65 Situs Pantau Penyebaran Virus Corona Real Time Covid-19

Posted in: Coronavirus Kesehatan

Virus Corona – Virus Corona hingga hari ini masih menyita perhatian masyarakat di banyak negara, termasuk Indonesia. Jumlah kasus baru positif Virus Corona juga bertambah cepat, hingga hari ini (12/3) penderita Virus Corona di Indonesia bertambah menjadi 34 kasus menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Penyebaran Virus Corona pun masih terus meluas secara global. Informasi interaktif mengenai perkembangan virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 ini pun bisa diakses dari berbagai situs yang menyediakan peta interaktif dan dasbor. Berikut Mamikos rangkum daftar situs yang bisa kamu akses untuk memantau perkembangan Virus Corona.

Deretan Situs untuk Memantau Penyebaran Virus Corona

Virus Corona

cdc.gov/coronavirus

 

Wabah virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 ini awalnya bermula dari Wuhan dan sudah menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Berbagai negara hingga lembaga kesehatan Internasional punya cara masing-masing untuk menangani warga yang terinfeksi dan memberikan informasi soal penyebaran virus jenis Covid-19 tersebut. Informasi interaktif mengenai perkembangan Virus Corona ini pun lebih mudah untuk kamu akses dari berbagai situs yang menyediakan peta interaktif dan dasbor. Peta-peta ini nantinya akan menyediakan data secara visual sehingga lebih mudah dicerna oleh kamu. Nah, berikut Mamikos rangkum situs guna memantau perkembangan penyebaran Virus Corona.

1. Corona Arrangy

Arrangy merupakan nama sebuah perusahaan teknologi asal Korea Selatan. Di mana perusahaan ini menyediakan layanan rekomendasi perjalanan berbasis peta. Nah, peta interaktif yang disediakan oleh Arrangy melalui laman corona.arrangy.com/en/ ini juga menyediakan data soal kasus infeksi Covid-19 yang menjangkiti berbagai negara. Menariknya, kamu pun bisa melihat detil kasus di tiap negara.

Bukan cuma jumlah penderita saja, namun kamu juga bisa mengetahui detil lokasi penyebaran virus tersebut di tiap negara. Cukup klik bendera dari negara yang diinginkan, maka kamu pun bisa melihat laporan yang ada di tiap kawasan di negara tersebut. Kamu juga bisa memilih untuk melihat laporan kasus pada periode tertentu, misal pada 3 minggu terakhir atau sejak kasus ini bermula. Lebih dikenal dengan nama Corona Arrangy, situs eta interaktif yang disediakan oleh Arrangy ini tentunya bisa membantu kamu untuk mengetahui perkembangan virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 ini.

2. Healthmap

Healthmap dikembangkan oleh sekelompok peneliti, epidomiologis, dan pengembang software dari rumah sakit Boston Children. Kelompok ini kerap memberikan sumber informal secara online melalui laman healthmap.org/en/ ketika terjadi wabah. Peta yang dibuat oleh Mapbox dengan kolaborasi dengan OpenStreetMaps ini memiliki data yang merupakan hasil kontribusi dari berbagai pihak. Menariknya, peta ini bisa memberikan animasi penyebaran virus corona SARS COV-2 mulai dari China hingga ke negara-negara lain. Kamu pun bisa melihat siapa saja yang menyumbang pembaruan data di peta ini dengan mengklik tulisan “full list contributors” (daftar lengkap kontributor).

3. KawalCOVID19

Praktisi teknologi informasi di tanah air pun baru-baru ini membentuk tim KawalCOVID19 sebagai inisiatif untuk mengawal informasi terkait persebaran virus corona di Indonesia. Setelah membuat akun Twitter resmi dengan nama @KawalCOVID19, situs resmi dari inisatif ini pun kini resmi dirilis dengan alamat KawalCOVID19.id. Sebagian relawan KawalCOVID19 adalah warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri dan sudah lebih dulu mengalami hidup di komunitas yang positif COVID-19. Situs yang satu ini dimutakhirkan berkala dengan esensi informasi, verifikasi, dan edukasi sehingga hanya mengumumkan informasi yang memiliki bukti dan fakta, bukan hipotesis, opini atau dugaan.

4. Nextstrain

NextStrain melalui laman nextstrain.org/ menyediakan data yang sangat teknis. Situs yang satu ini tidak hanya menyediakan peta interaktif dan grafis seperti peta-peta lainnya saja, namun juga menyediakan perubahan genom dari virus SARS COV-2 yang sebelumnya dikenal dengan sebutan nCOV-2019. Selain peta penyebaran virus, kamu juga akan disuguhkan peta untuk memecah genom virus. Peta ini memberikan penjabaran mengenai mutasi dari virus-virus tersebut sejak mulai muncul di Wuhan hingga menyebar ke seluruh dunia. Data dari situs NextStrain juga sangat akurat karena didapat dari GISAID yang merupakan lembaga non-profit tempat berbagi data mengenai influenza di seluruh dunia.

Tak hanya GISAID saja, NextStrain juga memiliki sejumlah badan kesehatan lainnya yang turut menyumbang perkembangan data seperti dari Jerman, Singapura, Amerika Serikat, dan EpiFlu. Berdasarkan data filogeni yang ada di situs NextStrain ini, mutasi virus masih belum berubah banyak dari virus asli. Infeksi kepada manusia mulai nampak pada November hingga Desember 2019, sebelum akhirnya menular antar manusia. Selain itu, peta di NextStrain ini juga menyediakan animasi bagaimana virus itu menyebar dari Wuhan, China, hingga ke berbagai negara termasuk Indonesia.

5. Peta John Hopkins

Melalui laman coronavirus.jhu.edu/, peta digital yang disediakan oleh Universitas John Hopkins (Amerika Serikat) ini merupakan salah satu peta interaktif yang paling cepat melakukan pembaruan. Peta berlatarbelakang warna hitam ini memuat berbagai analisis tentang virus corona, mulai dari jumlah penderita, tingkat dan jumlah orang yang berhasil sembuh dari COVID-19, tingkat dan jumlah orang yang meninggal, dan persebaran virusnya di seluruh dunia. Data di peta ini bahkan lebih akurat dari peta digital milik WHO. Sebagai contoh, data WHO menunjukkan jumlah terinfeksi di Indonesia masih 19 orang. Sementara data di Peta John Hopkins ini sudah menunjukkan data 27 orang dan 2 orang sembuh.

Dibuat oleh Departemen Teknik Sipil Universitas John Hopkins, data di Peta John Hopkins dikumpulkan dari berbagai sumber, yakni WHO, US Centers for Disease Control and Prevention, National Health Commission of the People’s Republic of China, dan Dingxiangyuan, situs jejaring sosial bagi tenaga medis yang menyediakan informasi kasus Corona secara real time. Selain melihat keseluruhan kasus di seluruh dunia, lewat Peta John Hopkins ini kamu bisa melakukan perbesaran untuk menunjukkan jumlah kasus di negara tertentu. Bahkan untuk kawasan AS, pengguna bisa melihat jumlah kasus di tiap negara bagian. Peta ini juga tersedia dalam versi mobile sehingga kamu bisa mengakses dengan mudah lagi melalui ponsel. Selain menghadirkan peta interaktif, pengguna juga bisa melihat total orang yang terinfeksi, jumlah yang meninggal, dan total yang sembuh.

6. The Wuhan Virus

Situs thewuhanvirus.com/ ini secara garis besar menyediakan peta yang berisi data total orang yang terinfeksi virus SARS COV-2. Namun sayangnya kamu tidak bisa melalukan perbesaran (zoom) untuk melihat detil jumlah di tiap negara. Tapi yak perlu khawatir karena situs ini menyediakan tab untuk melihat jumlah penderita Covid-19 di Eropa dan China. Situs ini juga menyediakan peta yang berisi data total orang yang terinfeksi virus SARS COV-2. Pengembang situs The Wuhan Virus juga memberikan data berapa angka peningkatan kasus Virus Corona di tiap negara.

Hingga kini Italia, Perancis, dan Jerman, ada di urutan tiga teratas dengan jumlah penderita Virus Corona terbanyak. Situs The Wuhan Virus juga menyediakan komparasi seberapa mematikan Covid-19 ketimbang virus-virus lainnya. Dibuat oleh pengembang The Base Lab, situs The Wuhan Virus kabarnya dikembangkan oleh seseorang bernama Ken dari Hongkong. Meskipun belakangan ini situs The Wuhan Virus kurang aktif melakukan pembaruan, namun pengembang dari situs ini berjanji untuk melakukan pembaruan empat kali sehari.

7. WHO

Sebagai induk kesehatan dunia, WHO memiliki kewajiban untuk menyediakan informasi mengenai virus corona. Organisasi yang berbasis di Swiss ini turut menyediakan peta interaktif yang mudah dipahami oleh kalangan umum melalui laman experience.arcgis.com/experience/. Serupa dengan JHU, WHO juga menggunakan perangkat lunak daring ArcGIS untuk menampilkan peta perkembangan virus corona. Bedanya, WHO menggunakan warna putih sebagai latarbelakangnya.
Peta WHO menghadirkan informasi mengenai jumlah penderita di seluruh dunia, termasuk tingkat kematian dan jumlah orang yang berhasil sembuh dapat diakses secara mudah. Selain itu, peta WHO juga dapat diperbesar untuk menampilkan lokasi negara terdampak virus corona secara lebih jelas. Pada peta ini juga terdapat tautan menuju beranda laman pusat informasi virus corona milik WHO. Laman ini memuat berbagai informasi dan analisis yang lebih mendalam mengenai perkembangan virus corona atau COVID-19.

8. Jakarta Tanggap Covid-19

Lihat dan unduh informasi seputar COVID-19 di Jakarta lewat situs ini. Infografik dan dokumen yang terpublikasi merupakan informasi resmi dari Pemprov DKI Jakarta. Situsnya bisa dikunjungi lewat alamat berikut ini: https://corona.jakarta.go.id/

Berikut berbagai link pantauan online Covid-19 untuk nasional, provinsi, dan kabupaten/kota

Link Nasional

  • Nasional: https://www.covid19.go.id
  • Kemenkes: http://covid-monitoring.kemkes.go.id
  • BNPB: http://covid19.bnpb.go.id/
  • Badan Informasi Geospasial (BIG) : https://portal.ina-sdi.or.id/big-lawan-covid19-mobile

Sumatera

  • Aceh: https://covid19.acehprov.go.id
  • Jambi: http://corona.jambiprov.go.id
  • Sumatera Selatan: http://corona.sumselprov.go.id
  • Sumatera Barat: https://corona.sumbarprov.go.id S
  • umatera Utara: http://bpbd.sumutprov.go.id/
  • Lampung: http://geoportal.lampungprov.go.id/corona
  • Kepulauan Riau: http://corona.kepriprov.go.id/
  • Riau: https://corona.riau.go.id/

Jawa

  • Banten: https://infocorona.bantenprov.go.id
  • DKI Jakarta: https://corona.jakarta.go.id
  • Jawa Barat: https://pikobar.jabarprov.go.id
  • Jawa Tengah: https://corona.jatengprov.go.id
  • Jawa Timur: http://infocovid19.jatimprov.go.id
  • DI Yogyakarta: http://corona.jogjaprov.go.id

Kalimantan

  • Kalimantan Barat: https://dinkes.kalbarprov.go.id/covid-19
  • Kalimantan Timur: https://covid19.kaltimprov.go.id/
  • Kalimantan Selatan: http://corona.kalselprov.go.id/

Sulawesi

  • Sulawesi Selatan: https://covid19.sulselprov.go.id
  • Sulawesi Tengah: https://dinkes.sultengprov.go.id/
  • Sulawesi Barat: https://dinkes.sulbarprov.go.id/
  • Sulawesi Utara: https://corona.sulutprov.go.id/

Nusa Tenggara

  • Nusa Tenggara Barat: https://corona.ntbprov.go.id

Pulau Bali

  • Bali : https://www.diskes.baliprov.go.id/

Maluku

  • Maluku: https://corona.malukuprov.go.id/

Kabupaten dan Kota

  • Kota Palembang: https://hallo.palembang.go.id/Corona
  • Kabupaten Musi Banyuasin: https://covid19.mubakab.go.id
  • Kabupaten Belitung Timur: https://corona.belitungtimurkab.go.id
  • Kota Bogor: http://www.covid19.kotabogor.go.id
  • Kota Bekasi: http://corona.bekasikota.go.id
  • Kota Depok: http://ccc-19.depok.go.id
  • Kota Tangerang: https://maps.tangerangkota.go.id/corona
  • Kota Bandung: https://covid19.bandung.go.id
  • Kabupaten Cianjur: http://covid19.cianjurkab.go.id
  • Kota Tegal: https://corona.tegalkota.go.id/
  • Kabupaten Wonosobo: https://corona.wonosobokab.go.id
  • Kota Semarang: http://siagacorona.semarangkota.go.id
  • Kabupaten Kudus: http://corona.kuduskab.go.id
  • Kabupaten Demak: http://corona.demakkab.go.id
  • Kabupaten Magelang: https://infocorona.magelangkab.go.id
  • Kota Magelang: https://covid19.magelangkota.go.id
  • Kabupaten Bantul: https://corona.bantulkab.go.id
  • Kabupaten Tuban: https://tubankab.go.id/page/informasi-tentang-virus-corona-covid-19
  • Kabupaten Kediri: http://covid19.kedirikab.go.id
  • Kota Malang: https://coronadetektor.malangkota.go.id
  • Kota Surabaya: https://lawancovid-19.surabaya.go.id
  • Kabupaten Probolinggo: https://siagacovid19.probolinggokab.go.id
  • Kota Probolinggo: https://portal.probolinggokota.go.id/index.php/tanggap-corona
  • Kabupaten Bondowoso: https://dinkes.bondowosokab.go.id/covid-19-center
  • Kabupaten Banyuwangi: https://corona.banyuwangikab.go.id
  • Kota Makassar: https://infocorona.makassar.go.id
  • Kabupaten Bolaang Mongondow: https://covid19.bolmongkab.go.id
  • Kabupaten Klaten: http://pantaucorona.klatenkab.go.id/
  • Boyolali: http://covid19.boyolali.go.id/

Di atas tadi Mamikos sudah membagikan informasi terkait situs untuk memantau perkembangan Virus Corona dengan sumber terpercaya di internet. Agar terhindar dari informasi yang menyimpang dan tidak tahu kebenarannya, masyarakat disarankan untuk mencari dan membaca informasi melalui situs-situs tersebut terlebih dahulu. Pantau terus info-info lainnya seputar perkembangan Virus Corona dan info lainnya hanya melalui situs blog Mamikos. Oh iya, untuk kalian yang membutuhkan informasi seputar sewa properti seperti kost-kostan hingga rumah kontrakan maka jangan lupa pula download aplikasi Mamikos. Di aplikasi Mamikos kamu bisa mendapatkan akses yang lebih praktis lagi karena di aplikasi Mamikos kamu bisa menemukan informasi seputar lowongan kerja, kost-kostan, serta sewa apartemen, hingga sewa rumah kontrakan.

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu: