5 Strategi Penanggulangan Perpecahan Bangsa dan Penjelasannya

5 Strategi Penanggulangan Perpecahan Bangsa dan Penjelasannya – Sebagai negara yang memiliki beragam suku dan agama, Indonesia harus memiliki strategi penanggulangan perpecahan bangsa yang tepat.

Persatuan bangsa mengacu pada kondisi tertentu di mana semua warga negara terlepas dari suku dan agama semua masyarakat dianggap sama dan sama-sama menikmati keuntungan material dan immaterial nasional dalam suatu entitas politik.

Persatuan nasional adalah tindakan bergabung dan hidup bersama di bawah sistem politik yang tidak diskriminatif untuk mencapai tujuan nasional dan secara kolektif melawan ancaman nasional.

Lalu bagaimana strategi penanggulangan perpecahan bangsa khususnya Indonesia? Silahkan kamu baca pembahasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Disintegrasi atau Perpecahan Bangsa

https://unsplash.com/@flxraf

Menurut Wikipedia, Disintegrasi merupakan keadaan tidak bersatu padu yang menghilangkan persatuan atau keutuhan dan dapat menyebabkan perpecahan.

Disintegrasi dapat terjadi dimana saja baik itu di dalam masyarakat, keluarga bahkan di ranah bernegara. Misalnya saja sekelompok orang yang memberontak atas kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Kelompok tersebut akan secara terang-terangan menolak atau memberontak akan kebijakan tersebut. Tindakan-tindakan yang memicu kerusakan pemberontakan inilah yang dapat menyebabkan perpecahan suatu bangsa.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk suatu bangsa memiliki strategi penanggulangan perpecahan bangsa yang dilakukan oleh rakyatnya sendiri atau bahkan propaganda dari negara lain.

Disintegrasi juga sering disebut sebagai konflik atau perpecahan. Dengan begitu, disintegrasi bangsa adalah sebuah konflik bahkan perpecahan yang terjadi di sebuah negara yang diakibatkan berbagai hal seperti pemberontak rakyat, propaganda dan lain sebagainya.

Sebagai contoh dari disintegrasi bangsa ialah tragedi Kerusuhan Mei 1998 di mana pada waktu itu terjadi kerusuhan rasial terhadap etnis Tionghoa hingga mengorbankan banyak nyawa.

Apabila suatu negara tidak memiliki strategi penanggulangan perpecahan bangsa, maka negara tersebut akan mengalami perpecahan baik dengan rakyatnya sendiri maupun dengan negara lain.

Jenis-jenis Disintegrasi

Setelah Anda mengetahui pengertian disintegrasi atau perpecahan Bangsa. Maka kamu juga perlu mengetahui jenis-jenisnya. Secara teori disintegrasi terbagi menjadi beberapa jenis, berikut penjelasannya:

1. Disintegrasi Vertikal

Disintegrasi Vertikal adalah kondisi konflik yang terjadi di sebuah lapisan masyarakat atau tingkatan yang berbeda atau strata. Yakini strata yang A lebih tinggi dibandingkan dengan strata B atau lainnya.

Jenis Disintegrasi ini terjadi antara anak dengan orang tua atau konflik antar suami dengan istri.

Sudah sangat jelas bahwa strata orang tua lebih tinggi jika dibandingkan dengan strata anak. Begitu pun strata suami lebih tinggi dari strata istri.

Namun disintegrasi vertikal juga dapat terjadi antara pemerintah dengan rakyatnya. Hal ini bisa terjadi akibat dari kebijakan-kebijakan yang menurut rakyat tidak pro terhadap rakyat sehingga mereka mengajukan demo dan lain sebagainya.

2. Disintegrasi Horizontal

Berbeda dengan disintegrasi vertikal yang terjadi karena adanya perbedaan strata. Disintegrasi Horizontal terjadi di dalam masyarakat yang mempunyai tingkatan yang sama.

Yakini, masyarakat yang konflik adalah mereka memiliki tingkatan atau strata yang sama, tidak lebih rendah maupun tidak lebih tinggi. Umumnya konflik yang terjadi dari jenis disintegrasi ini karena kurangnya komunikasi.

Dari pendapat yang berbeda dan tidak adanya komunikasi yang baik, maka akan menimbulkan kesalahpahaman antara keduanya.

Ini juga disebabkan karena dari kedua belah pihak tidak memiliki sifat mengalah atau legowo dalam menerima pendapat dari pihak lain.

Nah untuk mencegah terjadinya perpecahan bangsa, sebuah negara wajib memiliki strategi penanggulangan perpecahan bangsa. Lalu bagaimana cari menanggulangi perpecahan bangsa? Terus baca artikel ini!

Strategi Penanggulangan Perpecahan Bangsa

Persatuan nasional adalah tindakan bergabung dan hidup bersama di bawah sistem politik yang tidak diskriminatif untuk mencapai tujuan nasional dan secara kolektif melawan ancaman nasional.

Oleh karena itu, persatuan nasional sangat diperlukan untuk mengatasi masa-masa sulit.

Misalnya, jika kita memiliki persatuan yang kuat, kita bisa menjadi bangsa yang lebih kuat.

Persatuan mempromosikan kerja sama dan membuka peluang untuk keunggulan. Nyatanya, tidak ada bangsa yang mencapai kedamaian dan kemakmuran tanpa kesatuan nasional yang dalam dan integritas nasional.

Nah berikut beberapa strategi penanggulangan perpecahan bangsa:

1. Menghilangkan Primodalisme

Primordialisme adalah gagasan bahwa bangsa atau identitas etnis adalah tetap, alami atau kuno. Primordialis berpendapat bahwa setiap individu memiliki satu identitas etnis bawaan yang terlepas dari proses sejarah.

Hal-hal ini berhubungan dengan kepercayaan, adat istiadat, tradisi dan lain sebagainya. Dan jika tidak ingin terjadi perpecahan bangsa, masyarakat perlu meninggalkan primodalisme sempit yang dapat berpengaruh pada stabilitas bernegara.

Tindakan-tindakan seperti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) juga harus bahkan wajib ditinggalkan. Sehingga dapat menciptakan rasa percaya masyarakat terhadap pemerintah.

Karena jika ketiga hal tersebut masih ada di Indonesia, maka masyarakat dapat melakukan perlawanan yang pada akhirnya dapat menyebabkan perpecahan bangsa.

2. Memberikan Pemahaman Tentang Patriotisme

Strategi penanggulangan perpecahan banyakan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pemahaman tentang patriotisme cinta tanah air kepada masyarakat.

Dengan begitu masyarakat akan berpikir realistis bahwa kepentingan negara diatas segalanya yakini lebih penting dari pada kepentingan pribadi atau kelompok.

Rasa menghormati antar agama dan suku, rasa cinta tanah air, jiwa pancasila dan rasa bersaudara perlu ditanamkan di masing-masing individu. Sehingga mereka sadar bahwa apapun kondisinya, Indonesia tetap harus menjadi negara yang bersatu padu.

3. Meningkatkan Rasa Percaya Masyarakat

Strategi penanggulangan perpecahan bangsa yang berikutnya adalah dengan meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap pemerintah. Kita tahu bahwa akhir-akhir ini kepercayaan masyarakat menurun terhadap lembaga-lembaga terntentu.

Hal ini karena terjadi banyak hal yang tidak diharapkan oleh masyarakat namun dilakukan oleh lembaga tersebut.

Dan cara untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah adalah dengan jujur dan bekerja sesuai amat.

4. Melawan Berbagai Gerakan Separatis

Untuk mencegah perpecahan bangsa, maka pemerintah harus melawan gerakan-gerakan separatis yang dapat menimbulkan gangguan pada stabilitas negara. Selain pemerintah, masyarakat juga harus terlibat dalam melawan gerakan separatisme yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

Pemerintah perlu menjelaskan secara detail dan jelas terkait gerakan yang pemerintah lawan dengan menyertakan bukti-bukti kuat sehingga konflik dapat dicegah.

5. Rakyat Harus Memiliki Sikap Selektif

Setiap negara pastinya pernah menghadapi konflik dengan rakyatnya sendiri. Tidak bisa dipungkiri bahwa di Indonesia sendiri tentunya ada pihak-pihak yang berupaya memecah belah bangsa.

Upaya yang dilakukan untuk memecah bangsa umumnya dengan memunculkan isu-isu sensitif yang berkaitan dengan agama maupun budaya.

Apalagi dengan kemajuan teknologi, untuk menyebarkan isu-isu yang dapat memecal belah bangsa sangat mudah.

Maka dari itu, supaya tidak terjadi konflik, masyarakat harus selektif dalam menerima berita yang belum tentu kebenarannya.

Untuk menghindari perpecahan bangsa, masyarakat dapat menghindari berita-berita hoax dan tidak menyebarluaskan-nya.

Nah itu dia penjelasan tentang strategi penanggulangan perpecahan bangsa. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan dan dapat memberikan manfaat. Untuk informasi menarik lainnya, kamu bisa membacanya di blog Mamikos!


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta