Standar Nilai Rata-rata Raport untuk SNBP UI IPA dan IPS
Sudah tahu nilai raport untuk diterima di UI lewat SNBP?
Persentase Keketatan Jurusan IPS SNBP UI
Berikut persentase keketatan jurusan IPS SNBP UI dari program studi yang daya saingnya paling tinggi hingga rendah.
Informasi keketatan ini berlaku untuk keketatan dalam penyelenggaraan SNBP UI 2021 yang bisa kamu jadikan sebagai acuan sementara dan akan kami update jika sudah ada informasi resmi untuk tahun 2024.
- Ilmu Hubungan Internasional: 3,63%
- Bahasa dan Kebudayaan Korea: 4,60%
- Kriminologi: 4,86%
- Ilmu Komunikasi: 5,75%
- Sastra Inggris: 6,49%
- Ilmu Kesejahteraan Sosial: 7,73%
- Sastra Arab: 8,20%
- Akuntansi: 8,79%
- Psikologi: 8,81%
- Ilmu Administrasi Negara: 8,82%
- Ilmu Perpustakaan: 9,09%
- Ilmu Administrasi Fiskal: 9,09%
- Sastra Jepang: 9,26%
- Ilmu Administrasi Niaga: 9,77%
- Sosiologi: 10,15%
- Bisnis Islam: 10,74%
- Ilmu Ekonomi Islam: 11,01%
- Ilmu Politik: 11,94%
- Antropologi Sosial: 12,50%
- Sastra Cina: 14,29%
- Sastra Perancis: 14,86%
- Sastra Jerman: 15,00%
- Sastra Indonesia: 15,25%
- Ilmu Hukum: 15,75%
- Ilmu Ekonomi: 15,87%
- Sastra Rusia: 20,00%
- Ilmu Sejarah: 20,93%
- Arkeologi: 21,43%
- Sastra Belanda: 22,06%
- Ilmu Filsafat: 22,78%
- Sastra Daerah untuk Sastra Jawa: 38,46%
Pertimbangan Penerimaan Mahasiswa UIĀ Lewat jalur SNBP
Sebetulnya, apapun jalur yang digunakan untuk seleksi penerimaan mahasiswa baru PTN, entah SNBP, UTBK-SNBT, hingga Seleksi Mandiri, hanya PTN terkait lah yang mengetahui kriteria tepatnya.
Untuk penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SNBP misalnya, pihak UI belum pernah menyatakan secara rinci berapa kira-kira rata-rata nilai raport siswa yang dinyatakan layak untuk diterima menjadi mahasiswa UI lewat jalur ini.
Di samping nilai raport dan prestasi siswa yang menjadi peserta SNBP, sebetulnya indeks sekolah juga menjadi faktor lain yang tak kalah penting dalam penerimaan mahasiswa baru UI.
Yang dimaksud indeks sekolah adalah indikator yang mampu membedakan kualitas sekolah di mata PTN penyelenggara seleksi.
Alasan penggunaan indeks atau kualitas sekolah ini adalah terkadang ada sekolah atau guru yang terkesan gampang saja memberikan nilai bagus pada siswa-siswanya.
Jika SNBP hanya mengandalkan nilai raport dan prestasi siswa saja, PTN tentu tidak dapat benar-benar memastikan bahwa nilai raport tersebut sungguh-sungguh valid atau tidak.
Penerimaan SNBP berdasarkan Faktor Sekolah
Penilaian indeks sekolah ini dapat dilihat dari berbagai faktor, diantaranya:
Akreditasi sekolah
Serupa dengan akreditasi pada perguruan tinggi, sekolah juga memiliki nilai akreditasi yang diperoleh dari evaluasi lembaga resmi.
Jika pada perguruan tinggi nilai akreditasi dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN -PT), akreditasi untuk tingkat SMA dan sederajat dikelola oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah/ Madrasah (BAN-S/M).
Sejauh ini, status nilai akreditasi yang masih digunakan untuk SMA adalah A, B, C, dan lainnya. Akreditasi sekolah ini juga berpengaruh pada pembagian kuota dalam pelaksanaan SNBP.
Halaman:

