<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/contoh-konsumerisme/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-konsumerisme/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2026 07:00:15 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-konsumerisme/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>12 Contoh Konsumerisme dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Penyebab dan Dampaknya</title>
            <category>Ekonomi</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-konsumerisme-pljr/</link>
            <pubDate>Mon, 26 Feb 2024 04:08:52 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Citra</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-konsumerisme-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Tanpa sadar, kita sudah menerapkan gaya hidup konsumerisme. Apa saja contoh konsumerisme tersebut? Yuk, pelajari lewat artikel ini!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-konsumerisme-pljr/">12 Contoh Konsumerisme dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Penyebab dan Dampaknya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>12 Contoh Konsumerisme dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Penyebab dan Dampaknya — Budaya konsumerisme tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat modern.</p>



<p>Budaya ini bahkan sudah mengakar hingga kadang sulit kita bedakan apakah perilaku tertentu termasuk perilaku konsumerisme atau kebutuhan hidup.</p>



<p>Dalam artikel ini, kita akan mempelajari lengkap pengertian, ciri, penyebab, dampak serta contoh perilaku konsumerisme dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, simak!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Konsumerisme</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Konsumerisme.jpg" alt="Contoh Konsumerisme" class="wp-image-224665" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Konsumerisme.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Konsumerisme-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Konsumerisme-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Konsumerisme-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Konsumerisme-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>Canva.com/@89Stocker</figcaption></figure></div>



<p>Sebelum kita membahas contoh konsumerisme, kita pahami dulu yuk pengertian konsumerisme.</p>



<p>Asal kata “konsumerisme” berasal dari kata benda “konsumer”, yang berasal dari bahasa Latin “<em>consumere</em>”, yang berarti “menggunakan, menghabiskan, atau mengonsumsi”.</p>



<p>Konsumerisme mengacu pada filosofi yang menekankan pada konsumsi barang dan jasa sebagai fokus utama dari kegiatan ekonomi individu dan masyarakat.</p>



<p>Konsumerisme juga berarti budaya konsumsi yang berlebihan, di mana individu cenderung terlibat dalam pembelian barang-barang yang tidak diperlukan atau berlebihan.</p>



<p>Perilaku ini mencerminkan pembelian barang dan jasa dalam jumlah besar, sering kali tanpa mempertimbangkan <a href="https://mamikos.com/info/macam-macam-kebutuhan-manusia-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">kebutuhan manusia</a> yang sebenarnya atau efek jangka panjang dari konsumsi tersebut.</p>



<p>Dalam ilmu ekonomi, konsumerisme memainkan peran penting dalam membentuk permintaan pasar dan memengaruhi keputusan produsen dalam menentukan produk dan layanan yang mereka tawarkan.</p>



<p>Selain itu, konsumerisme juga mempengaruhi kebijakan pemerintah terkait regulasi konsumen, perlindungan konsumen dan sebagainya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/alat-pemuas-kebutuhan-manusia-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/alat-pemuas-kebutuhan-manusia-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/11/Alat-Pemuas-Kebutuhan-Manusia-Berdasarkan-Jenis-jenisnya-Lengkap-500x333.jpg" alt="15 Alat Pemuas Kebutuhan Manusia Berdasarkan Jenis-jenisnya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">15 Alat Pemuas Kebutuhan Manusia Berdasarkan Jenis-jenisnya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Menurut Para Ahli</h2>



<p>Para ahli ekonomi telah memaparkan berbagai pengertian tentang konsumerisme. Kita pelajari dulu yuk sebelum melihat contoh konsumerisme.</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Milton Friedman</h3>



<p>Ekonom terkenal Milton Friedman mendefinisikan konsumerisme sebagai suatu tindakan yang diarahkan pada kepuasan individu atas keinginan konsumsinya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. John Kenneth Galbraith</h3>



<p>Galbraith mendefinisikan konsumerisme sebagai kegiatan berlebihan untuk membeli barang-barang konsumen yang tidak diperlukan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Thorstein Veblen</h3>



<p>Veblen mengembangkan konsep “konsumsi simbolis” yang merupakan bagian dari konsumerisme.</p>



<p>Baginya, konsumerisme adalah fenomena di mana seseorang membeli barang atau jasa untuk menunjukkan status sosial atau kekayaan, bukan karena kebutuhan fungsionalnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Robert L. Heilbroner</h3>



<p>Heilbroner menggambarkan konsumerisme sebagai suatu sikap terhadap kehidupan yang didorong oleh kebutuhan-kebutuhan pribadi yang tidak terbatas.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Ciri-ciri Konsumerisme</h2>



<p>Sebelum kita melangkah lebih jauh membahas contoh konsumerisme kita ketahui dulu yuk ciri-cirinya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri konsumerisme:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Konsumsi Berlebihan</h3>



<p>Salah satu ciri utama konsumerisme adalah konsumsi barang dan jasa dalam jumlah yang berlebihan dan sering kali melebihi kebutuhan sebenarnya.</p>



<p>Individu atau masyarakat cenderung membeli barang-barang yang tidak diperlukan atau bahkan yang berlebihan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Orientasi pada Barang-Barang Material</h3>



<p>Konsumerisme cenderung mengutamakan kepemilikan barang-barang material sebagai penanda status sosial atau prestise.</p>



<p>Individu terlibat dalam perlombaan untuk memiliki barang-barang terbaru, termahal, atau paling mewah sebagai cara untuk menunjukkan keberhasilan atau kebahagiaan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-barang-konsumsi-lengkap-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-barang-konsumsi-lengkap-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/1.-Makanan-dan-Minuman-500x333.jpg" alt="5 Contoh Barang Konsumsi dan Jenis-Jenisnya Lengkap dengan Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">5 Contoh Barang Konsumsi dan Jenis-Jenisnya Lengkap dengan Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">3. Gaya Hidup dan Tren</h3>



<p>Masyarakat terpapar model gaya hidup yang konsumtif melalui media sosial, selebriti, dan budaya populer, yang kemudian mempengaruhi pola konsumsi mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Tingginya Konsumsi Barang Sekunder</h3>



<p>Konsumerisme juga ditandai oleh konsumsi barang-barang sekunder yang tidak langsung berhubungan dengan kebutuhan dasar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Pembelian dengan Utang</h3>



<p>Konsumerisme sering kali didorong oleh penggunaan kredit atau pinjaman untuk membiayai pembelian.</p>



<p>Individu cenderung menggunakan kartu kredit atau pinjaman pribadi untuk membeli barang-barang yang sebenarnya melebihi kemampuan finansial mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Ketidakpuasan</h3>



<p>Individu yang menerapkannya sering merasa tidak puas meskipun mereka membelanjakan uangnya yang kemudian mendorong mereka untuk terus mencari kepuasan melalui pola konsumsi yang sama.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kegiatan-konsumsi-di-lingkungan-sekitar-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kegiatan-konsumsi-di-lingkungan-sekitar-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/02/Contoh-Contoh-Kegiatan-Konsumsi-di-Lingkungan-Sekitar-dalam-Kehidupan-Sehari-Hari-500x333.jpg" alt="Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi di Lingkungan Sekitar dalam Kehidupan Sehari-Hari" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh-Contoh Kegiatan Konsumsi di Lingkungan Sekitar dalam Kehidupan Sehari-Hari</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penyebab Perilaku Konsumerisme</h2>



<p>Untuk dapat memahami contoh konsumerisme, kita juga perlu memahami terlebih dahulu penyebab perilaku konsumerisme.</p>



<p>Berikut adalah beberapa penyebab utama konsumerisme:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Periklanan dan Pemasaran</h3>



<p>Salah satu penyebab utama konsumerisme adalah pengaruh besar dari periklanan dan pemasaran.</p>



<p>Melalui iklan yang sering kali menarik dan persuasif, perusahaan mampu menciptakan keinginan dan kebutuhan baru pada konsumen.</p>



<p>Pesan-pesan pemasaran ini dapat merayu konsumen untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Teknologi dan Media Sosial</h3>



<p>Perkembangan teknologi dan media sosial telah memperkuat pengaruh konsumerisme.</p>



<p>Melalui platform media sosial, individu sering terpapar kepada gaya hidup konsumtif yang ditampilkan oleh selebriti, <em>influencer</em>, dan orang-orang di sekitar mereka.</p>



<p>Hal ini dapat memicu keinginan untuk meniru gaya hidup tersebut dengan membeli barang-barang tertentu.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">3. Tekanan Budaya dan Sosial</h3>



<p>Individu sering kali merasa perlu untuk memiliki barang-barang tertentu sebagai simbol status sosial atau prestise.</p>



<p>Tekanan dari teman, keluarga, dan masyarakat secara umum juga dapat mendorong individu untuk terlibat dalam konsumsi yang berlebihan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Globalisasi</h3>



<p>Globalisasi telah membuka akses yang lebih besar terhadap berbagai produk dan merek dari seluruh dunia.</p>



<p><a href="https://mamikos.com/info/contoh-pengaruh-globalisasi-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label="Pengaruh globalisasi (opens in a new tab)">Pengaruh globalisasi</a> membuat masyarakat terlibat dalam konsumsi barang-barang impor atau barang-barang mewah dari luar negeri yang sering kali dianggap sebagai simbol status sosial.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Kemajuan Teknologi Produksi</h3>



<p>Kemajuan dalam teknologi produksi telah memungkinkan produksi barang-barang konsumen dengan biaya yang lebih rendah dan ketersediaan yang lebih besar.</p>



<p>Hal ini dapat mendorong konsumen untuk membeli lebih banyak barang-barang karena harga yang lebih terjangkau dan ketersediaan yang lebih luas.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Tingkat Konsumsi sebagai Indikator Pertumbuhan Ekonomi</h3>



<p>Tingkat konsumsi dianggap sebagai indikator penting dari pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran.</p>



<p>Oleh sebab itu, timbul tekanan untuk meningkatkan konsumsi sebagai cara untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dampak Konsumerisme</h2>



<p>Mempelajari contoh konsumerisme tidak lengkap jika kita belum membahas dampak konsumerisme</p>



<p>Konsumerisme memiliki 2 dampak signifikan bagi masyarakat, yaitu dampak negatif dan positif.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dampak Negatif Perilaku Konsumerisme</h3>



<p>Berikut adalah beberapa dampak negatif dari perilaku konsumerisme:</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Masalah Utang</h4>



<p>Konsumerisme yang berlebihan dapat menyebabkan individu atau rumah tangga terjebak dalam utang yang besar.</p>



<p>Ketika individu membeli barang-barang dengan menggunakan kartu kredit atau pinjaman, mereka terikat kewajiban kembali utang tersebut yang dapat mengakibatkan tekanan finansial dan kebangkrutan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Kesenjangan Ekonomi</h4>



<p>Konsumerisme yang berlebihan dapat memperbesar kesenjangan ekonomi antara kelompok masyarakat yang mampu dan yang tidak mampu.</p>



<p>Orang-orang dengan pendapatan tinggi mungkin mampu membeli barang-barang mewah dan terlibat dalam konsumsi berlebihan.</p>



<p>Sementara mereka yang kurang mampu terbatas dalam kemampuan mereka untuk mengikuti tren konsumtif.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-kegiatan-produksi-distribusi-dan-konsumsi-serta-penjelasannya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-kegiatan-produksi-distribusi-dan-konsumsi-serta-penjelasannya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/Contoh-Kegiatan-Ekonomi-Produksi-Distribusi-dan-Konsumsi-Serta-Penjelasannya-500x333.jpg" alt="11 Contoh Kegiatan Ekonomi Produksi, Distribusi, dan Konsumsi Serta Penjelasannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">11 Contoh Kegiatan Ekonomi Produksi, Distribusi, dan Konsumsi Serta Penjelasannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">3. Dampak Lingkungan</h4>



<p>Produksi barang-barang berlebihan sering kali melibatkan penggunaan sumber daya alam yang berlimpah, polusi udara dan air, serta pembuangan limbah yang merusak lingkungan.</p>



<p>Selain itu, banyak barang yang juga menghasilkan limbah plastik dan sampah elektronik yang sulit diuraikan.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">4. Mengurangi Kebahagiaan</h4>



<p>Kebahagiaan yang didasarkan pada kepemilikan barang-barang material sering kali bersifat sementara dan tidak memenuhi kebutuhan emosional yang lebih mendalam dan jangka panjang.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Perubahan Budaya</h4>



<p>Masyarakat dapat terpengaruh oleh budaya konsumtif yang memprioritaskan kepemilikan barang-barang material dan status sosial melalui konsumsi.</p>



<p>Nilai-nilai seperti kepedulian terhadap lingkungan, kesederhanaan, dan kedermawanan dapat terabaikan dalam budaya konsumtif ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dampak Positif Perilaku Konsumerisme</h3>



<p>Saat nanti kita membahas contoh konsumerisme mungkin nantinya kamu juga akan menemukan beberapa contoh konsumerisme yang positif.</p>



<p>Perilaku konsumerisme sering kali dikritik karena dampak negatifnya, tapi ada beberapa dampak positif yang juga dapat diamati.</p>



<p>Berikut adalah beberapa dampak positif dari perilaku konsumerisme:</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Pendorong Pertumbuhan Ekonomi</h4>



<p>Konsumerisme dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan permintaan barang dan jasa.</p>



<p>Dengan adanya permintaan yang tinggi, produsen meningkatkan produksi dan penjualan mereka yang pada gilirannya dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan nasional.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Inovasi Produk dan Layanan</h4>



<p>Permintaan yang tinggi dari konsumen untuk barang dan jasa baru mendorong inovasi dalam desain produk, fitur serta layanan.</p>



<p>Perusahaan terus berusaha untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen dengan mengembangkan produk yang lebih efisien, inovatif, atau lebih ramah lingkungan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Kemajuan Teknologi</h4>



<p>Konsumerisme seringkali mendorong kemajuan teknologi karena permintaan konsumen untuk produk-produk yang lebih canggih dan efisien.</p>



<p>Misalnya, permintaan yang tinggi untuk gadget elektronik telah mendorong inovasi dalam teknologi komunikasi dan komputasi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Peningkatan Standar Hidup</h4>



<p>Konsumerisme dapat berkontribusi pada peningkatan standar hidup dan kualitas hidup masyarakat.</p>



<p>Perkembangan infrastruktur, teknologi kesehatan, pendidikan, dan transportasi adalah contoh dari dampak positif konsumerisme.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Dukungan bagi Industri Kreatif</h4>



<p>Permintaan konsumen untuk barang-barang kreatif seperti seni, musik, buku, dan film juga dapat memberikan dukungan bagi industri kreatif.</p>



<p>Hal ini mendorong pertumbuhan industri budaya dan seni, serta memberikan peluang bagi seniman dan kreator untuk berkembang dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.</p>



<h4 class="wp-block-heading">6. Kemajuan Sosial dan Budaya</h4>



<p>Konsumerisme juga dapat berkontribusi pada kemajuan sosial dan budaya dengan memperluas akses terhadap informasi, ide, dan budaya dari berbagai belahan dunia.</p>



<!--nextpage-->



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Konsumerisme</h2>



<p>Berikut adalah 12 contoh konsumerisme dalam kehidupan sehari-hari yang sudah Mamikos rangkum untukmu:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Tren Membeli Gadget Terbaru</h3>



<p>Contoh konsumerisme yang pertama adalah tren untuk membeli gadget terbaru yang sering masyarakat kita lakukan.</p>



<p>Contohnya apabila ada rilisan baru dari iPhone, tiap orang berlomba-lomba untuk membelinya terutama demi mengikuti tren atau meningkatkan prestise.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Tren Belanja Tanggal Cantik</h3>



<p>Demi menggenjot penjualan di <em>e-commerce</em> biasanya banyak diskon dan promo yang dikeluarkan di tanggal cantik seperti 10.10, 11,11 atau 12.12.</p>



<p>Contoh ini mendorong perilaku konsumerisme masyarakat agar tertarik untuk membelanjakan uangnya pada kebutuhan sekunder maupun tersier.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. War Tiket Konser Coldplay</h3>



<p>Pada tahun 2023 lalu, masyarakat Indonesia diributkan dengan contoh konsumerisme yaitu orang-orang berlomba-lomba untuk membeli tiket Coldplay.</p>



<p>Alhasil harga tiket melambung tinggi dan tiket dijual kembali dengan harga puluhan juta.</p>



<p>Kebanyakan orang yang membeli tiket konser ini pun banyak yang membeli karena ikut-ikutan tren.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Belanja Menjelang Lebaran</h3>



<p>Pada saat menjelang lebaran atau Idul Fitri, orang-orang banyak berlomba-lomba untuk membeli baju baru, parsel, serta kue lebaran.</p>



<p>Perilaku ini termasuk contoh konsumerisme apabila kita tidak mengelola pengeluaran kita dengan bijak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Belanja Merek Terkenal</h3>



<p>Berbelanja merek terkenal seperti Gucci, Louis Vuitton, Balenciaga dan sebagainya dapat menambah prestise seseorang di mata orang lain.</p>



<p>Contoh perilaku konsumerisme ini didorong keinginan untuk mendapatkan suatu pengakuan atau status sosial tertentu di masyarakat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Tren K-Pop</h3>



<p>Budaya populer mendorong contoh konsumerisme berikut. Demam K-pop, K-drama yang mendunia menyebabkan banyak <em>fans</em> rela mengeluarkan uang lebih untuk keperluan konser, <em>fan meeting </em>dan lain-lain.</p>



<h3 class="wp-block-heading">7. Mukbang</h3>



<p>Contoh konsumerisme berikutnya ada di sektor makanan. Tren <em>mukbang</em> atau makan dalam porsi berlebihan ini juga didorong oleh budaya luar.</p>



<p>Masyarakat mendapatkan pengaruh dari media sosial yang dilakukan <em>influencer, vlogger</em>, dan selebriti untuk makan dalam porsi yang berlebihan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">8. Travelling Berlebihan</h3>



<p>Contoh konsumerisme selanjutnya adalah <em>travelling</em> berlebihan.</p>



<p>Berlibur memang sekali-kali kita butuhkan untuk melepas penat, tapi ada juga beberapa individu yang terobsesi berlibur dan mengunggah foto liburannya di media sosial.</p>



<p>Hal ini dipicu untuk meningkatkan status sosial apalagi jika liburan yang orang tersebut lakukan destinasinya ada di luar negeri.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">9. Fast Fashion</h3>



<p>Produksi <em>fast fashion</em> yang masif dan umumnya terjangkau semua kalangan menyebabkan perilaku konsumerisme meningkat.</p>



<p>Padahal, contoh konsumerisme ini juga meninggalkan dampak yang tidak sedikit terutama terkait pencemaran alam dan masalah ketidaksejahteraan pekerja.</p>



<h3 class="wp-block-heading">10. Pembelian Kendaraan Bermotor Berlebihan</h3>



<p>Jika kita amati pola kepemilikan kendaraan bermotor masyarakat Indonesia dari tahun ke tahun cenderung meningkat.</p>



<p>Produsen kendaraan bermotor pun banyak menargetkan negara kita sebagai pasar untuk produk-produknya.</p>



<p>Contoh konsumerisme ini jika tidak diatasi dapat menyebabkan banyak permasalahan seperti polusi, pemanasan global dan melimpahnya produk impor.</p>



<h3 class="wp-block-heading">11. Penggunaan Dompet Digital</h3>



<p>Tanpa kita sadari contoh konsumerisme ini mendorong perilaku konsumerisme di kalangan masyarakat.</p>



<p>Pembelian yang biasanya dilakukan dengan uang bentuk fisik diganti dengan elektronik yang menyebabkan kita tidak memiliki banyak kontrol dalam mengelola uang.</p>



<p>Hal ini menyebabkan kita jadi tidak berpikir panjang untuk menghabiskan uang pada hal-hal yang di luar kebutuhan karena efeknya tidak kita rasakan langsung.</p>



<h3 class="wp-block-heading">12. Menjamurnya Sistem Pembayaran Pay Later dan Kredit</h3>



<p>Contoh konsumerisme terakhir yaitu menjamurnya sistem <em>pay later</em> dan kredit.</p>



<p>Dengan membayar dengan sistem <em>pay later</em> atau kredit kita merasa hal itu tidak mempengaruhi keuangan kita saat ini.</p>



<p>Namun, jika hal itu sering dilakukan dan tanpa perencanaan yang tepat, hal ini tentu akan berdampak pada keuangan kita di masa depan.</p>



<p>Sistem pembayaran semacam ini dikembangkan oleh banyak perusahaan untuk menarik masyarakat menjadi masyarakat konsumerisme.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Itulah artikel 12 contoh konsumerisme dalam kehidupan sehari-hari yang telah Mamikos susun khusus untukmu.</p>



<p>Semoga artikel berisi contoh konsumerisme, pengertian, penyebab dan dampaknya ini semakin menambah pengetahuanmu tentang ilmu ekonomi khususnya konsumerisme.</p>



<p>Dengan memahami contoh nyata konsumerisme diharapkan kita dapat menjadi lebih sadar akan pola konsumsi kita sendiri serta dampaknya terhadap diri kita, masyarakat, dan lingkungan.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://mamikos.com/info/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-36485" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-370x68.png 370w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1-760x140.png 760w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/06/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-konsumerisme-pljr/">12 Contoh Konsumerisme dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Penyebab dan Dampaknya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Konsumerisme.jpg" length="99325" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/02/Konsumerisme-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>