Apa itu SNMPTN SBMPTN dan Jalur Mandiri? Persamaan dan Perbedannya Lengkap

Apa itu SNMPTN SBMPTN dan Jalur Mandiri? Persamaan dan Perbedannya Lengkap – Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sudah mulai membuka penerimaan mahasiswa baru melalui beberapa jalur. Dikenal ada tiga jalur penerimaan mahasiswa baru yang bisa kamu pilih, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri. Lantas apa perbedaannya?

Berikut Info Lengkap Terkait SNMPTN SBMPTN dan Jalur Mandiri

asset.kompas.com

Ada 3 jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru PTN menurut Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Ketiga jalur seleksi tersbeut antara lain ada SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), dan Jalur Seleksi Mandiri.

Buat kamu yang sekarang duduk di kelas 12 dan memiliki niat melanjutkan pendidikan di salah satu PTN, sudahkah kamu mengetahui perbedaan dari SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri? Jika belum, tak perlu khawatir. Berikut Mamikos sudah rangkumkan persamaan dan perbedaan dari SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri.

SNMPTN

SNMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru yang satu ini mulai dikenalkan pada tahun 2008. 

Menjadi jalur pertama bagi siswa kelas 12 untuk masuk ke PTN, metode seleksi SNMPTN dilakukan dengan menggunakan nilai rapor serta prestasi non-akademik siswa selama sekolah. Bagi siswa kelas 12 yang ingin mendaftar di PTN melalui jalur SNMPTN wajib mendaftarkan diri ke panitia SNMPTN di sekolah masing-masing.

Di tahun ini, pendaftaran SNMPTN resmi dibuka pada tanggal 14 Februari hingga 28 Februari 2022. Pendaftaran SNMPTN bisa dilakukan di portal LTMPT atau di snmptn.ltmpt.ac.id. 

Perlu kamu ketahui pula bahwa tidak semua siswa dapat mendaftar melalui jalur SNMPTN. Dikenal sebagai jalur undangan, hanya siswa kelas 12 yang lulus pada tahun 2022 saja yang bisa mengikuti jalur SNMPTN ini. Setiap siswa yang mendaftar SNMPTN hanya diperbolehkan memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN.

Untuk masalah biaya pendaftaran, siswa yang mendaftar melalui jalur SNMPTN tidak akan dipungut biaya. Siswa hanya perlu melengkapi syarat-syarat administrasi saja.

Umumnya, tiap PTN sudah menentukan kuota untuk calon mahasiswa yang akan diterima melalui jalur SNMPTN. Besaran kuota yang diberikan untuk jalur SNMPTN biasanya tidak lebih dari 20% kuota yang tersedia.

Pengumuman hasil SNMPTN tahun ini direncakan akan diumumkan pada 29 Maret 2022. Jika siswa terkait belum berhasil lolos masuk ke PTN pilihan melalui jalur SNMPTN, maka siswa tersebut dapat menempuh jalur penerimaan lainnya seperti jalur SBMPTN atau Jalur Mandiri.

SBMPTN

Setelah hasil SNMPTN diumumkan, maka pendaftaran jalur seleksi SBMPTN akan dibuka. SBMPTN sendiri adalah singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. SBMPTN merupakan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru PTN kedua yang dibuka setelah SNMPTN.

Jika tidak ada perubahan jadwal, pendaftaran SBMPTN tahun ini mulai dibuka pada tanggal 23 Maret hingga 15 April 2022. Siswa yang ingin mengikuti jalur SBMPTN diwajibkan sebelumnya untuk melakukan registrasi akun LTMPT di tanggal 14 Februari hingga 17 Maret 2022.

Jika SNMPTN hanya bisa diikuti oleh siswa kelas 12 yang lulus pada tahun 2022, maka SBMPTN bisa diikuti oleh siapa saja tidak terpatok pada tahun kelulusan. Misalnya pada tahun 2021 lalu kamu gagal lolos dalam SBMPTN, maka kamu masih diperbolehkan untuk mengikuti SBMPTN pada tahun 2022 dengan catatan maksimal usia 25 tahun per 1 Juli 2022.

Berbeda dengan SNMPTN, metode seleksi SBMPTN dilakukan melalui tes UTBK. Di mana akan ada dua macam tes yang diujikan oleh panitia yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Untuk materinya, TKA akan terbagi lagi menjadi beberapa rumpun yakni sosial humaniora (soshum) serta sains dan teknologi (saintek).

Di tahun 2022 ini, tes UTBK akan dilaksanakan sebanyak dua gelombang. Di mana gelombang pertama akan diadakan pada 17 hingga 23 Mei 2022. Sedangkan, gelombang kedua akan dilaksanakan pada 28 Mei hingga 3 Juni 2022.

Berbicara soal biaya pendaftaran, siswa yang mendaftar melalui jalur SBMPTN diwajibkan untuk membayar biaya seleksi. Adapun besaran biaya pendaftaran yang wajib dibayar adalah sebesar Rp200.000 untuk masing-masing rumpun soshum dan saintek. Sedangkan jika kamu mengikuti ujian rumpun campuran diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp300.000.

Sama seperti SNMPTN, PTN juga menerapkan sistem kuota untuk jalur penerimaan SBMPTN. Besaran kuota yang tersedia tiap PTN tentunya akan berbeda-beda.

Nantinya, hasil dari tes UTBK-SBMPTN akan serempak diumumkan dan menjadi tolak ukur penentuan lulus atau tidaknya siswa terkait. Jika siswa terkait belum berhasil lolos masuk ke PTN pilihan melalui jalur SBMPTN, maka siswa tersebut masih bisa mencoba melalui Jalur Mandiri.

Jalur Mandiri

Jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru selanjutnya ada Jalur Seleksi Mandiri atau Jalur Mandiri. Berbeda dengan jalur SNMPTN dan SBMPTN, Jalur Mandiri adalah jalur seleksi khusus bagi calon mahasiswa baru yang diadakan oleh PTN penyelenggara.

Dua satu hal yang membedakan jalur SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri adalah terkait biaya pendaftaran dan biaya pendidikan. Umumnya, biaya pendaftaran Jalur Mandiri mengikuti kebijakan pada masing-masing PTN. Siswa yang mendaftar di jalur ini wajib membayar biaya pendaftaran dengan nominal lebih besar dibandingkan dengan biaya pendaftaran SBMPTN.

Untuk biaya pendidikan juga cukup berbeda. Nantinya, siswa yang lolos dalam Jalur Mandiri cenderung membayar biaya kuliah lebih tinggi dibandingkan siswa yang lolos dalam jalur SNMPTN dan SBMPTN. Hal ini dikarenakan adanya pemberlakukan pengelompokan biaya kuliah Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Faktanya, tidak semua PTN membuka Jalur Mandiri lho. Jika kamu ingin mendaftar melalui Jalur Mandiri, pastikan terlebih dahulu PTN yang kamu tuju menyelenggarakan jalur penerimaan yang satu ini ya!

Nah, itu tadi informasi yang bisa Mamikos rangkumkan untuk kamu terkait persamaan dan perbedaan Jalur SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri. Ringkasnya, ketiga jalur tersebut merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri. Perbedaan yang mencolok ketiganya adalah terkait biaya pendaftaran, biaya pendidikan, hingga metode seleksi.

Hingga artikel ini terbit, pendaftaran SNMPTN sudah ditutup. Buat kamu yang kemarin sudah mendaftar melalui jalur SNMPTN tinggal menunggu hasil pengumuman SNMPTN pada 29 Maret 2022.

Jika kamu gagal dalam SNMPTN nantinya tak perlu berkecil hati. Kamu masih bisa mengikuti jalur SBMPTN 2022. Pendaftaran jalur SBMPTN 2022 sendiri mulai dibuka pada 23 Maret hingga 15 April 2022. Setelah mendaftar, siswa wajib mengikuti tes UTBK yang diselenggarakan oleh LTMPT.

Jika informasi di atas dirasa belum cukup, kamu bisa menggali informasi lebih banyak lagi terkait SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri. Silahkan kunjungi situs blog Mamikos kapan saja dan temukan informasi yang kamu cari di sana!


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta