Kuliah Tak Harus Sukses yang Penting Menjadi Manusia

Kuliah Tak Harus Sukses yang Penting Menjadi Manusia – Pendidikan merupakan sarana penting untuk membuka jalan kehidupan kita, dimana bagi banyak orang utamanya terkait soal karir pekerjaan di masa depan. Tak sedikit orang yang kemudian memiliki asumsi bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka akan semakin besar pula peluangnya untuk menjadi sukses. Asumsi tersebut pada dasarnya telah membentuk suatu kontruksi sosial yang memandang bahwa tujuan sesorang menempuh perguruan tinggi, semata-mata hanyalah agar bisa mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang besar nantinya. Pandangan tersebut tidaklah sepenuhnya salah, akan tetapi seringkali menyesatkan.

Kuliah Tak Harus Sukses yang Penting Menjadi Manusia

pexels.com -Pavel Danilyuk

Dilema Salah Jurusan

Pada dasarnya setiap orang mengharapkan karir pekerjaan yang baik dengan gaji yang tinggi tentu saja, namun apabila hal tersebut dijadikan satu-satunya tujuan dalam berkuliah, maka berhati-hatilah! Faktanya dalam banyak kasus, para calon mahasiswa lebih cenderung mengutamakan pertimbangan prospek kerja saat mereka akan memilih jurusan kuliah. Bahkan tanpa mempertimbangkan apa yang sebetulnya menjadi minat atau kelebihannya sendiri. Terlepas bahwa hal tersebut merupakan dorongan dari orang tua ataupun keinginan sendiri, kenyatannya hal seperti ini tak jarang menimbulkan penyesalan setelah berkuliah dan menyadari bahwa ia telah salah jurusan. Tidak sedikit orang yang mengalami hal seperti ini, dan tejebak dalam sebuah dilema. Bahkan mungkin, kamu adalah salah satunya? Semoga bukan ya.

Habis Lulus Terbitlah Pengangguran

Masih tingginya angka pengangguran di negeri kita, sejatinya merupakan masalah yang disebabkan banyak faktor yang kompleks. Namun demikian, kesalahan mendasar dalam memahami tujuan perkuliahan menjadi salah satunya. Banyaknya lulusan pendidikan tinggi yang menjadi pengangguran, diantaranya disebabkan oleh tidak memadainya kapasitas yang dimiliki oleh para lulusan tersebut. Bila merujuk pada data dari BPS (Badan Pusat Statistik), pada februari 2021 bahwa terdapat sejumlah 8,75 Juta pengangguran dengan persentase lulusan universitas sebesar 6,97 % dan lulusan Diploma I/II/III sebesar 6,61 %. 

Hal di atas menggambarkan pentingnya untuk memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan passion kita, sehingga saat sudah lulus nanti memiliki keahlian yang sesuai dengan bidang yang kita tekuni tersebut. Sebab apapun bidang yang kita pilih, selama menekuninya dengan sungguh-sungguh maka akan selalu ada jalan untuk mendapatkan penghasilan. Sebab pekerjaan tidaklah hanya terpaku pada bidang-bidang akuntansi, hukum, dokter, perawat dan lainnya. Melainkan lebih luas daripada itu

Kita Tidak Harus Sukses

Tidak ada satu pun standar mutlak yang menggambarkan sebuah kesuksesan, namun bagi banyak orang, sukses adalah ketika kita berada dalam kelas sosial ekonomi yang tinggi. Dengan bahasa sederhana menjadi ‘kaya raya’. Banyak orang yang berpikir bahwa dengan berkuliah, maka ia akan mendapatkan ilmu yang memberinya jalan untuk menjadi sukses. Maka setiap orang berlomba untuk masuk jurusan favorit, dengan harapan tersebut. Tidaklah salah bagi seseorang untuk berharap menjadi orang sukses yang kaya raya, atau memiliki jabatan tinggi dan sebagainya. Namun terdapat beberapa pola pikir, yang mulai sekarang sebaiknya kita ubah.

Bahwa kuliah tidak selalu memberikan kita hard skill atau keahlian yang spesifik terhadap suatu bidang. Bahkan jurusan kuliah saat ini sudah semakin berkembang dan bertambah banyak, jurusan semacam kedokteran mungkin akan secara spesifik membentuk kita menjadi seorang dokter. Namun apa jadinya dengan jurusan-jurusan di ilmu sosial yang lebih banyak berbicara teori?. Maka jurusan tersebut lebih memberikan kita soft skill, yakni seperti kemampuan terkait kedisiplinan, publik speaking, critical thingking, hingga leadership

Poin pentingnya adalah bahwa kita tidak harus ikut berlomba masuk jurusan yang dianggap banyak orang akan memberikan prospek kerja yang baik, hanya karena harapan untuk menjadi sukses. Menjadikan prospek sebagai salah satu pertimbangan tentu sah-sah saja, namun akan lebih baik apabila kita fokus pada keahlian dan minat atau passion yang kita miliki. Bahwa tidak hanya ada satu jalan saja untuk menjadi sukses dan tidak hanya ada satu definisi tentang sukses, setiap manusia bisa menjadi sukses dengan pilihannya sendiri dan definisinya sendiri. 

Pelajaran terakhir yang dapat diambil adalah bahwa kuliah tidak hanya memberikan kita ilmu, skill dan kemampuan-kemampuan lainnya yang dapat menopang kesuksesan hidup. Lebih dalam lagi, berkuliah dapat mengajarkan kita menjadi manusia. Bahwa ketika kita dipertemukan dengan orang-orang yang berbeda, baik dari kepribadiannya,  sukunya, hingga keyakinannya maka kita dapat menjadi manusia yang lebih terbuka dan menghargai perbedaan. Bahwa ketika kita turun ke masyarakat melaksanakan KKN, kita dapat menyadari tentang masalah-masalah kehidupan yang nyata dan tak pernah kita pikirkan sebelumnya. Bahwa ketika kita mulai dipisahkan dengan kesibukan masing-masing, kita dapat menyadari bahwa satu-satunya manusia yang dapat menolong kita adalah diri kita sendiri. 

Kontributor: Ilham Haikal


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah