Advertisement
Source : indonesia.travlr.com

16 Tempat Wisata Cirebon yang Lagi Hits dan Harga Tiket

Mulai dari sejarahnya, kebudayaan yang masih kental dan kaya, pusat kerajaan yang masih berdiri hingga daftar kuliner yang menggoda untuk dicicipi.

26 November 2023 Nana

Di lokasi ini, terdapat makam istri Sunan Gunung Jati juga yakni Putri Ong Tien Nio atau yang juga dikenal dengan nama Nyi Ratu Rara Semanding yang berasal dari Tiongkok. Putri Ong Tien Nio adalah putri Kaisar Hong Gie dari Dinasti Ming.

Arsitektur Cina yang sangat kental dapat kamu lihat dari desain interior pada dinding makam. Sementara untuk arsitektur Jawa tampak pada atap bangunan yang berbentuk limasan khas Jawa.

Di kompleks makam Sunan Gunung Jati, Cirebon, ribuan peziarah kerap datang dan pergi.

Peziarah yang datang tidak hanya untuk berdoa dan mengenang jasa Sunan Gunung Jati. Lokasi dari makam yang dikeramatkan ini berjarak kira-kira 3 kilometer dari pusat kota Cirebon.

12. Keraton Kasepuhan Cirebon

16 Tempat Wisata Cirebon yang Lagi Hits dan Harga Tiket
kemdikbud.go.id
  • Lokasi Wisata: Jalan Kasepuhan No. 43, Kesepuhan, Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat
  • Tiket Masuk :
    a. Pelajar : Rp10.000
    b. Umum : Rp15.000
    c. Turis Mancanegara : Rp20.000
  • Jam Operasional: 08.00-18.00 WIB

Berkunjung ke Cirebon rasanya kurang pas jika tidak tidak mengunjungi Keraton Kasepuhan Cirebon. Makanya, Mamikos memasukkan destinasi ini ke daftar tempat wisata Cirebon yang lagi hits juga.

Keraton Kasepuhan Cirebon ini adalah sebuah keraton yang didirikan oleh Pangeran Cakrabuana pada masa penyebaran agama islam sekitar tahun 1529-an.

Saat pertama kali menginjakan kaki di tempat ini, kamu akan langsung disambut dengan bangunan Siti Hinggil yang memiliki arti tanah yang tinggi atau lemah duwur dalam bahasa Cirebon dan menjadi bangunan pertama yang kamu temui saat memasuki kawasan keraton.

Masuk lebih dalam ke kompleks keraton, kamu akan menjumpai gapura dengan gaya zaman Kerajaan Majapahit. Kata Gapura diambil dari bahasa Arab yaitu Al Ghafur dan memiliki makna maha pengampun.

Selain itu, jika kamu datang ke komplek Keraton ini kamu bisa melihat kereta, gamelan dan benda-benda pusaka yang masih tersimpan di gedung museum Keraton.

Selain menjadi tempat pelestarian budaya, keraton Kasepuhan Cirebon ini juga masih mengadakan berbagai acara tradisi yang diselenggarakan setiap tahun.

Acara Panjang jimat menjadi salah satu tradisi yang diadakan

Acara tersebut merupakan acara untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau yang juga dikenal oleh masyarakat setempat dengan istilah ‘Muludan’.

Hal itu juga menjadi daya tarik sendiri bagi para pengunjung setiap tahun untuk datang ke kompleks keraton Kasepuhan.

Halaman:

Advertisement