna cerdas. Nabi dan rasul memiliki kecerdasan yang lumayan tinggi dalam banyak hal. 

Kisah sifat rasul tersebut dialami oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya.

Pada saat itu beberapa kelompok ingin memaksakan kehendak yang berkaitan dengan peletakan Al Hajar Al Aswad di atas Ka’bah. 

Namun akhirnya Nabi Muhammad melerai perdebatan tersebut dengan cara yang bijak dan cerdas.

Nabi kemudian meletakkan batu pada bagian tengah dan kelompok tersebut mengangkatnya sampai ke atas Ka’bah. 

Umat muslim dapat meneladani kecerdasan yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW.

Misalnya melerai pertengkaran dengan cara yang bijak dan tidak menyakiti pihak-pihak yang sedang berseteru. 

7. Al Kidzib yang berarti berdusta 

Sifat mustahil rasul Kidzib artinya berbohong atau berdusta. Sesuai namanya karakter berkonotasi negatif yaitu suka berdusta tersebut mustahil ada pada diri nabi dan rasul Allah SWT. 

Sifat negatif tersebut merupakan kebalikan dari karakter baik yang ada pada diri nabi dan rasul.

Semua perkataan dan perbuatan yang dilakukan oleh para nabi dan rasul memiliki landasan kebenaran. 

Sehingga mustahil bagi para nabi dan rasul untuk berkata dusta kepada para umatnya. Sifat mustahil tersebut juga dijelaskan pada QS. An Najm ayat 2 sampai 4. 

Umat muslim dapat menjadikan sifat mustahil tersebut sebagai larangan dalam bertindak dan berucap.

Sehingga umat muslim dapat terhindar dari karakter buruk selama hidup di dunia. 

8. Al Khianah yang artinya berkhianat

Sifat wajib dan mustahil bagi rasul selanjutnya yaitu Al Khianah yang mempunyai makna berkhianat.

Mustahil bagi nabi dan rasul berkhianat kepada Allah SWT semasa hidupnya. 

Sifat khianat adalah karakter yang buruk dan sudah pasti tidak ada di dalam pada nabi dan rasul.

Hal tersebut terbukti dengan karakter yang dibawa rasul sebelumnya yaitu dapat dipercaya. 

Nabi dan rasul selalu menyebutkan setiap wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT.

Oleh karena itu umat muslim juga harus menjauhi sifat khianat karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. 

9. Al Kitman yang artinya menyembunyikan kebenaran 

Sifat mustahil rasul kitman artinya menyembunyikan kebenaran. Karakter buruk tersebut bertentangan dengan sifat wajib yang ada pada rasul seperti jujur, dapat dipercaya, dan amanah, dan cerdas.

Rasul tidak menyembunyikan kebenaran yang didapat dari wahyu Allah SWT.

Para nabi dan rasul justru menjelaskan setiap wahyu Allah SWT dan tidak membelokannya agar sesat. 

10. Al Baladah yang artinya bodoh 

Sifat wajib dan mustahil bagi rasul selanjutnya yaitu Al Baladah yang berarti bodoh.

Karakter tersebut jelas tidak ada pada diri nabi dan rasul karena bertentangan dengan sifat cerdas. 

Nabi dan rosul cerdas dalam berkata maupun bertindak sehingga tidak merugikan umatnya. Sebagai umat muslim sudah seyogyanya menjauhi sifat Al Baladah tersebut agar tidak menyesatkan orang lain. 

Jadi, lewat penjelasan 10 karakter di atas kamu bisa menjadikannya sebagai pedoman dalam bertindak dan berperilaku.

Sehingga meneladani sifat wajib dan mustahil bagi rasul akan membawa manfaat besar. 


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah